(Freelance) FF Oneshot “Sorry, I Regret”

Sorry, I Regret _ New . ( _Sicaa.gorJESS )

Fanfiction

 

Title                 : Sorry, I Regret

Author             : _Sicaa.gorJESS

Genre              : Angst, Sad

Rating             : PG -13

Lenght             : Oneshot

Main Cast        : Kris Wu | Jessica Jung

Other Cast       : Xi Luhan |   Kwon Yuri |   Krystal Jung

Back Song       : Jessica Jung – Because Tears Are Overflowing

 

“ I late to reach you back. I’ve regret . . .”

 

SORRY, I REGRET . . .

 

Kris POV

Hari ini, cuaca kota seoul benar – benar menggambarkan suasana hatiku yang sebenarnya . Yeah, mendung . Lihat saja awan gelap yang berkumpul di langit sana, sungguh gelap . Memang seperti itulah suasana hatiku sekarang . Rasanya hidupku benar – benar hampa kini . Dan itu semua karena kepergian seseorang dari hidupku . Seseorang yang benar – benar kucintai . Kini ia telah terlepas dari pelukanku, dan itu semua karena salahku . Aku menyesal .

“ Jessica . Apa kau juga sedang memikirkanku ? ” Gumamku kecil sambil berharap gadis itu juga merindukanku . Aku hanya bisa berharap kini . Berharap ia bisa kembali ke pelukanku . Aku benar – benar menyesal atas perbuatanku dulu yang membuatnya menangis . Ehm, itu sudah terjadi . Semua tak akan bisa terulang kembali .

“ Hyung ? Kau merenung lagi ? ” Ucap Luhan, dongsaengku . Aku tak menjawab sepatah kata pun .

“ Karena Jessica noona ? ” Ia bertanya lagi . Ia benar – benar selalu ingin tau tentang apa yang sedang bersarang di otakku .

“ Sudahlah Lu, kau sudah sering melihatku merenung seperti ini, dan satu – satunya alasanku adalah dia . ” Jawabku risih dengan wajah datar .

“ Huufft . Tidak bisakah kau melepaskan diri dari pesonanya ? Lagipula ini semua karena salahmu Hyung . ” Raut wajahnya tampak kesal melihatku yang hanya bisa terus berharap agar Jessica dapat kembali padaku .

“ Sebaiknya, kau segera meminta maaf pada Jessica noona . Siapa tau, dia masih membuka pintu hatinya untukmu . ” Luhan kembali memberikan sarannya padaku .

“ Dia tidak akan memaafkanku . Kejadian dulu sudah membuat hatinya sudah cukup terluka . ”

“ Kau harus mencoba . Memangnya, sampai kapan kau akan terus seperti ini ! Itu pun kalau kau masih benar – benar mencintainya . ” Jelas Luhan yang mulai beranjak dari tempat duduknya dengan kesal . Yeah, memang ada benarnya juga apa yang dikatakan Luhan . Sepertinya aku benar – benar harus mencoba untuk meminta maaf pada Jessica .

Kris POV End .

******************************

( Kris Dream )

Gadis itu tampak sedang menunggu seseorang di bangku taman . Suasana musim gugur yang menyegarkan terus menyelimuti kota seoul . Senyum indah yang terpampang jelas di bibir merah mudanya telah mewakili kebahagiaannya hari ini . Gadis berambut coklat itu tampak beranjak dari tempat duduknya ketika orang yang ia tunggu telah datang menghampirinya .

“ Kris ! . . . Ehm, Yu. . . Yuri ? ” Ekspresi wajah gadis itu tampak sedikit berubah . Terkejut melihat kekasihnya sedang menggenggam tangan seorang wanita yang tak asing lagi untuknya . Yah ! Itu Kwon Yuri, sahabatnya sendiri .

“ Aku ingin mengatakan sesuatu padamu Sica .” Pria itu menunjukkan tampang dinginnya .

“ Ada apa ? Sesuatu yang pentingkah ? ” Tanya Jessica mulai ragu . Pria itu tampak mengehela nafas panjang sejenak .

“ Kita selesai saja Sica . Sepertinya kita tidak bisa bersama lagi . ” Ucap pria bernama Kris itu dengan wajah yang datar . Mata Jessica membulat sempurna kini . Ia masih tak habis pikir, kata – kata ini baru saja keluar dari mulut seseorang yang benar – benar ia sayangi .

“ T . . . Tap. . . Tapi kenapa ? A . . Apa aku telah membuat kesalahan . Atau mungkin . . . ? ” Alis Jessica mulai merapat . Dadanya seketika menjadi sesak . Nafasnya pun terengah – engah menandakan bahwa sebentar lagi air matanya akan mulai membanjiri pipinya .

“ Aku tidak bisa lagi bersamamu . K . . Karena aku, sudah dijodohkan dengan Yuri .” Pernyataan itu pun membuat air mata Jessica mengalir dengan sendirinya . Pundak gadis itu bergetar semakin kuat memperlihatkan ia yang sedang berusaha menahan isak tangisnya .

“ Kalian dijodohkan ? Jadi, kau mengakhiri hubungan ini karena . . . . ” Jessica tak meneruskan ucapannya . Ia menatap mata Kris dalam – dalam . Mata yang selalu meneduhkan hati Jessica itu memang tak memperlihatkan kebohongan . Jadi, mereka memang benar – benar dijodohkan ?

“ Ya, aku ingin kita berakhir karena aku dan Yuri telah dijodohkan oleh orang tua kami . Maaf Sica . ” Pria itu menggenggam erat tangan wanita disebelahnya . Jessica tampak berusaha teguh dan kuat menerima kenyataan ini .

“ Ehm, baiklah . Kita berakhir sekarang . Semoga kalian bahagia kelak . ” Jessica mulai melangkah perlahan meninggalkan kedua orang ini . Air matanya telah membanjiri pipinya yang indah . Kini, tak ada lagi Kris ataupun Yuri dalam hidupnya . Ia berusaha mengubur kedua nama itu dari ingatannya . . . .

!!!!!!!!!!!!!

Kris bangun dari mimpi yang menghantuinya lagi malam ini . Mimpi yang memang telah terjadi 2 tahun yang lalu dan bisa dibilang, itu flashback masa lalu Kris yang paling tak bisa ia lupakan . Keringatnya bercucuran di mana – mana . Ia pun segera berusaha mengatur nafasnya yang terengah – engah . Mimpi ini telah berjuta – juta kali menghampirinya . Bermimpi tentang gadis itu, Jessica Jung . . . .

******************************

Kris POV

Sinar matahari mulai masuk dari cela jendela kamarku . Ehm, pagi ini tampaknya sangat cerah . Akupun segera bangkit dari ranjangku lalu bergegas mandi . Tak berselang lama, aku sudah siap dengan pakaian rapi ku . Aku segera berlari keluar kamar menuju meja makan .

“ Hyung ! Bukankah hari ini hari minggu ? Kau tidak berniat untuk kuliah dihari libur kan ? ” Tegur Luhan dari arah belakang dengan dua cangkir kopi di tangannya .

“ Hahaha ~ Memangnya aku bodoh ! Aku tidak ingin ke kampus . Aku, ingin menemui Jessica .” Ucapku perlahan seraya mengambil posisi duduk di salah satu kursi meja makan .

“ Ehm, begitu . Oh iya, ini kopi untukmu .” Luhan segera menyodorkan secangkir kopi di tangan kanannya padaku .

“ Terima Kasih . Tapi, aku harus segera pergi . Aku takut, jika hari sudah siang, Jessica tidak ada di apartemennya .” Ucapku lalu beranjak dari tempat dudukku . Dan kini, aku bisa merasakan Luhan menepuk pelan pundakku .

“ Semangat Hyung ! ” Seru Luhan menyemangatiku dengan senyum polosnya . Dia memang saudara yang baik !

******************************

Aku mengetuk perlahan pintu berwarna putih yang ada dihadapanku kini . Aku sangat ragu melakukan hal ini . Aku takut dia akan mengusir dan menolak permintaan maafku . Tapi berselang beberapa menit, ku lihat, pintu itu terbuka perlahan . Gadis itu tampak dari balik pintu ini dengan pakaian casualnya . Aku ragu menatapnya . Namun, aku coba meyakinkan diriku sendiri untuk sekedar menatap wajahnya . Dan, bisa kulihat dengan jelas kini, wajahnya yang menatapku sambil tersenyum cerah . Matanya berbinar – binar, wajahnya tampak sangat berseri – seri . Aku tidak tau pasti apa maksud dari senyumannya ini tapi, ia membuatku sedikit lega .

“ Kris ! Kau kemari ? ” Serunya ramah padaku .

“ Ehm, Ya .” Jawabku ragu .

“ Ayo . Masuklah ! ” Dia membuka lebar pintu apartemennya dan menyuruhku masuk . Seketika saja, jantungku berdebar dengan kuatnya . Aku bisa merasakan getaran ini lagi, sama dengan getaran pada saat pertama kali aku berjumpa dengannya .

Aku pun segera duduk di sofa putih miliknya . Namun bisa kurasakan, sedari tadi ia terus memandangiku . Tapi, apa dia tidak marah padaku ?

“ Kau mau minum apa ? Kopi mungkin ? ” Tawarnya dengan senyum mempesonanya lagi . Ya Tuhan, aku tidak sanggup menatap senyumnya itu .

“ Eh, Tidak perlu Sica . Aku, datang kemari, ha . . . hanya ingin, meminta maaf padamu . ” Ucapku, seraya menundukkan kepalaku serendah – rendahnya .

“ Mi . . . Minta maaf ? Maaf untuk apa ? Memangnya, kapan kau membuat kesalahan ? ” Tanya nya . Ehm, apa dia benar – benar tidak marah padaku ? Jeongmal ?

Dengan sigap, aku meluruskan pandanganku tepat di matanya . Ia tampak kebingungan dengan kata – kata dan tingkah ku .

“ Maaf karena, aku memutuskanmu dulu . Aku merasa bersalah telah membuatmu menangis . Dan sekarang, aku menyesal Jess .” Jessica mulai berusaha mencerna kata – kataku .

“ Aku sudah memaafkanmu Kris . Lupakan sajalah . Lagipula, kurasa itu bukan kesalahanmu . Ehm . . . Oh Iya, bagaimana perjodohanmu dengan Yuri ? Apa kalian sudah menikah ? ” Ia menatapku dengan mata polosnya .

“ Aku dan Yuri, sepakat untuk membatalkan perjodohan ini . Awalnya, kedua orangtua kami tidak setuju jika perjodohan ini dibatalkan . Tapi, akhirnya mereka bisa menerimanya .” Jelasku singkat sambil terus menatap wajah indahnya .

“ Tapi, kenapa kalian membatalkannya ? ”

“ Karena aku sadar, aku . . tidak bisa jauh darimu Sica . Batinku tersiksa setiap aku tak bersamamu .” Ucapku .

“ Aku juga . . .” Lirih gadis itu dengan suaranya yang begitu lembut .

“ Dapatkah kita mengulang semua nya ? Tentang, cinta kita .” Aku menatap matanya penuh harapan . Berharap, dia masih mau kembali ke pelukanku . Dan seketika, suasana hening menyelimuti obrolan kami .

“ Kau tahu, jauh di dalam hatiku, aku masih sangat mencintaimu . Aku masih sangat menyayangimu . Bahkan, aku selalu merindukanmu . . . . Tapi, kau terlambat Kris . Maafkan aku .” Ujar gadis itu dengan suara yang lirih sembari menundukkan kepalanya . Apa ini kah jawaban yang harus ku terima ? Miris sekali .

“ T . . Terlambat ? Kenapa Sica ? Apa kau sudah memiliki kekasih ? Atau mungkin . . . ” Belum sempat aku melanjutkan kata – kataku, dia segera memotongnya .

“ Tidak Kris . . . Kau satu – satunya pria yang ada dihatiku . Tapi, kau benar – benar terlambat . Aku, tidak bisa menjelaskannya sekarang . Maaf . . .” Dia mencoba meyakinkanku . Rasanya sakit sekali mendengar kata – kata itu . ‘ Aku terlambat ? ’

Tiba – tiba saja, suara ponselku yang berdering menghentikan obrolan kami . Di layar ponselku tertulis

‘ Calling : Luhan .’ Tanpa pikir panjang, aku segera menerima telpon dari Luhan itu .

“ Yeoboseo ? Ada apa Lu ? ” Tanyaku .

“ . . . . . . . . . . ”

“ Memangnya ada apa ? ”

“. . . . . . . . . . ”

“ Huufft . Baiklah . Aku akan segera ke sana .” Panggilan kami pun berakhir .

Pandanganku kembali terfokus pada Jessica yang masih setia ditempatnya .

“ Jess, aku harus segera pulang . Luhan, ingin memberitahukan sesuatu padaku .” Ia menatapku dengan senyumnya lagi .

“ Ya . Lain kali, kau harus berkunjung lagi . Jangan sampai aku jadi gila karena meindukanmu .” Ucapnya dengan nada bercanda .

Kris POV End

*******************************

Author POV  

Kris membuka pintu apartemen yang ia tinggali bersama adiknya, Luhan . Ia segera mencari adiknya itu karena penasaran akan apa yang ingin Luhan beritahu padanya .

“ Ada apa kau menyuruhku pulang, Lu ? ” Tanya Kris dengan dinginnya .

“ Hyung ! Je . . . Jes . . Jessica noona ! ” Seru Luhan terbata – bata . Kris mulai panik ketika adiknya mengucapkan nama Jessica .

“ A . . Ada apa dengannya ? Ayo beritau aku Lu ! Apa yang terjadi padanya !!! ” Bentaknya .

“ Jessica noona meninggal setahun yang lalu . ” ???? . Mata Kris sentak membulat sempurna . Ia mencoba mencerna kata – kata Luhan barusan .

“ Meninggal ? Tapi, aku . . Aku baru saja menemuinya di apartemennya ! Kau bercanda, kan ? Kau berbohong, kan ? ” Kris menatap Luhan dengan air mata yang hampir pecah .

“ Aku serius, Hyung ! Aku tidak sengaja bertemu dengan Krystal di cafe tadi . Dan dia berkata bahwa Jessica noona telah meninggal setahun yang lalu . Dan, Krystal tidak memberi tau kabar ini pada kita karena ia tidak menyimpan nomor ponsel kita dan tidak tau dimana alamat apartemen kita . ” Jelas Luhan coba meyakinkan kakaknya .

“ Lantas, siapa yang kutemui tadi ? Padahal ia benar – benar nyata ! ” Kris berusaha menahan air mata yang sedari tadi ia bendung di balik kelopak matanya .

“ Krystal bilang, Jessica noona meninggal karena penyakit jantung . ” Kris menunduk rendah dihadapan Luhan yang menatapnya penuh haru . Namun, ia segera mendongakkan kepalanya kearah Luhan .

“ P . . . Penyakit Jantung ? Tapi, kenapa Jessica tidak pernah memberitahukannya padaku ? ” Gumam Kris dalam hati .

“ Jessica noona sudah mengidap penyakitnya sejak ia masih kecil . Dan, penyakitnya ini bertambah parah sejak 2 tahun yang lalu . Lebih tepatnya, sejak kalian putus .” Kris mulai dengan tatapan kosongnya, kembali membayangkan Jessica yang baru saja ia temui beberapa saat yang lalu .

“ Krystal menitipkan box ini padaku . Ia bilang, ini dari Jessica noona . Jessica noona ingin memberikan ini padamu .” Luhan menyodorkan sebuah box biru dengan pita merah di sudutnya .

“ Apa ini ? ” Tanya Kris seraya menerima box dari tangan Luhan .

“ Entahlah .” Jawab Luhan singkat . Kris segera berjalan ke kamarnya untuk membuka isi box ini . Kris membuka perlahan isi box itu .

“ Disk DVD ? ” Kris kebingungan melihat isi box itu . Namun tak lama, ia segera memasukkan disk DVD itu pada DVDPlayernya .

Seketika, layar pada LCD TV Kris pun menampakkan gadis pujaannya .

‘ Hy Kris ! . . . Masih ingat denganku ? Hahaha ~ Aku hanya bercanda . Aku yakin ketika kau melihat rekaman ini, aku pasti sudah pergi lebih dulu . Hehehe ~ Aku sudah memastikan itu .

Bagaimana hubunganmu dengan Yuri ? Berjalan dengan lancar kah ? Kuharap begitu .’

Gadis pada layar itu terus memamerkan senyum indahnya, meskipun wajahnya kini terlihat sangat pucat .

‘ Ehm, mungkin kau sedang bertanya – tanya aku sedang di mana sekarang . Yeah, seperti yang kau lihat sekarang, aku sedang berada di rumah sakit . Mungkin inilah tempat terakhirku didunia ini . Hehehe ~ . . . ’ Mata gadis itu perlahan – lahan terlihat berkaca – kaca . Bibirnya sempat bergetar karena menahan tangis .

‘ Oh, aku ingat bahwa kau pernah berkata padaku, kau ingin mendengarku bernyanyi untukmu bukan ? Walaupun kini tenggorokanku terasa sangat sakit walau hanya untuk berbicara, aku tetap akan berusaha bernyanyi dengan baik untukmu .’ Jessica segera memperbaiki posisi duduknya yang berada di atas ranjang rumah sakit . Ia mengambil nafas panjang dan mengeluarkannya secara perlahan .

‘ Nunmuri neomchyeoseo ddo kangmuli dwego

( Saat air mata ku berlimpah menjadi sungai )

 

Ddo badaga dwemyeon geudae

( Dan menjadi lautan )

 

Nae mameul alkkayo jomdeo algo sipnayo

( Apakah kau ingin tau lebih tentang ku )

 

Neoman saranghaneun nal

( Seseorang yang hanya mencintaimu ini )

 

Nae pyeoni dweeoseo ddo haneobsi utgo

( Tidak bisa kah kau berada disisiku ? Sehingga kau dapat tertawa tanpa henti )

 

Ddo haneobsi ulmyeon andwaeyo ?

( Dan menangis tanpa henti bersamaku ? )

 

Neomu apado geudaeman saranghal nanikka

( Karena aku hanya akan mencintaimu meskipun ini sangat menyakitkan )’

 

Gadis itu perlahan meneteskan air mata dari kedua kelopak matanya . Ia menggigit kuat bibir bawahnya untuk menahan isak tangisnya . Jessica segera menghapus beribu tetes air mata yang telah menghiasi pipinya yang indah itu . Perlahan, senyumnya pun kembali mengembang .

‘ Bagaimana, kau suka nyanyianku ? Maaf, suaraku terdengar sangat serak ya ? Hehehehe~ . . . Itu buruk . Tapi, inilah persembahan terakhirku untukmu . Karena aku tau, waktuku tak akan lama lagi . . . Oh Iya, walaupun hubungan kita sudah berakhir, aku tetap akan mencintaimu Kris Wu . Sampai kapanpun itu .’

‘ Hehehe . . . Aku malu harus menampakkan wajahku yang penuh air mata seperti ini padamu Kris . Tapi tolong, kau jangan menangis . ’ Ucapnya dibalik layar tv dengan suara yang lirih dan parau . Kris hanya terpaku membisu melihat gadis yang ia cintai di layar televisinya .

‘ Ehm, Aku lelah Kris . Sampai disini dulu ya . Aku janji, walaupun nanti ajal menjemputku, aku akan terus bersamamu . Dihatimu Kris . . . . . . . Bye ! ’ Ucap gadis itu seraya melambaikan tangan kanannya secara perlahan .

Layar pada televisi itu pun menjadi hitam dalam sekejap . Air mata Kris telah membasahi kedua pipinya sedari tadi . Perasaan senang, sedih sekaligus penyesalan bercampur aduk menjadi satu dalam hatinya . Ya, Ia senang dapat melihat wajah Jessica lagi, namun perasaan sedih dan penyesalannya tak kalah kuat mengusik hatinya . Tapi, semuanya telah terjadi . Semua tak akan terulang kembali.

******************************

Kris berjalan datar kearah sebuah makam dengan sebuket bunga mawar di tangan kanannya . Dan, sampailah ia di sebuah makam yang bertuliskan

‘ Terbaring : Jessica Jung ’ . Pria itu menghadap tepat di makam gadis itu . Tanpa sadar, air mata Kris mengalir deras dengan sendirinya . Ia menghembuskan nafas panjangnya.

“ Jessica . . . Aku merindukanmu . Sangat merindukanmu, Sica . Aku bahkan merasa, sebagaian dari diriku telah lenyap entah kemana . ” Kris meraih makam dihadapannya dan segera menaruh bunga itu dihadapannya .

“ Sekarang, aku tahu . Aku tahu maksudmu . . . Kau berkata ‘ Aku terlambat ’ . Ya, benar . Aku benar – benar terlambat . Mianhae . Padahal, aku sangat berharap bisa memelukmu untuk yang terakhir kalinya . Tapi . . . Miris sekali kenyataannya . Tapi aku tahu, kau orang yang benar – benar percaya surga, bukan ? Jadi, pasti kau sudah berada di tempat yang terindah di surga sana . ” Kris mengusap pelan pipinya yang basah .

“ Yang harus kau tahu adalah . . . aku Mencintaimu Jessica Jung . Walaupun kau meninggalkan ku secepat ini, cintaku tidak akan pernah pergi meninggalkanmu . . . . . Aku tidak akan pernah melupakanmu, dan tidak akan pernah kubiarkan . Kau hidup didalam hatiku . ”

***** END *****

 

 

15 thoughts on “(Freelance) FF Oneshot “Sorry, I Regret”

  1. Sedih jg bacanya ternyata Jess udh meninggal…
    Kira iin tuh yg di apartemen Jess beneran trus dia bilang terlambat gitu maksudnya dia udh nikah atau apagitu,
    Ternyata dia udh meninggal (╯︵╰,)
    Kris, penyesalan selalu datang diakhir.
    Btw nice ff ditunggu krya lainnya

  2. :”( yah, kok sad ending sih? D”:
    aku suka bgt krissica, aku harap mereka selalu bahagia, lain kali kalo krissica buat yg happy ending ya, thor? Hehe.
    Ff nya daebakk thor ! Keep writing ^ ^

  3. terharu bget bcanya thor…. cinta yg trsmpaikn. ktika kris ingin kmbali dia bnar2 trlmbat. q jdi ngrsa klau ni bnar bkin ngrsa sdihnya khilgn seseorg yg kita hrap dpt kita pluk kmbaali…

    bgus bget thor…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s