[FREELANCE] Bastard (chapter 2)

PicsArt_1423312199002

TITLE             : Bastard [Chapter 1]

AUTHOR                   : Surprisica

MAIN CAST              : Jessica Jung,

OTHER CAST           : Kris Wu, Oh Sehun, Luhan, Kai Kim, Im Yoona, Kim Taeyeon
Jung Yunho, Lee Sooman, Lee Hyeri (girls day), etc.

GENRE                      : Schoollife, Romance, Friendship

LENGTH                    : Chaptered

DISCLAIMER           : Each cast is belong to God, Family, company, theirselves, ETC.
I just owner of the art and storyline.

ENJOY

Jesssica masih membawa dua namja jangkung dengan jambakan yang ekstrim. Gadis itu uring-uringan tak tentu arah, seuring-uringan Kris dan Sehun yang kesakitan dijambaknya

yaa, mengapa yeoja ini aneh sekali? Mau membawaku kemana, eoh?” ujar Sehun sudah tak tahan dijajah oleh Jessica seperti ini, Jessica mengacuhkan dan lagi-lagi berubah arah langkah

oh wae wae? Aissh, ini sakit pabo! Arrrggh kau mau kemana sebenarnya?” kali ini Kris yng mengadu protes. Jesssica malah semakin uring-uringan

“apa yang terjadi pada gadis pendek ini?” timpal Kris

“arrgggh, kau berdua diamlah sebentar! Aku tidak tau dimana UKS!” jawab Jessica polos membuat Kris dan Sehun terhenyak sekaligus lega karena Jessica akhirnya melepas jambakannya

“kau tak tahu dimana UKS? Apa kau benar-benar murid sekolah ini? Yaa, miicchi!” celoteh Kris

“jangan sekolah! Tidak usah sekolah saja sana!” timpal Sehun tak sopan, membuat Jessica harus menjitak kepalnya keras

“kau ini hoobae! Jaga sikapmu Sehan-ssi!”

omo? Siapa Sehan? Bagaiman bisa dia tidak tahu siapa aku? dasar otak burung!”

“yakk tidak sopan lagi! Jadi kau merasa pintar,begitu? Nilai dibawah 6 begitu saja kok sok sekali!” ujar Jessica dingin

“ah berisik! Aku tidak akan pergi. ke UKS ataupun kelas!” selah Kris mulai mengambil langkah meninggalkan Jessica dan Sehun. Tapi secepat kilat Jessica menahan orang itu agar tidak melancarkan aksi kaburnya. Jessica yang akhirnya sudah melihat atau tepatnya mengingat dimana letak gedung UKS sekolah itu, dengan sigap menyeret Kris dan Sehun ke tempat tersebut.

***

[kelas khusus]

Jung Yunho mulai gelisah menanti anak didiknya yang tak kunjung datang. Kai yang lebih suka tak belajar begini dengan leluasa bisa menonton video tarian break terbaru di Youtube silently, sedangkan Yoona mengusir kebosanan dengan mengecat kuku tangannya dengan kutek yang dibawakan eomma-nya dari Swiss kemarin. Lain lagi dengan Taeyeon yang asyik mencoret bukunya dengan rumus-rumus aneh. Tinggallah Luhan yang diam membisu nyaris mati bosan.

“Taeyeon-si! Tidak bisakah kau menghubungi Kris? Kukira kau dan dia sempat dekat. Masa iya kau tidak punya nomor kontaknya?” ujar Luhan pada Taeyeon pelan, Taeyeon  yang selalu sensitif ketika sudah membahas soal Kris kini memutar matanya kesal untuk Luhan

“tidak ada. Lagipula ada Kai yang bisa kau mintai id kontak Sehun, kan?. Atau Jessica kepada Yoona mungkin?” jawab Taeyeon sarkastik membuat Luhan menjadi takut

“yah Taeyeon apa yang terjadi padamu? Kau mendadak jutek begitu!” adu Luhan, tapi sepertinya Taeyeon tidak ingin membahas apapun lagi menyangkut yang barusan. Merasa diabaikan, Luhan makin merasa mati bosan

“kenapa aku harus ikut kelas ini? Duhh!” dengan berbisik Luhan bergumam untuk nasibnya yang menurutnya sangat malang, Yoona yang mendengarnya tak mau tinggaal diam, merasa Luhan mengeluh karena dirinya dan keepmat anak berandalan lain segera melakukan aksi protesnya

“cih! Keluarlah saja dari kelas ini!” Luhan terkejut dengan respon Yoona. Mengapa semua orang jadi judes kepadanya begini? Luhan bergidik ngeri.

“ah jeongmal! Kalaupun aku bisa keluar, aku akan keluar sejak beberapa jam yang lalu!” tegas Luhan

“namja sok pintar!” hardik Yoona

“sok? Bukannya fakta yah?” balas Luhan yang kini suasana hatinya sangat buruk

“arrrgggh! Molla!” teriak Yoona dengan suara dalam memilih mengabaikan Luhan. Dalam hati Yoona mengeluh, bagaimana mungkin tadi ia sempat tertarik pada  namja se-menyebalkan ini?

Berusaha melupakan soal Luhan, Yoona beralih melirik video yang ditonton Kai. tidak ada yang menarik sama sekali , tapi mengapa ekspresi Kai  sumuringah seperti ini?

“apa yang bagus dari video ini?” tanya Yoona, Kai tidak menjawab akibat terlalu asyik, dan lagi namja itu sedang mendengarkan menggunakan earphone, jadi pendengarannya tidak baik seratus persen. Merasa diabaikan, Yoona refleks melepas earphone Kai yang pada akhirnya mengakhiri keasyikan namja yang hanya mencintai dancing itu.

“yakk!” marah Kai, Yoona hanya memutar bola mata kesal campur muak

“hargai sunbae yang sedang berbicara denganmu!” tutur Yoona

“aku tidak tau kau sedang bicara denganku!” ujar Kai polos

“ah, lupakan saja!” Yoona kembali kesal, suasana hatinya semakin tidak baik. mengapa ini semua bisa terjadi? Mengapa ia harus berada dalam kelas yang sama dengan anak-anak yang tidak asyik begini? Sepertinya ia harus memanfaatkan keasyikan di jam istirahat sebaik-baiknya Dalam bentuk bully untuknya, tentu saja.

Yoona pun  harus tabah menghadapi kegaringan teman-temannya. Mulai  dari Jesssica yang well-known as ICE PRINCESS. Ia hanya berbicara beberapa kalimat saja, terus ada Taeyeon yang jelas-jelas sudah ditolak Yoona mentah-mentah untuk diajak mengobrol, lalu Luhan yang sepertinya sangat sombong, Kai yang sudah memiliki dunia sendiri, Sehun yang tampak di dahinya sudah tertulis jelas kalimat : Jangan Bicara Padaku!, terakhir Kris—mendengar rumor bahwa namja itu suka memukul saja sudah cukup untuk Yoona sadar bahwa orang itu bukanlah teman yang mengasyikkan. Garing.. garing.. kelas Yoona begitu garing.

“eomma, ottokhae?” batin Yoona merasa sudah tak sanggup lagi

Sementara itu, ketiga murid yang ditunggu kedatangannya di kelas khusus itu sedang berisik sekali di UKS. Jessica memukuli Kris yang dengan seenaknya meminta Jessica mengoleskan antiseptik di wajahnya.

“tidak usah di perban! Jangan juga olesi antiseptik! Bukankah ini tetap akan mencurigakan bahwa kami terlibat adu pukul?” protes Sehun melihat Jessica memaksa keduanya mengobati luka mereka sendiri

“banyak protes sekali!” teriak Jessica muak, ia spontan mencabuti perban Sehun dengan kasar, juga Kris, kemudian menghapus antiseptik di wajah keduanya dengan kasar pula. Kedua namja itu jadi berteriak histeris. Mengeluh dengan perbuatan Jessica. Tapi,  Jessica tidak peduli, ia menyeret Kris dan Sehun lagi untuk pergi dari UKS. Kris yang merasa tidak dihargai begitu itupun meronta dengan kasar dari seretan Jessica, kemudian hendak melayangkan pukulannya pada Jessica. Namja tempramental itu akan melukai Jessica.

“sadarlah! Aku ini Yeoja!” maki Jessica yang kesal sekaligus panik sewaktu-waktu tangan Kris yang sedang dilayangkan padanya akan menghantam dirinya. Sehun menahan tangan Kris dengan sigap, tapi Jessica yang terlanjur kesal memisahkan pegangan Sehun pada tangan Kris

“pukul saja! Ayo pukul!” teriak Jessica semakin mendekatkan dirinya pada Kris, maka Kris meggertakkan giginya, kembali ingin melanjutkan niat memukulnya pada Jessica, namun ia menahan diri sepersekian detik kemudian

“ah, sudahlah!” Kris beralih memimpin langkah, Jessica menghela napas muak

“setidaknya aku hanya ingin kalian tidak sampai terluka parah!” gumam Jessica tidak tahan lagi, Sehun memandang gadis itu dengan tatapan undescripted, Kris pun menghentikan langkah. Suasana mendadak mencekam,

Namun itu semua dipecahkan lagi dengan teriakan lumba-lumba milik Jessica

palli! Kita kelasssssssssssssssss!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak Jessica. Mentang-mentang UKS adalah gedung yang terpisah dari koridor lingkungan sekolah lainnya, ia mengeluarkan dolphin scream-nya yang meresahkan pendengarnya dengan bebas tanpa beban

()()

[At Special Class]

            “annyeong-haseyo!” ujar Jessica, Kris, dan Luhan bersamaan setelah memasuki kelas mereka. Semua mata terfokus pada luka Sehun dan Kris di wajahnya

“kalian berkelahi?” sergah Yunho, kedua pria dibelakang Jessica itu hanya diam, sesekali melirik Jessica meminta bantuan.

“benar kalian berkelahi?” Yunho kembali bersuara setelah tak ada respon Dari murid-nya tadi.

Sekian detik kemudian. Jessica memberikan bungkukan 90 derajatnya “mian-hamnida Yunho-ssi, mereka tadi aku yang mendorongnya hingga jatuh begitu. Aku tidak sengaja!” Jessica beralasan membuat HunKris terbelalak. Kagum dengan pembelaan Jessica sekaligus merasa konyol dengan alasan yang aneh. Jangan lupakan nada judes gadis itu.

ani! Kami memang berkelahi. Selisih paham!” potong Sehun membuat Yunho mengangguk mengerti. Lagipula ia juga tidak akan memercayai kata-kata Jessica tadi

“karena berkelahi adalah pelanggaran, dan aku baru ingin menjelaskan bahwa di kelas ini, ada aturan bahwa hukuman ditentukan olehku, lalu seperti motto di kelas ini : satu untuk semua. Semua untuk satu. Maka, aku menghukum kelima dari kalian untuk perkelahian Sehun dan Kris. Jessica, Taeyeon, Yoona, Luhan, dan Kai! maju kedepan. Dan kau berdua duduk!” seru Yunho. Kelas yang tidak mencakup banyak manusia itupun menjadi ribut. Semuanya tidak setuju dengan apa yang barusan dikatakan Yunho

“barang siapa yang tidak mentaatiku, sesuai mandat kepala sekolah, ia akan di blacklist dari sekolah ini, artinya tidak akan ada yang menerimamu di sekolah manapun di Korea, sebanyak apapun sogokanmu. Kecuali di sekolah-yah-kau-tahu yang seperti apa!?” sekali lagi kata-kata Yunho membuat kelas itu tidak lengang lagi. Mau tidak mau mereka menuruti perkataan Yunho.

Jessica, Taeyeon, dan Yoona dihukum sit jump 200 kali, lalu Luhan dan Kai dihukum push up dengan kuantitas sama, 200 kali. Sementara Kris dan Sehun harus menonoton penderitaan teman sekelasnya itu.

Sehun yang kesal lantas memukul meja “ yakk Yunho-sshi! Ini tidak adil! Kau kerterlaluan. F*ck!!” maki Sehun tidak tega, lebih kepada Kai sahabatnya. Namun Yunho seolah menuutp telinga, dia juga tak membiarkan keluhan kelima yang dihukum menaklukkannya. Ia tidak tega. Sangat! Namun ini sudah jalan yang benar untuk dilakukannya

“benar juga kata guru-guru disini, anak itu memang kurang ajar!” ujar Yunho

“dia hanya ingin membela keadilan!” bela Kris untuk Sehun singkat. Namja yang tempramental tumben sekali tidak berkutikn begitu

“dasar guru aneh!!” ejek Sehun pelan, Kris mengangguk setuju

“Ah, Kris-si!! Mereka dihukum ini juga karena kau! Harusnyan kau membela mereka habis-habisan! Mengapa hanya diam? Dasar pengecut!” maki Sehun lagi, kali ini kepada Kris

“jangan memancing emosiku!” gertak Kris pelan, hampir tak terdengar bahkan. Ini aneh melihat Kris menjadi ciut begitu. Mungkinkah ia takut Yunho? Tidak. Sebenarnya, ini karena taeyeon.

Hukuman kelimanya sudah tidak sanggup lagi dilaksanakan. Jessica sudah mengeluh sembari memijit-mijit pahanya yang terasa mati, Yoona pun sudah nyaris meneteskan airmata. Bukan karena sakitnya, lebih kepada merasa keadilan tidak berlaku disini

“kau benar-benar guru yang menakutkan!” ujar Yoona sakit hati, ia terengah-engah mencoba menahan luapan emosinya, Taeyeon pun sudah duduk menyender tak sanggup Lagi, begitu pula dengan Kai yang semakin ia mecoba menyelesaikan hukumannya, semakin ia juga merasa lelah. Luhan malah sudah menghentikan push up-nya dan mengistirahatkan diri dengan tengkurap begitu

“ayo Luhan! Masih lima lagi. Kai, cepatlah masih ada  12 push up yang menunggu. Dan kau gadis-gadis, seratus-pun belum cukup. Lanjutkan!”Yunho berusaha tegas dibalik perasaanya yang terluka menyaksikan anak didiknya seperti ini.

Namun hukuman tetaplah hukuman, bukan? Maka akhirnya kelimanya  berhasil menyelesaikannya. Semuanya pun kembali ke tempat duduk masing-masing, namun Taeyeon yang tampak paling linglung tiba-tiba saja melemah, nyaris pingsan. Refleks, Kris berlari mendudukkan Taeyeon dnegan benar

“Yunho-sshi! Lihatlah, Taeyeon jadi lemas begini!” tuntut Kris pada sang wali kelas

ani. Gwaenchana, saem. Kris! Pergilah!” ujarTaeyeon dengan sisa kekuatannya, Kris tidak menurut, ia tak bergeming untuk meminta pertanggung-jawaban dari Yunho

“lihatlah, murid unggul memang berbeda. Mereka menaati aturan. Aku juga tau kau tidak apa-apa Taeyeon-ssi!” ungkap Yunho membuat Kris hanya bisa menyingkir dari tempat Taeyeon

Antara Kris dan Taeyeon—sebenarnya keduanya adalah sepasang sahabat dekat. Dulu. Namun dua tahun lalu, hubungan mereka renggang oleh karena Taeyeon menganggap Kris salah paham dengan persaannya untuknya. Kris mengaku mencintai Taeyeon. Tapi Taeyeon tidak merasa Kris sungguh-sungguh. Ia ditolak. Sejak saat itu, Kris semakin menjadi murid liar. Dan karena perubahan Kris itu pula, Taeyeon tidak ingin melihat wajah namja ini lagi, tepatnya tak ingin  berteman dengannya lagi.

“kurasa aku keluar sekolah saja jika begini!” sinis Jessica tiba-tiba, semua mata menatapnya.

“aku keluar!” tegas Jessica seraya meraih ransel-nya lalu berlenggak meninggalkan kelas yang semakin mencekam itu

“yak Jessica-ssi!” Luhan memanggil Jessica, namun dihiraukan gadis itu. Keputusan Jessica sudah bulat. Lagipula selama ini ia memilih bersekolah ditempat itu untuk harga diri orang tuanya saja. Tidak ada yang dirinya sendiri bisa banggakan. Sekolah hanyalah formalitas semata. Ia menganggap seklah hanyalah kegiatan sia-sia. Membuang waktu. Padahal ia bisa belajar dirumah.

“Kenapa jadi gadis itu yang pegi? Bukankah dia juga orang yang cuek?” Sehun bertanya-tanya

“biarkan saja! Lagipula ia memang jarang masuk sekolah. Dia mungkin akan sekolah di pinggiran setelah ini. Atau mungkin ke luar negeri!” timpal Yoona menerka-nerka “jadi kelas ini akan bubar!” batin Yoona  selanjutnya merasa merdeka.

“haruskah saya mengejar Jessica-sunbae?” tanya Kai

“jangan ada yang bergerak satupun. Dibiarkan saja!” jawab Yunho

sambil mulai mengutak-atik Iphone-nya

“kukira sloganmu satu untuk semua. Semua untuk satu. Jadi sebaiknya kelas ini dibubarkan saja jika satu orang bahkan sudah pergi!?” sergah Kris tiba-tiba, Yunho hanya mengangkat bahu dan kembali meyibukkan diri dengan beberapa kertas dihadapannya

()()

Jessica yang kini sudah bulat meninggalkan sekolah telah berada diluar gerbang, ia bahkan sudah meminta supir rumahnya untuk menjemput, namun gadis itu datang…..

“unni!” itu Krystal, adik semata wayang yang sangat dikasihinya. Jessica tersenyum melihat Krystal yang sedang berlari kepadanya itu

“yakk! Kenapa kau keluar kelas begini?” tanggap Jessica

“jangan katakan kau akan keluar dari sekolah!” ujar Krystal mengabaikan pertanyaan Jessica, Jessica sempat kaget bagaimana mungkin Krystal tahu ia ingin berhenti sekolah saja.

“sudah lama sekali aku ingin berhenti sekolah, toh ujung-ujungnya juga takkan ada yang berubah. Orang tua kita sudah mengendalikan masa depan kita, bukan?”

“kau salah unni. Kau sebaiknya sadar bahwa ilmu diatas segala-galanya. Tak peduli sebesar apa pengaruh sosialmu, jika kau tidak memiliki ilmu, semua akan sia-sia saja. Percuma!” ungkap Krystal berharap saudaranya bisa diajak toleransi untuk tidak keluar dari sekolah

“aku tipe yang otodidak. Aku bisa belajar sendiri!” tandas Jessica, Krystal menggeleng menolak pernyataan Jessica

“akan sulit masuk ke universitas unggulan jika kau hanya seroang pelajar privat!” tegas Krystal, namun Jessica tetap bersikeras dengan keputusannya

“sudah yah adikku Krystal—soojung—yang amat Jessica cintai… lupakan soal aku dan sekolahku. Cukup perhatikan dirimu dengan baik” Jessica berbalik ingin meninggalkan Krystal. Krystal hanya bisa menunduk, ia tak bisa membantu Yunho. Ia juga tidak isa menjadi saudara yang baik untuk Jessica akibat gagal menahan keinginan berhenti dari sekolah-nya.

“bagaimana jika kau bersekolah demi aku!” kata Krystal yang akhirnya berhasil membuat Jessica menoleh lagi padanya

“unni tidak tau yah, jika diawal masuk ke Panggyeol High School, banyak sekali orang yang mem-bulliku? Mereka mengataiku anak germo! Mereka membuatku benar-benar hancur. Namun setelah mereka tau aku adalah adik dari Seorang Jessica Jung… semua gosip itu lenyap, tidak ada seorang pun lagi yang membulli-ku. Itu karena mereka segan pada unni.  Atau bahkan takut melihat wibawamu. Jadi, kumohon bersekolah-lah demi Krystal, Jessica!” pinta Krystal yang secara otomatis meluluh lantahkan niat berhenti dari sekolah yang tadinya tertanam kokoh dihati Jessica. Jessica terluka dengan kata-kata Krystal barusan, bahkan Krystal selalu terlihat bahagia di sekolah ini, tapi rupanya ia sempat mengalami banyak masalah juga. jessica merasa bersalah, ia lantas segera menjatuhkan Krystal dalam dekapnnya

“aku akan tetap disini. Maaf karena aku tidak pernah tau masalahmu, Krys! Maaf! Maaf..” lirih Jessica yang mengundang kucuran airmata Krystal

Pada akhirnya, Jessica melangkah pasti memasuki kelas khusus itu, “annyeong haseyo!” salam Jessica yang membuat enam murid lainnya membelalak tak percaya Jessica kembali lagi

“maaf aku hampir bolos hari ini!” ujarnya sambil melangkah ke bangku duduknya, tepat saat itu juga sebuah suara membuatnya kembali dalam suasana hati yang buruk

“sebaiknya kau tidak usah datang saja. Padahal kelas ini mungkin besar dibubarkan!” Kris. Ia yang berbisik kalimat menyebalkan itu pada Jessica yang baru duduk diseberang bangkunya

“kenapa bukan kau saja yang keluar!” maki Jessica dingin, Kris hanya mengalihkan pandangannya pada Taeyeon

“kurasa aku akan mulai berusaha yang terbaik di kelas ini!” ujarnya misterius, dengan mata yang tak lepas pandang dari Taeyeon yang duduk di bangku paling depan itu.

“terimakasih sudah datang, Jessica-ssi!” ujar Sehun yang duduk didepannya tiba-tiba, Jessica jadi mengernyitkan dahi dengan kata-kata Sehun. Mengapa anak itu mendadak sopan begitu?

See you soon on chapter3

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Bagaimana? Bisakah kalian mendapatkan feel-nya? Agak hambar yah hehehe. Tapi nggak papa, makanya dukung FF ini terus juseyeo…… akhir kata, jangan lupa komentarnya

(Bonus: susunan bangku kelas khusus)

[MEJA GURU]

{PINTU}

[YOONA]       [TAEYEON]

[KAI]               [LUHAN]        [SEHUN]

[KRIS]                                     [JESSICA]

43 thoughts on “[FREELANCE] Bastard (chapter 2)

  1. tidakkkk kriss jangan sampai kau memukuli jessica. Sehun ehmm yg ada rasa berbunga cie cie…..kkkk
    OMG yoona penyakitnya malah kumat,kurangilah membully org ckckck
    next aku tunggu chingu

  2. Cuma krystal yg bisa buat sica bertahan disana . Salut sama krystal ^^ . Kira* sica bakalan sama siapa yah . Penasaran

  3. kasiannya krystal, ternyata awal msk sklh. dia selalu di bully, aku salut sama krystal. dia msh mw bertahan sklh distu meskipun bnyk yg enda suka.
    sehun knp jadi blng terima kasih sama sica

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s