Love Me Right ( Chapter 2)

1438616489196

Author : @evelynatalya

Length : Chapter

Genre : Hurt , Romance

Main Cast:

Jessica Jung – Kris Wu – Yoo Jiae (Lovelyz)

Other Cast:

Lee Sungyeol (Infinite) | Kim Myungsoo (Infinite) | Lim Hyunsik (BTOB)
Minha & Sojin & Keumjo (Nine Muses) |
Jung Hoseok (BTS)

Hai semua !! (っ ̄³ ̄)っ ~♡  author kembali membawa chapter kedua , terimakasih karena respon kalian untuk fanfiction ini. Sebelumnya ada yang mau aku bicarakan sama kalian karena seorang readers yang sempat marah sama aku.

TOLONG DIBACA !! ‘-‘)/

Untuk para readers tolong komentar yang sopan dan enak dibaca , jangan marah dan bisanya ngebash =)

setiap author punya rules sendiri yang harus readers ikuti dan ini peraturanku. Semua author pasti senang kok kalo karya dan ceritanya dihargai dengan kalian memberikan komentar dan dukungan buat fanfiction yang ditulisnya. Dan ingat semua author punya sifat berbeda , jadi jangan disamakan ya sis =)

Fanfiction ini adalah project terbaru aku , waktu rilis chapter satu pun itu malam beres dan siangnya langsung aku publish benar benar dadakan dan bermodal nekat. Karena aku pengen lihat tanggapan kalian sama ceritaku dulu baru aku lanjut buat chapter berikutnya dan seterusnya. Kadang kalau stuck dan ga ide aku selalu baca komentar dari kalian berulang ulang dan itu buat aku semangat untuk menulis. So itulah kenapa aku bilang lanjut tidaknya fanfiction ini tergantung kalian , semoga mengerti =D

Notes !! Chapter ini sama greget dan mengesalkan seperti chapter sebelumnya , mohon sabar bacanya :p

Selamat membaca \^o^/

” Hentikan Kris !!! Kau sangat keterlaluan hanya karena Jiae kau membuatku ketakutan , kau gila Kris apa yang ada dipikiranmu hanya Jiae ??!! Bagaimana denganku??!! Apa kau tidak lihat aku sangat ketakutan dan terus memohon padamu?!! Kau sangat keterlaluan !!! Hanya karena Jiae kau…. “

” HANYA KARENA JIAE KATAMU??!!! JIAE ITU ADIKKU JESSICA !!! Kris berteriak lebih keras bahkan sangat keras sampai membuat Jessica menangis dibentak seperti itu. Namun lambat laun tangisan Jessica menjadi jadi dan terisak pelan. Kris bisa mendengar tangisan Jessica , tapi itu tidak mempengaruhinya sama sekali ia tetap mengemudikan mobilnya dengan cepat.

” DAN AKU INI KEKASIHMU KRIS !!! ” Jessica kembali berteriak di tengah tangisannya , Kris tidak mengatakan apapun lagi saat Jessica balas berteriak padanya. Untuk saat ini bukan saat yang tepat untuk bertengkar. Kris tiba di sekolah Jiae , di depan sekolah yang sudah sepi ia bisa melihat Sungyeol dan Jiae tengah mengobrol.

” Sungyeol – ah ” ucap Jessica begitu keluar dari mobil dengan suara yang hampir tak terdengar di tengah tangisan , melihat Sungyeol tangisan Jessica malah semakin mengeras.

Kris membanting pintu mobilnya menghampiri Sungyeol , terlihat jelas kalau ia sangat marah pada sahabatnya itu. Namun tiba tiba Sungyeol melayangkan tonjokan saat Kris tiba didepannya membuat Kris tidak mengerti . Bukankah seharusnya dia yang marah , tapi mengapa Sungyeol malah menonjoknya sangat keras ?

Sungyeol tidak langsung menghampiri Jessica , ia menarik baju Kris walaupun tidak tahu pasti apa yang terjadi sampai membuat Jessica menangis Sungyeol bisa menebaknya mengingat tadi ia memanggil nama Myungsoo saat mereka masih bertelofon. Apa Kris sangat takut kalau ia menyuruh Myungsoo untuk menjemput Jiae? Sampai harus membuat Jessica menangis dan begitu ketakutan seperti ini?

” Sekya ,  apa yang kau lakukan pada Jessica !!!! Apa kau berpikir kalau aku menyuruh Myungsoo untuk menjemput Jiae ?! Aku tidak segila itu Kris , kita semua tahu kau sangat tidak menyukai Myungsoo dan kau membencinya tanpa alasan jelas. Wae?! Aku sangat muak Kris dengan semua tingkahmu pada Jiae. Aku sangat muak !!! Awalnya aku berpikir semua sikapmu pada Jiae masih wajar karena dia adalah adikmu , tapi semakin kesini kau sangat keterlaluan Kris ! Kau tahu?? Aku sangat ingin memukulmu karena kecelakaan kemarin , yang kau pedulikan hanya Jiae kan? Bisa bisanya kau mengabaikan Jessica saat dia kesakitan dan menangis . Selama ini aku sangat jengah Kris , tapi Jessica dan yang lain selalu menahanku untuk mengatakannya padamu !! Aku selalu menyindirmu bahkan kau sangat tolol tidak pernah menyadarinya ”

” Kau membuat orang lain merasa tidak nyaman diantara kalian berdua ! Kami adalah sahabatmu dan kau tahu kami semua sangat muak denganmu , bagaimana dengan Jessica? Bisakah kau memikirkan perasaanya? Jessica selalu terintimidasi dan terluka karena kau Kris !!! Apa kau tahu? Tidak , walaupun kau tahu kau tetap tidak peduli. Jiae adalah adikmu , dan kau selalu berpikir kami pasti mengerti dan mendukungmu . Tapi tidak lagi Kris , kami semua jengah . Jessica adalah kekasihmu tapi kau menyuruh namja lain untuk menemaninya bahkan mengantarnya pulang , dia tanggung jawabmu bukan aku !! Kau kekasihnya bukan aku !!!

” Bukan hanya kami tapi bahkan Jiae pasti muak dan benci dengan sikapmu !! Ini lebih dari dua tahun Kris tanyakan pada adikmu seberapa muak dia karena sikap overprotektifmu. Kalian berdua tidak ada bedanya , kalian berpura pura tidak tahu dan peduli walaupun kalian tahu ada orang yang terluka karena kalian dan dengan sikapmu yang seperti ini kau memang bisa menjaga Jiae tapi jangan lupa kalau kau bisa kehilangan seseorang yang mencintaimu ”

Sungyeol kini menoleh menatap Jiae ” Dan kau Jiae – ya , kau sangat muak kan dengan semua sikap berlebihan Kris padamu? Tapi apa yang kau lakukan? Tidak ada , kau diam saja walaupun kau tahu  Jessica selalu tersakiti setiap Kris bersamamu. Apa kau tidak perrnah berpikir diammu itu semakin menyakiti Jessica? Jiae – ya bagaimana jika kau ada di posisi Jessica? Kau pasti membenci Jessica kan? Tapi Jessica tidak , dia rela mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkanmu walaupun kita semua tahu Kris hanya akan peduli padamu”

Kris sangat terkejut saat Sungyeol berteriak mengungkapkan semua kemarahan dan kekesalan yang ia tahan selama ini , Kris bahkan tidak bisa menjawab apapun atau membela diri dan memarahi Sungyeol karena berani berkata seperti itu pada Jiae dia terlalu terkejut mengetahui kenyataan kalau Sungyeol dan Jessica sama sama muak dengan sikap Kris pada Jiae. Kris tidak pernah berpikir sekalipun kalau sikapnya pada Jiae akan membuat orang lain terluka dan benci padanya.

Sungyeol menarik Jessica untuk masuk ke dalam mobil , yeoja itu tidak melakukan apapun saat Sungyeol memukul dan terus memarahi kekasihnya. Hanya Sungyeol lah yang bisa mengungkapkan apa yang ia rasakan selama ini. Sama seperti Kris , Jiae sangat terkejut mengetahui kenyataan kalau sahabat sahabat Kris diam diam tidak menyukainya karena sikap berlebihan Kris. Jiae mengenal Sungyeol sejak sekolah dasar , sering sekali Sungyeol dan Kris bertengkar tapi ini untuk pertama kalinya Jiae melihat Sungyeol sangat marah pada Kris.

Jiae memang terkejut , tapi jika ia lihat Kris lah yang sangat terkejut melebihi dirinya. Mereka berdua sama sama disadarkan , Jiae menghampiri Kris untuk mengajak oppanya pulang. Sepanjang perjalanan Kris dan Jiae tidak bicara , mereka sibuk dengan pikiran mereka masing masing.

Sampai setiba di rumah bila biasanya Kris langsung menyiapkan makanan untuk Jiae sekarang ia lebih memilih masuk ke dalam kamar dan menyendiri. Kris duduk di tepi kasur , mengapa ia tidak pernah tahu kalau Jessica dan yang lain membenci sikap dan perhatiannya pada Jiae? Apa salahnya bila seorang kakak menyanyangi dan perhatian pada adiknya? Padahal mereka semua sama sama tahu apa yang membuat Kris begitu berubah dan sangat overprotektif pada Jiae.

Kedua orang tua Kris dan Jiae berpisah waktu Kris memasuki sekolah menengah atas , saat itu Jiae masih sekolah dasar. Sejak kecil mereka tidak dekat , jarang mengobrol atau menghabiskan waktu bersama seperti adik dan kakak pada umumnya. Kris sangat senang ketika tahu ia akan memiliki adik yang lebih muda darinya tiga tahun tanpa pernah Kris sadari kalau kehadiran Jiae akan membuatnya kehilangan perhatian dari sang eomma. Eommanya selalu sibuk memperhatikan Jiae , dulu mereka sangat dekat dan Kris sangat menyanyangi eommanya tapi setelah Jiae lahir eommanya tidak mau bermain dengannya , mengobrol atau memberikan perhatian seperti seharusnya seorang ibu lakukan. Itulah alasan mengapa Kris mulai membenci Jiae , mereka tidak pernah dekat dan Kris tidak mau bicara pada adiknya. Walaupun eomma mereka tahu kalau Kris cemburu pada Jiae , tetap eommanya tidak berubah yang ada ia semakin menyanyangi Jiae.

Namun seiring waktu berjalan dan Kris mulai tumbuh dewasa , ia mulai berubah menjadi dewasa tidak membutuhkan dan menginginkan perhatian dari eommanya seperti dulu. Kris sudah bisa mengurus dan menjaga dirinya sendiri , tapi itu tidak merubah sikap Kris pada Jiae. Walaupun mereka satu sekolah dulu , jarang sekali ada orang yang tahu kalau mereka adalah adik kakak. Mereka mulai bicara namun bukan mengobrol akur dan akrab seperti adik dan kakak yang lain , mereka sangat sering bertengkar dan tak jarang Kris sampai memukul Jiae , adiknya selalu bersikap seenaknya dan tidak sopan karena tahu eomma pasti akan membelanya. Beruntung ayah Kris selalu berada di pihaknya , setiap kali eomma menampar atau memukulnya saat ia dan Jiae bertengkar . Ayahnya lah yang pasti membela dan menghibur Kris. Namun Jiae berubah drastis sejak kedua orang tua mereka selalu bertengkar , biasanya bila Jiae selalu menyebalkan dan mencari masalah dengan Kris sekarang ia menjadi pendiam , tidak bicara dan seolah tidak mempedulikan Kris

Saat itu Kris berusia 16 tahun waktu kedua orang tuanya memutuskan untuk berpisah , dan sudah pasti Kris akan mengikuti appanya . Sementara eommanya membawa Jiae pergi meninggalkan Korea untuk menetap di Singapore , Kris sangat merasa kehilangan walaupun eommanya tidak pernah mempedulikannya dan ia selalu mengatakan ia membenci Jiae tapi di hari Kris mengantarkan eomma dan adiknya ke bandara Kris menangis tidak ingin mereka berdua untuk pergi. Tapi tangisan Kris seakan tidak berarti , dua bulan setelah bercerai eomma Kris menikah lagi dengan seorang duda.

Waktu berlalu empat tahun sudah Kris tidak pernah bertemu dan menghubungi eomma dan juga adiknya. Kris masih sangat marah bila mengingat eommanya menikah dengan pria selingkuhannya yang membuat appa dan eommanya berpisah. Kris hidup dengan baik walaupun hanya tinggal berdua dengan ayahnya , selain memiliki ayah yang baik. Kris masih beruntung di saat tersulit dalam hidupnya setelah kedua orang berpisah dan eommanya menikah lagi , dia memiliki kekasih yang baik dan setia seperti Jessica. Namun semuanya berubah , saat Kris dan ayahnya mendapatkan kabar kalau Jiae menghilang dan kabur dari rumah. Kris dan ayahnya langsung datang ke Singapore untuk mencari Jiae , dua hari kemudian Jiae berhasil ditemukan saat mencoba untuk bunuh diri saat itu juga Kris dan ayahnya mengetahui kebenaran kalau Jiae menjadi korban pembullyan di sekolah dan selalu disiksa oleh saudara saudara tirinya. Jiae begitu menderita selama ini dan ia tidak pernah tahu atau bahkan peduli

Ayah Kris memutuskan untuk membawa Jiae ke Korea , walaupun tahu anaknya selalu disiksa oleh anak tirinya eomma mereka tetap memutuskan untuk tinggal disana dan bersikap seolah tidak ada yang terjadi karena terlalu dibutakan oleh cinta. Jiae mengalami masa masa sulit setelah kembali ke Korea , ia mengalami trauma mendalam ia selalu ketakutan dan menangis setiap hari. Lebih dari setengah tahun Kris selalu menemani Jiae saat adiknya terapi dan menjalani perawatan di psikolog .

Di hari pertama Jiae datang ke psikolog , Kris datang untuk mendengar langsung secara diam diam apa saja yang selama ini terjadi dan Jiae rasakan. Kris mendengar langsung dari mulut Jiae sendiri kalau Jiae sangat menyanyangi Kris sejak kecil , tapi Kris tidak pernah menyukainya dan sangat membencinya. Jiae sengaja bertingkah menyebalkan hanya untuk menarik perhatian Kris agar oppanya mau bicara padanya , namun ia tak sadar cara yang ia gunakan selalu salah dan malah membuat Kris marah terkadang sampai memukulnya. Jiae juga bercerita ia tidak betah dan merasa eommanya berubah semenjak menikah lagi , penderitaanya tidak berhenti di rumah saudara tirinya selalu memukul dan menghina bahkan disekolah Jiae masih di bully dan mendapat perlakuan yang sama seperti di rumah. Sejak awal Jiae sangat ingin menghubungi Kris tapi ia tahu Kris sangat membencinya , empat tahun Jiae bertahan tapi ia selalu memikirkan dan mengingat Kris berharap sekali saja oppanya akan menghubungi atau datang ke sini untuk menyelamatkannya rumah dan sekolah yang seperti neraka itu.

Kris menangis saat itu mengetahui semua kebenaran , ini semua salahnya selama ini ia selalu memperlakukan adiknya dengan buruk tapi ternyata  Jiae sangat menyayanginya. Kris mulai berubah perhatian terlalu perhatian karena Kris selalu merasa ini semua kesalahannya , setiap kali melihat dan menemani Jiae ia selalu menyesal dan menyalahkan dirinya.

Setelah mendapatkan perawatan dari psikolog Jiae mulai kembali seperti dulu seperti anak seumurannya. Jiae kembali bersekolah , tapi itu juga tidak membuat Kris tenang dan lebih baik. Ia mulai bersikap over protektif pada Jiae , menemani Jiae seharian , memastikan adiknya makan dengan baik , mengantar jemput setiap hari dan membatasi apapun yang Jiae lakukan karena takut kejadian seperti dulu akan terulang. Kris benar benar menjaga Jiae , dan sampai hari ini sudah terhitung dua tahun semenjak Kris berubah menjadi kakak yang overprotektif dan menjadi kekasih yang sangat cuek.

Semua sahabat dan Jessica awalnya mengerti dan selalu membantu serta menemani Kris di saat tersulit dalam hidupnya , kakak mana yang tidak terluka mengetahui adiknya begitu menderita seorang diri. Mereka sudah menganggap dan menyanyangi Jiae seperti adik sendiri , tapi seiring waktu berjalan itu malah membuat mereka muak dan tidak tahan dengan sikap Kris pada Jiae . Mereka bisa saja tidak peduli tapi melihat Kris selalu menyakiti dan tidak peduli pada Jessica , mereka semakin muak sekaligus marah. Ini sudah dua tahun , semua orang memiliki batas toleransi dan kesabaran dan sekarang batas kesabaran mereka pada Kris.

Bagaimana Kris tidak terkejut mengetahui kalau sahabat sahabatnya dan bahkan Jessica tidak bisa mengerti dirinya? Kris merasa dengan memberi perhatian dan menjaga Jiae setiap saat itu tidak akan mampu menghilangkan rasa bersalahnya pada Jiae sedikitpun. Kenapa tidak ada yang mengerti termasuk Jiae? Adiknya selalu mengatakan ia muak dan lelah dengan sikap Kris , tidak adakah yang bisa mengerti dirinya? Apa yang harus ia lakukan agar rasa bersalah dan menyesal bisa berhenti membayangi dirinya?

Kris dan Jessica bukan berkencan satu atau dua tahun , hubungan mereka sudah sangat lama . Mereka berkencan di tahun kedua sekolah , dan sampai sekarang ini sudah terhitung hampir empat tahun. Jessica selalu ada bersamanya di saat saat tersulit dalam hidupnya , saat Kris begitu hancur mengetahui kebenaran tentang Jiae. Jessica ada bersamanya menemani dan selalu meyakinkan dirinya semua akan baik baik saja. Kris harus mengakuinya kalau hubungan mereka tidak seperti dulu sejak dua tahun lalu , semenjak Kris hanya memusatkan segala perhatian dan kasih sayangnya pada Jiae. Mereka semakin jauh , dan tak jarang selalu bertengkar hebat. Tapi Kris selalu beranggapan Jessica pasti mengerti dirinya karena ia tahu apa yang terjadi antara dirinya dan juga Jiae

Namun hari ini Kris sadar kalau Jessica juga terluka selama ini , Kris tahu dan sadar betul seringkali Jessica badmood , diam , marah dan menangis . Kris tahu semua itu karena dirinya , tapi apa yang harus Kris lakukan jika ini sudah menyangkut Jiae? Kris juga sangat menyadari hubungan mereka semakin renggang , mereka selalu berkirim pesan , mengobrol , bercanda , dan bertemu setiap hari. Tapi sekarang Kris tahu Jessica lebih sering melakukannya bersama Sungyeol. Mereka tidak lagi terlihat seperti pasangan yang berkencan dan tidak jarang teman teman lain berpikir mereka sudah berpisah dan Jiae adalah kekasih baru Kris. Ini tidak benar dan dia sangat menyadari kalau ia telah salah dan banyak menyakiti Jessica selama ini dan hal yang harus Kris lakukan adalah meminta maaf.

Kris menyambar kunci mobil dan pergi menuju rumah Jessica , dia tidak mau menderita memikirkan rasa bersalah dan penyesalannya pada Jessica. Ah..dan. masih ada kesalahan Kris yang lain saat ia membentak Jessica sangat keras , menakutinya dan berkata menyakitkan tadi yang paling utama adalah ia tidak peduli saat kekasihnya menangis.

” Malam Hoseok – ah ” Kris menyapa adik Jessica sopan ketika Hoseok membukakan pintu

” Oh hyung annyeong , ayo masuk ” ajak Hoseok sopan

Kris masuk ke dalam rumah untuk memberi salam pada eomma Jessica. Hoseok berlari ke lantai atas untuk memanggil dan memberitahu Jessica kalau Kris datang.

Nyonya Jung membawakan minum untuk Kris dan duduk disamping kekasihnya anaknya ” Jessica sepertinya sedang tidak enak badan , tadi dia pulang sambil menangis dan mengatakan kalau kepalanya sangat pusing ”

Kris tahu Jessica pasti berbohong , dia bukan menangis karena sakit atau pusing ini semua karena dirinya. Hoseok kembali turun namun tidak bersama Jessica

” Hyung , nuna sudah tidur. Eomma Jessica nuna sepertinya sangat lelah hari ini , tidak biasanya dia tidur sepagi ini ”

Kris diam di rumah Jessica sebentar untuk mengobrol bersama Hoseok dan eommanya. Kris berpamitan pulang ,besok dia harus datang lagi untuk menemui Jessica.

Nyonya Jung dan Hoseok menutup pintu setelah Kris pergi ” Eomma sebenarnya aku berbohong , nuna masih menangis di atas dan menyuruhku untuk mengusir Kris hyung . Sepertinya mereka sedang bertengkar ” Hoseok menceritakan yang sebenarnya.

—————-

Keesokan Harinya

Kris tetap mengantarkan Jiae ke sekolah seperti biasa , setelah itu ia kembali datang ke rumah Jessica tapi sepertinya tidak ada orang beberapa kali Kris memencet bel tidak ada yang membukakan pintu. Apakah Jessica ada kelas sepagi ini?

Jelas saja Kris tidak akan menemukan Jessica di rumah , tadi pagi Sungyeol datang menjemputnya untuk mengantarkan Jessica ke toko buku membelikan buku yang tak sempat ia beli kemarin. Setelah ke toko buku , mereka sarapan di sebuah restoran bubur. Jessica memang tersenyum , bicara dan tertawa seperti biasa namun Sungyeol masih bisa melihat kesedihan di mata Jessica.

” Sica – ya ” panggil Sungyeol

Jessica mengangkat wajahnya untuk menatap namja itu , Sungyeol tersenyum dan tangannya terulur untuk mengelus rambut panjang Jessica sebentar kemudian kembali menikmati buburnya. Jessica tidak mengerti dengan sikap Sungyeol yang sedikit tidak jelas ini

” Jangan bersedih lagi eoh , aku tidak suka melihat wajahmu tetap cantik walaupun sedang sedih. Kenapa Minha , Keumjo dan Sojin sangat jelek kalau mereka sedang bersedih? Ini tidak adil ”

Jessica tertawa puas , untuk pertama kali hari ini Sungyeol melihat Jessica tertawa begitu puas.

” Aku akan mengadukanmu pada mereka , lihat saja . Minha pasti menjambak rambutmu seperti biasa dan Keumjo akan menendang bokongmu ”

” Andwae , mereka sangat menakutkan. Jangan mengadukanku Sica – ya , ah jebal ” Sungyeol memohon , ketiga sahabat yeojanya itu memang sangat sangar dan brutal tidak seperti yeoja pada umumnya. Jessica tertawa semakin renyah , Sungyeol berhasil menghiburnya.

—————–

” Kris !! ” Minha berteriak memanggil Kris , ada Hyunsik dan Sojin bersamanya . Kris hanya mengangkat tangannya untuk menyapa Minha dan yang lain , dia datang ke lantai ini untuk mencari Jessica. Minha merasa sahabatnya itu tidak terlalu baik atau terlihat sedang memiliki masalah yang sangat berat.

Kris mengelilingi gedung ini untuk mencari Jessica , sebenarnya akan lebih mudah kalau kekasihnya mau menjawab dan membaca pesannya tapi Jessica tidak ada kabar sama sekali. Kris sangat frustasi mengetahui Jessica tidak membalas pesan dan menjawab panggilannya , Kris yakin Jessica memang sengaja atau dengan kata lain sedang mengabaikannya.

Kris membeli minum ke food court , dan ia menemukan Sungyeol di salah satu meja tengah meminum soda. Kris sedikit ragu haruskah ia menghampiri Sungyeol , mungkin saja sahabatnya itu tahu dimana keberadaan Jessica.

Kris datang ke meja Sungyeol dan duduk di hadapan sahabatnya , untuk pertama kalinya dalam persahabatan dua belas tahun mereka Kris merasa canggung bersama Sungyeol. Mereka sering bertengkar bukan hanya berdebat beberapa kali memukuli satu sama lain , tapi Kris tidak pernah merasakan secanggung ini sebelumnya. Setiap kali mereka bertengkar , keesokan harinya atau dua hari kemudian mereka akan berbaikan dan saling meminta maaf .

” Sungyeol – ah ” Kris memanggil

Sungyeol hanya menatap Kris sebentar dan kembali memandang ke arah lain , apa Sungyeol masih sangat marah padanya?

” Sungyeol – ah ” panggil Kris lagi

” Hm? ”

” Apa kau tahu dimana Jessica sekarang? ”

Sungyeol tertawa sinis , ia pikir Kris kesini untuk meminta maaf atau mengakui kesalahannya tapi ternyata Sungyeol salah besar. ” Apa Jessica tidak membalas pesanmu? ” tanya Sungyeol. Kris mengangguk

” Kalau begitu aku tidak akan memberitahumu , berusahalah sendiri sampai Jessica mau bertemu denganmu lagi ” jawab Sungyeol sembari menatapnya sinis.

Sungyeol tidak mengatakan apapun lagi , ia beranjak dari tempatnya dan pergi meninggalkan Kris begitu saja. Sungyeol bisa saja memberitahu keberadaan Jessica dan membantu Kris untuk menyelesaikan masalah mereka , tapi mulai saat ini Sungyeol sudah berjanji untuk tidak akan pernah lagi membantu Kris . Kemana saja Kris selama ini setiap Sungyeol berusaha membantu dengan menyadarkan Kris atas sikapnya yang menyakiti Jessica , namja itu hanya bisa marah dan merasa dirinya benar.

Kris seharusnya sadar kalau Sungyeol sudah pasti berada di pihak Jessica dan akan membantunya untuk menjauhi Kris , sepertinya mulai sekarang dia harus terbiasa untuk berusaha dan menyelesaikan masalanya bersama Jessica tanpa bantuan Sungyeol sedikitpun.

————-

” Oppa , apa kau akan terus bersikap seperti ini karena kejadian kemarin? ” tanya Jiae sambil cemberut , ia merasa Kris berubah dan menjadi lebih pendiam.

Kris tersadar seketika mendengar pertanyaan Jiae dan melihat adiknya cemberut sedih , Kris sadar tidak seharusnya ia seperti ini hanya menyesali sikapnya pada Jessica tanpa melakukan apapun . Namun itu justru malah membuat adiknya sedih , Jiae tidak boleh merasa sedih atau berpikir Kris akan berubah setelah kejadian kemarin.

” Anniya , gwenchana Jiae – ya ” jawab Kris sembari tersenyum tipis.

” Mianhaeyo oppa ” ucap Jiae sambil menunduk

” Waeyo? Kenapa kau meminta maaf? ”

” Ini semua juga karena aku , hubungan oppa dan Jessica eonni jadi begini…. seharusnya aku tidak pernah datang ke …. ”

” Apa yang kau bicarakan??!! Jiae – ya ini bukan kesalahanmu , tidak ada yang salah dengan kita berdua. Apa salahnya kalau aku begitu perhatian padamu adikku sendiri? ”

Jiae semakin menunduk  tetap saja bagaimana pun ini juga kesalahannya membuat Jessica tersakiti karena sikap  Kris yang hanya perhatian padanya. Jiae merasa sangat bersalah pada Jessica telah merebut semua perhatian dan kasih sayang Kris , tapi apa yang bisa Jiae lakukan setiap kali ia bicara dan mencoba meminta Kris untuk berubah oppanya itu pasti akan sangat marah.

—————-

Jessica membaca semua pesan dari Kris, kekasihnya itu mengirimkan pesan yang sangat banyak meminta maaf. Ini sudah tiga hari sejak mereka bertengkar hebat , dan Jessica belum membalas pesan apalagi berniat untuk bertemu Kris. Di kampus ia lebih selalu menghindar dan lebih memilih menghabiskan harinya bersama Sungyeol . Jessica tahu Kris sudah meminta maaf dan menyesali semuanya , tapi karena Jessica tahu Kris tidak akan pernah berubah. Ia lah yang bodoh menerima permintaan maaf Kris dengan mudah meskipun Jessica tahu namja itu akan melakukan kesalahan yang sama. Tapi sekarang Jessica sudah sangat jengah , kesabarannya sudah habis . Sama seperti Kris , Jessica juga selalu berpikir kalau ia pasti mengerti dan menerima segala sikap acuh Kris karena Jiae adalah adik Kris.  Tapi sekarang , Jessica sudah tidak tahan dan tak bisa mengerti Kris. Jangan salahkan dirinya kalau cintanya pada Kris mulai berkurang sedikit demi sedikit. Jessica tidak akan peduli lagi , terserah apapun yang akan Kris lakukan atau tidak berubah sekalinya. Jika suatu saat ia benar benar lelah dan tak sanggup lagi bersama Kris , jangan salahkan dirinya kalau dia memutuskan mengakhiri hubungan mereka.

————

Jessica berada di food court bersama Sungyeol , Hyunsik dan Minha . Kris baru saja datang bersama Sojin dan ikut bergabung , namun Jessica bersikap tak peduli seolah tidak ada Kris di hadapannya. Jessica tetap mengobrol , bercanda dan tertawa bersama yang lain seolah melupakan masalah mereka. Minha , Sojin dan Hyunsik saling melemparkan pandangan pada satu sama lain seolah bertanya apa sampai sekarang Jessica dan Kris belum berbaikan . Mereka sudah mendengar apa yang terjadi dari Sungyeol , mereka sangat yakin kalau keesokan harinya Jessica pasti memaafkan Kris dengan mudahnya seperti biasa , mana mungkin seorang Jessica Jung tidak luluh dengan mudahnya ketika Kris meminta maaf.  Tapi setelah melihat Jessica yang tidak menyapa , bicara atau melihat Kris…mereka salah besar. Jessica sangat marah dan sakit hati itulah yang mereka sadari , tapi mereka tetap mendukung Jessica untuk tetap marah dan menjauhi Kris setidaknya sampai namja itu sadar dan berubah.

” Sungyeol – ah , sore nanti apa kau ada acara? ” tanya Hyunsik ingin mengajak Sungyeol bermain game online

” Ada , aku dan Jessica akan berjalan jalan ” jawab Sungyeol santai di depan Kris

Minha dan Sojin langsung melirik Kris untuk melihat bagaimana reaksi sahabatnya itu , Kris menatap Sungyeol tajam.. namja mana yang senang kalau kekasihnya berjalan jalan bersama namja lain.

” Baiklah , Sungyeol – ah kau sudah berhasil menghibur Jessica lihatlah hari ini dia tidak berhenti tertawa sedari tadi. Jarang sekali aku melihatnya bahagia , setiap hari Jessica selalu sedih dan menderita ” sindir Hyunsik tajam , ia bicara seolah di sampingnya itu bukan Kris

Jessica melemparkan snacknya pada Hyunsik bercanda ” Ne , aku sudah lelah terus bersedih setiap hari dan lagipula tidak ada gunanya lagi kan? ” jawab Jessica

Kris merasa semua sahabatnya dan Jessica sedang menyindirnya , padahal ini sudah sering terjadi tapi untuk pertama kalinya Kris menyadari langsung kalau orang yang dibicarakan sahabat sahabatnya adalah dia sendiri. Namun sindiran Hyunsik lah yang paling tajam menurutnya , mengatakan Sungyeol lah yang membuat Jessica bahagia dibanding dirinya. Hyunsik tidak lupa kan kalau Kris dan Jessica masih berkencan sampai detik ini?

Jessica beranjak berdiri ” aku harus pergi sekarang , masih ada kelas ” . Ia memeluk Minha dan Sojin dan mengangkat tangannya meminta tos dari Hyunsik , sedangkan Kris ? Jessica tidak melakukan apapun atau berpamitan.

Kris ikut berdiri saat Jessica hendak pergi bermaksud untuk mengajak Jessica bicara dan menyelesaikan masalah mereka , tapi tiba tiba Sungyeol juga beranjak berdiri karena ia akan pergi bersama Jessica mereka ada kelas di lantai yang sama. Jessica mengamit lengan Sungyeol kemudian melangkah pergi meninggalkan Kris yang hanya bisa diam melihat mereka berdua begitu dekat.

Kris kembali duduk namun tidak melepaskan pandangannya dari Jessica dan juga Sungyeol , sepanjang jalan mereka terus bercanda dan tertawa bersama tak jarang Sungyeol memegang kepala dan tangan kekasihnya. Kris tidak sadar kalau Jessica dan Sungyeol sangat sedekat itu.

————-

Kris pergi menjemput Jiae , dalam perjalanan pulang Kris terus memikirkan kejadian tadi saat Jessica dan para sahabat lain seolah mengabaikannya juga ditambah kedekatan Jessica dengan Sungyeol. Disampingnya Jiae bermain handphone sambil tersenyum sendiri.

” Jiae – ya ” panggil Kris . Jiae langsung menyembunyikan handphonenya dan menormalkan raut wajahnya

” Ne oppa? ”

” Apa menurutmu wajar kalau aku cemburu melihat Jessica begitu dekat dengan Sungyeol? ”

Jiae memiringkan kepalanya mendapat pertanyaan seperti itu dari Kris tapi ia tetap menjawab ” Kalian bertiga sangat dekat kan? Sungyeol oppa dan Jessica eonni memang dekat dari dulu oppa ”

” Tapi mereka sangat dekat Jiae – ya , Jessica sering memegang tangan Sungyeol dan… ”

” Oppaa.. kau tidak boleh cemburu pada Sungyeol oppa , kau sangat tahu kalau mereka memang sangat dekat bahkan lebih daripada kedekatanmu dengan eonni ” nasehat Jiae

Kris memikirkan nasehat Jiae , kenapa ia harus cemburu dan tidak senang melihat Jessica begitu dekat dengan Sungyeol? Anggap saja seperti Jessica yang tidak harus cemburu pada Jiae begitu juga dengan Kris yang tidak boleh cemburu pada Sungyeol . Seharusnya Kris senang bukan karena Sungyeol selalu membantunya untuk menemani Jessica saat dirinya sibuk bersama Jiae. Lagipula Kris memang sering meminta Sungyeol untuk mengantar jemput dan menemani Jessica kemanapun , jadi wajar bukan kalau mereka sangat dekat? Kenapa Kris harus menyiksa dirinya dengan cemburu pada Sungyeol ? Tidak ada yang perlu ia khawatirkan.

Kris mencubit pipi Jiae ” gomawo Jiae – ya , kau memang adik terbaik ”

” Ne oppa ”

———————-

” Jessica apa kau akan terus mengabaikanku seperti tadi? Katakan padaku apa yang harus aku lakukan , aku sudah meminta maaf berkali kali tapi kau tidak mau memaafkanku. Apa hubungan kita harus menjadi seperti ini? Kumohon sekali saja maafkan aku ”

Kris membaca pesan yang dikirimnya satu jam lalu pada Jessica. Kapan semua ini akan berakhir dan sampai kapan Jessica akan marah padanya?

Jessica tidak membaca atau membalas pesannya tapi ia bisa mengganti foto profil bersama Sungyeol. Tunggu kenapa Jessica harus mengganti foto mereka berdua dengan fotonya bersama Sungyeol? Kris sangat merindukan Jessica , sudah berhari hari tidak mendengar suara kekasihnya . Kris berpikir jika ia diam dan tidak menganggu Jessica dengan mencoba menemuinya sampai kemarahannya reda itu akan membuat Jessica lebih cepat memaafkannya , ternyata tidak itu justru malah membuat mereka semakin jauh. Kris mengganti foto profilnya dengan foto Jessica.

————

I didn’t mean to ruin everything , sorry for the hurtful things i said , i’m really sorry . Please forgive me , i miss you a lot.

Jessica tersentuh membaca kata kata yang Kris tulis. Apa Kris sangat menyesal sampai sampai ia memakai foto Jessica untuk pertama kalinya dan menulis kata kata seperti itu? Ayolah Jessica hampir lupa dengan semua janjinya pada dirinya sendiri untuk terus mengabaikan dan marah pada Kris selama yang ia bisa , dan hanya karena ini Jessica tiba tiba merindukan Kris dan ingin membalas pesan dari kekasihnya. Padahal Jessica sudah berhasil bertahan selama lima hari , kenapa setiap kali Kris  meminta maaf kata katanya selalu membuat Jessica goyah seketika?

Tidak bisa ! Tidak boleh ! Jessica tidak mau goyah semudah ini , tidak heran mengapa Kris tidak pernah berubah karena Jessica pun tidak pernah berubah selalu memaafkan Kris dengan mudah. Jessica harus bisa tegas agar Kris bisa menyadari kesalahannya. Jessica mematikan handphonenya , ia pasti bisa mengabaikan Kris lebih dari ini. Jessica harus ingat kalau ia bertahan dengan semua sikap Kris hampir dua tahun lamanya , lima hari tidak ada apa apanya bukan?

——————-

Keesokan Harinya

Jessica berjalan memasuki gedung kampusnya menuju food court tadi Sungyeol menyuruhnya untuk langsung datang ke food court setiba di kampus.  Entah kebetulan atau tidak , Jessica bertemu dengan Kris di depan pintu masuk food court.

Jessica bingung apa yang harus ia lakukan , haruskah ia menyapa Kris atau mengabaikannya lagi? Jessica belum mau memaafkan Kris tapi bila seperti ini ia tidak yakin bisakah ia mengabaikan Kris.

” Sica – ya ” panggil Kris , dan kenapa raut wajah Kris sangat menunjukan kalau dirinya menyesal. Jessica benci saat ia mulai goyah lagi seperti kemarin malam , setelah diam beberapa menit dan saling berpandangan Jessica akhirnya memutuskan untuk tetap mengabaikan Kris dengan berjalan masuk lebih dulu.

” Annyeong ” Jessica menyapa Sungyeol dan Keumjo ceria , tidak ingin terlihat gugup di depan Kris.

Jessica duduk di samping Sungyeol , karena bila disamping sahabatnya yang satu ini Jessica merasa mempunyai kekuatan untuk mengabaikan atau bahkan menyindir Kris . Semenjak kejadian itu , Jessica memang menyadari Kris sedikit berubah pada Sungyeol entah segan atau malu mungkin.

” Kau tidak akan makan? ” tanya Keumjo pada Jessica

” Anni , nanti saja aku tidak lapar ”

” Ini sudah siang Jessica , kenapa kau tidak makan? ” Sungyeol mengingatkan , Kris semakin terganggu dengan sikap Sungyeol pada Jessica. Baiklah karena mereka semua bersahabat , tidak aneh lagi mengingatkan satu sama lain untuk makan tapi kenapa Kris tidak senang ada perasaan cemburu karena tahu perhatian Sungyeol pada Jessica sangat lebih dibanding pada Keumjo atau Minha.

” Nanti saja ”

” Kalau lapar beritahu aku saja , nanti kita makan bersama lagi ”

” Ne , gomawo Sungyeol – ah kau memang sangat baik ”

Keumjo menatap Kris sebenarnya ia sedikit kasihan pada namja itu , hampir seminggu Jessica mengabaikan Kris dan bersama Sungyeol setiap hari. Tapi Keumjo juga sebal , Kris tidak berusaha langsung untuk meminta maaf atau mengajak Jessica bicara yang Kris lakukan hanya meminta maaf melalui chat. Apa Kris pikir itu sudah cukup meminta maaf secara tidak langsung?

Jessica dan Sungyeol pergi dulu karena mereka akan pergi ke perpustakaan , menyisakan Kris dan Keumjo disini. Keumjo bisa melihat kalau Kris sangat sedih apalagi saat melihat Jessica berjalan bersama Sungyeol

” Kris ” panggil Keumjo agar Kris berhenti memandangi Jessica dan Sungyeol yang semakin menjauh

” Ne? ”

” Kenapa kau hanya bisa memandangi Jessica seperti itu ? Kau tidak lupa kan kalau Jessica adalah kekasihmu? Kau berhak untuk marah kalau kau tidak senang , kenapa hanya diam diam marah seperti ini? Kau kekasihnya , bicaralah dan selesaikan masalah kalian berdua . Katakan dan akui kesalahanmu pada Jessica secara langsung bukan hanya mengirim pesan ” ujar Keumjo

” Jessica selalu mengabaikanku , aku pikir kalau aku membiarkannya untuk sendiri kemarahan Jessica akan berkurang dan memaafkanku ternyata tidak ”

” Kau salah Kris , kalau kau hanya diam tanpa menyelesaikan masalah kalian yang ada Jessica semakin marah ia akan berpikir kau tidak peduli. Lakukanlah sesuatu , kalian jangan seperti ini terus ” nasehat Keumjo

————–

Malam ini Kris datang ke rumah Sungyeol , mereka tidak banyak bicara keduanya malah berdiam dengan jarak yang cukup jauh. Sungyeol tidak mengerti mengapa Kris datang mereka tahu hubungan mereka belum begitu membaik sejak seminggu lalu

” Sungyeol – ah ”

” Hmm? ”

” Bisakah kau tidak membantu Jessica untuk menjauhiku? Kau adalah sahabat kami berdua seharusnya kau membantu kami bukan malah menjauhkan kami . Tidak seharusnya kau membantu Jessica , kalau kau bijak kau pasti membantu kita berdua ”

Sungguh Sungyeol tidak tahu apa yang ada dipikiran Kris sampai bicara seperti itu seolah ia sangat senang dan menjadi pihak yang diuntungkan dengan pertengkaran mereka. Jelas saja ia lebih membantu dan mendukung Jessica , kenapa harus bersusah payah membantu Kris yang tidak akan pernah sadar ? Setiap kali ia membantu yang ada Kris semakin merasa dirinya benar.  Dan menjauhkan? Kenapa ia harus repot repot menjauhkan mereka saat Jessica lah yang selalu menjauhkan Kris sendiri bukan karenanya? Apa Kris berpikir kalau Sungyeol mencuci otak Jessica agar terus marah dan mengacuhkan Kris? Memang tak bisa dipungkiri Sungyeol senang Jessica bisa mulai tegas dan berani , tapi keputusan Jessica sama sekali tidak ada hubungan dengannya.

Sungyeol tertawa menurutnya apa yang Kris katakan sangatlah lucu , mereka sudah bersahabat lebih sepuluh tahun dan apa Kris sangat tidak mengenal semua sifat dan sikap Sungyeol?

” Menjauhkan? Ku rasa ada yang salah dengan kata katamu tadi , kenapa aku harus menjauhkan Jessica darimu? Memangnya aku siapa sampai bisa membuat Jessica menjauhimu? Kau salah Kris , kalau Jessica mendengar kata kataku dia pasti sudah memutuskanmu sedari dulu bukan hanya menjauhkan kalian tapi aku bisa saja memisahkan kalian? Kembalilah ke pikiran warasmu Kris ” Sungyeol masih tertawa

” Jangan bodoh Kris , apa yang Jessica lakukan sekarang mengabaikanmu adalah benar . Apa kau merasakan apa yang selama ini Jessica rasakan? Bagaimana rasanya diabaikan dan tidak dipedulikan padahal kau sangat peduli padanya? Bagaimana rasanya menjadi Jessica? Apa kau bahagia? Kau masih cukup beruntung karena Jessica tidak berniat memutuskanmu , tunggu saja saat itu akan datang kau tidak berubah sama sekali. Pedulikan saja Jiae dan lupakan kalau kau masih punya kekasih yang harus kau perhatikan juga ”

” Apa kau begitu tidak menyukai Jiae? ”

Sungyeol semakin yakin Kris sedang tidak dalam akal sehatnya sekarang , mengapa Kris mengatakan dan bertanya tentang hal bodoh ” Jiae sudah seperti adikku sendiri , jangan bertanya hal bodoh. Sebaiknya kau cepat memikirkan cara agar Jessica mau memaafkanmu ku rasa kau sudah gila ”
Sungyeol benar , Kris terlalu bingung dan frustasi saat datang ke rumah Sungyeol tadi memikirkan bagaimana cara agar Jessica memaafkannya . Berpikir kalau Sungyeol akan jadi satu satu cara yang bisa membantu Kris , tapi justru Kris malah salah bicara dan mengatakan sesuatu yang tidak masuk akal.

—————

Keesokan harinya

Kris datang ke rumah Jessica pagi pagi , tentu saja untuk menemui kekasihnya dan mengajaknya bicara . Sayang sekali Jessica sudah pergi ke rumah halmoninya tapi Kris tidak menyerah menjelang malam hari ia kembali datang ke rumah Jessica tapi hasilnya masih sama ia tidak bisa menemui Jessica karena yeoja itu belum kembali.  Nyonya Jung menyuruh Kris untuk menunggu di dalam dan mengobrol bersama Hoseok , tapi Kris menolak ia lebih memilih menunggu di depan.

Tiga jam berlalu , Kris masih berada di depan menunggu Jessica dengan setia. Hoseok mengintip dari jendela sebentar lalu pergi ke kamar Jessica , semuanya bohong Jessica tidak pergi ke rumah halmoni sejak tadi pagi ia berada di rumah di dalam kamar dan meminta eomma dan Hoseok untuk berbohong agar Kris pergi tidak bisa menemuinya. Beruntung eomma dan Hoseok mengerti dan mau membantu , tapi lihatlah Kris sedaritadi berada diluar menunggu Jessica di depan rumah . Hoseok sangat kasihan sekali melihat Kris , apakah nunanya tega membiarkan Kris seperti ini walaupun ia tidak tahu apa yang terjadi tapi ini sudah keterlaluan.

” Nuna , Kris hyung masih ada di depan. Apa kau tidak akan menemuinya? ” ujar Hoseok bicara di depan pintu Jessica.

Jessica diam saja , Hoseok bisa melihat nunanya terlihat sangat bingung dan tidak tega melihat Kris sama seperti dirinya. Jessica diam diam memperhatikan Kris sedaritadi memastikan apa Kris masih berada di depan , Hoseok saja kasihan pada Kris bagaimana dengan dirinya. Jessica ingin sekali keluar dan menemui Kris tapi Jessica selalu menahan diri agar tidak keluar menemui Kris. Tapi ia khawatir dan tidak tega , haruskah ia bertemu Kris mengakhiri kemarahannya dan memperbaiki hubungan mereka?

” Aku akan menyuruh Kris hyung pulang , kasihan nuna ini sudah malam” ucap Hoseok sebelum menutup pintu kamar Jessica.

————–

Kris menunggu di dalam mobil sembari mendengarkan musik untuk menghilang bosan , dan tiba tiba yeoja yang ditunggunya mengetuk kaca mobil. Kapan Jessica pulang dan kenapa Kris tidak melihat kalau Jessica kembali padahal sedaritadi dia berada di depan menunggu Jessica? Kris langsung keluar dari mobil , senyumnya mengembang melihat Jessica setelah sekian lama menunggu. Namun berbeda dari Kris , Jessica tidak tersenyum atau senang melihatnya masih terlihat dingin dan marah padanya.

” Sica – ya ” sambut Kris senang. Jessica diam tidak menjawab

Kris dan Jessica kini berada di sebuah taman dekat rumah Jessica , Kris mengajaknya ke sini untuk bicara menurutnya tidak mungkin bicara di depan rumah Jessica .

” Jessica ” Kris mulai berbicara

” Mianhae … mianhae , maafkan aku . Aku tahu aku salah membuatmu ketakutan dan membentakmu kemarin . Aku salah karena terlalu mengkhawatirkan Jiae sampai membuatmu ketakutan , mianhae mianhae aku salah . Ku mohon maafkan aku atas segala sikapku pada Jiae yang menyakitimu , mianhae ” ucap Kris meminta maaf bersungguh sungguh.

Jessica masih memandang lurus ke depan tidak mau menoleh pada Kris. Kenapa Jessica harus memaafkan Kris padahal semua orang pasti tahu kalau kekasihnya tidak akan pernah berubah? Tidak akan ada yang berubah meskipun Kris meminta maaf dan mengatakan ia menyesal. Walaupun Kris meminta maaf , Jessica merasa kalau itu tidak membuatnya lebih baik . Tapi Jessica harus mengakui usaha Kris untuk mendapatkan maaf darinya , lihatlah keadaan Kris sudah seperti orang yang banyak masalah. Padahal hanya dirinya yang menjadi masalah Kris.

Kris tiba tiba berdiri di hadapan Jessica dan berlutut sambil memegang kedua tangan kekasihnya ” Mianhae , aku sangat menyesal atas setiap sikap dan tindakanku yang menyakitimu. Mianhae karena aku tidak pernah menyadari itu dan memikirkan perasaanmu . Aku tidak pernah bermaksud menyakitimu apalagi merusak hubungan kita. Sekali saja ku mohon aku tidak akan menyakitimu lagi. Aku ingin berubah , maafkan aku . Aku ingin memperbaiki semuanya ” ucap Kris sambil menatap mata Jessica dalam , ia bisa melihat kesedihan di mata Kris.

Jessica memang bodoh selalu memaafkan Kris meskipun tahu kekasihnya tidak akan berubah , menerima Kris kembali , tapi ini Kris. Jessica tidak akan sanggup membenci apalagi mengambil tindakan tegas , cintanya yang terlalu besar pada Kris terkadang membuatnya bodoh.  Tapi lihatlah Kris sampai berlutut bagaimana bisa ia tidak memaafkan kekasihnya?

” Aku percaya padamu Kris , jangan membentakku lagi , menakutiku , dan membuatku menangis ….. ”

Greb

Kris langsung memeluk Jessica bahagia , mengetahui kalau ia telah dimaafkan . Jessica membalas pelukan Kris , baiklah setidaknya satu minggu sudah cukup mengabaikan Kris lagi walaupun itu sangat menyiksanya juga . Mereka tidak bisa seperti ini saling diam menghindari masalah yang mereka punya , tapi sekarang masalah telah diatasi. Jessica hanya berharap Kris akan berubah sedikit demi sedikit.

” Aku mencintaimu Sica – ya ” ucap Kris begitu melepaskan pelukan mereka

Kris berpindah duduk disamping Jessica dan memiringkan mencium bibir kekasihnya penuh perasaan. Jessica menyambut ciuman Kris senang , yang tadinya ragu kemudian membalas ciuman Kris. Ciuman mereka yang tadinya lembut sekarang berubah menjadi lebih panas.

Kris dan Jessica berjalan pulang ke rumah sambil bergandengan tangan , senyum sama sama merekah di bibir mereka menandakan mereka sangat senang telah berhasil menyelesaikan masalah. Jessica melepas tangan Kris setiba di depan rumah , mereka masih tersenyum.

” Pulang lah Kris , selamat malam ” ujar Jessica

Kris masih ingin bersama Jessica lebih lama lagi , tapi ini sudah terlalu malam. Kris menarik tangan Jessica kemudian mencium kening kekasihnya ” sleep tight , i love you ”

” I love you too ” balas Jessica ,lalu  ia melangkah masuk ke dalam rumah sambil melaimbaikan tangan pada Kris.

——————–

Keesokan harinya

” Oppa ” panggil Jiae sebelum mereka berangkat , sepertinya ada hal yang ingin ia katakan pada Kris sedaritadi .

Kris tidak menjawab , ia sibuk menyiapkan sarapan dan bekal untuk Jiae. Padahal mereka memiliki pembantu rumah tangga tapi Kris lebih senang melakukan apapun untuk Jiae sendiri tanpa campur tangan orang lain.

” Jiae – ya ini bekal untukmu , ada sandwich dan jus jeruk . Makan sampai habis , aku akan memeriksanya nanti ” Kris mengingatkan , sungguh Jiae bukan anak kecil lagi ia bisa pergi ke kantin kalau lapar tapi Kris merasa lebih baik kalau Jiae memakan makanan buatan rumah karena jauh lebih aman dan bersih.

” Ayo ” Kris menggandengan tangan Jiae ke mobil , ini terlihat seperti seorang ayah yang mengantarkan anaknya di hari pertama masuk ke sekolah dasar.

Jiae terus memperhatikan Kris dari samping , mengapa sangat sulit untuk bicara pada Kris? Sebenarnya tidak sulit , ia hanya takut dengan reaksi Kris akan berlebihan seperti biasa tapi Jiae sangat ingin menanyakan hal ini.

” Oppa ” panggil Jiae lagi

” Ada apa Wu Jiae? Kenapa kau terus memanggilku sedaritadi? ” tanya Kris sembari mengelus rambut panjang adiknya sebentar

” Oppa… ehm… bagaimana kalau aku punya…. kekasih? ” Jiae memberanikan diri untuk bertanya walaupun ia sangat gugup sampai menutup mata takut.

Beruntung Kris tetap fokus dan menjalankan mobil dengan benar , hampir saja ia berhenti mengerem mendadak karena mendapat pertanyaan yang sangat mengejutkan baginya. Kenapa tiba tiba Jiae bertanya seperti itu? Apa diam diam Jiae dekat dengan seorang namja tanpa sepengetahuannya? Apa Jiae menyukai seseorang? Banyak sekali pertanyaan di dalam benak Kris sekarang tapi saat ini ketakutan lah yang paling ia rasakan , bagaimana kalau Jiae menyukai seseorang dan mereka berkencan. Jiae juga seorang yeoja bukan anak anak lagi , ada saatnya Jiae akan menyukai namja dan mulai berkencan. Namun Kris tetap tidak bisa tenang atau membiarkan adiknya berkencan , bagaimana kalau ternyata namja yang Jiae sukai bukanlah namja baik dan memiliki niat jahat pada adiknya yang polos ini?

Jiae tidak berani membuka mata , ia terlalu takut dengan reaksi Kris apalagi kalau oppanya akan marah besar.

” Kenapa kau tiba tiba bertanya seperti itu? Apa kau menyukai seseorang? Apa jangan jangan kau sudah berkencan dengannya? ” Kris terdengar sangat tidak senang , benar bukan reaksi Kris akan seperti ini.

” Ada namja yang mendekatimu di sekolah? Siapa dia katakan padaku , aku harus bicara dengannya ” lanjut Kris masih marah

Jiae menggeleng kuat kenapa Kris berpikir sangat jauh ” anni oppa , aku hanya bertanya ” Jiae menjelaskan

” Jangan berbohong !! Kau masih kecil , umurmu baru 17 tahun jangan merusak dan menyulitkan dirimu dengan berkencan atau menyukai seseorang. Fokus lah belajar dan tingkat nilaimu , pikirkan masa depanmu tahun depan kau akan masuk kuliah “

Jiae hanya mengangguk mengerti , ia tidak bisa melawan atau bicara lagi pasti Kris akan sangat marah kalau dia berani bicara lagi. Jiae masih sangat ingat Kris mulai berkencan saat Kris seusianya dan Kris mengatakan ia masih kecil dan harus fokus belajar. Jiae merasa tidak adil dan ingin protes tapi ia tidak punya keberanian untuk bicara melawan Kris. Dan Jiae tidak mengerti kenapa berkencan dan mencintai seseorang akan menyulitkan hidupnya , bagaimana bisa bersama dengan seseorang yang kau cintai akan menyulitkannya.

” Jangan pernah membohongiku Jiae – ya , karena kalau kau melakukannya cepat atau lambat aku pasti menemukan kebenaran. Jangan membuatku sangat marah padamu , karena kau mengenalku ku rasa kau pasti tahu apa yang akan aku lakukan kalau kau berani membohongiku ” nada bicara Kris biasa , tapi kata katanya mampu membuat Jiae merinding ketakutan.

Jiae menunduk takut , tidak berani menatap mata Kris sama sekali ” aku hanya bertanya oppa , mianhae ” ucap Jiae ketakutan.  Kris tak menjawab lagi , ia merasa telah lalai menjaga Jiae dan tidak menjaga adiknya dengan baik . Mengapa Jiae bisa menyukai dan melihat namja lain saat Kris selalu bersamanya setiap saat? Kris masih tidak mengerti , walaupun ia tidak tahu apa Jiae sedang melihat seseorang atau hanya bertanya saja. Tapi Kris berjanji dia akan menjaga Jiae lebih dari sebelumnya dan memastikan tidak akan ada namja yang mendekati adiknya.

——————–

Jessica sangat terkejut melihat Jiae berada disini , sebenarnya tidak ada yang salah kalau Jiae datang dialah yang salah berpikir kalau ini acara makan siang berdua bersama Kris. Tapi Jessica tetap bersikap biasa menyapa Jiae

” Eonni ” Jiae berdiri begitu melihat Jessica dan langsung memeluknya.

” Eonni mianhae kalau aku pernah menyakitimu , mianhaeyo eonni dan terimakasih karena telah menyelamatkanku . Gomawo jeongmal” ucap Jiae sambil memeluk Jessica , ingin sekali mengatakan kalau ia akan mencoba bicara atau meminta Kris untuk berubah tapi Jiae tahu itu tidak akan seberani itu.

Jessica membalas pelukan Jiae , memang terkadang ia kesal dan cemburu tapi bagaimana Jiae tetaplah adik Kris mana mungkin Jessica bisa membenci Jiae ” ne , aku senang kau baik baik saja Jiae – ya , lain kali lebih berhati hati kalau kau jalan . Oke? ”

” Gomawo eonni ” Jiae memegang tangan Jessica dan menarik dirinya untuk duduk di sampinnya.

” Hei ” Kris menyapa Jessica senang

Jessica tersenyum ” apa kau baru menjemput Jiae? ”

” Ne , aku baru menjemputnya tapi nanti aku harus ke kampus untuk mengantarkan tugas. Bisakah kau menemani Jiae? ” Kris meminta tolong

” Tentu saja , jangan khawatir ”

Tak berapa lama Kris pergi ke kampus , meninggalkan Jessica dan Jiae berdua . Apa Jessica saja yang merasa sedikit canggung setelah kejadian kemarin? Entahlah ia sangat takut kalau Jiae tidak akan menyukainya lagi dan berubah tapi itu hanya perasaan Jessica saja. Jiae tidak berubah ia tetap mengajak Jessica mengobrol , mereka tertawa dan bergosip berdua menunjukan kedekatan keduanya seperti biasanya.

” Myungsoo oppa ” Jiae mengangkat tangannya menyapa Myungsoo yang baru datang , dia langsung menuju meja Jessica dan juga Jiae.

” Myungsoo annyeong , apa kau sendiri? ” Jessica menyapa Myungsoo

” Ne , tapi aku dan Sungyeol sudah berjanji untuk bertemu disini nanti ”

Jiae bergeser memberikan tempat agar Myungsoo bisa duduk disampingnya , Jessica sedikit khawatir kalau Kris kembali dan melihat Myungsoo tapi nanti Sungyeol akan datang kan? Gwenchana , semua akan baik baik saja kalau Sungyeol datang.

” Duduklah oppa ” Jiae memanggil pelayan meminta buku menu untuk Myungsoo.

Jessica terkekeh melihat Myungsoo dan Jiae yang terlihat sangat dekat. Kenapa Kris bisa tidak menyukai namja di hadapannya? Padahal Myungsoo sangat baik pada Jiae , kalau tidak mana mungkin Jiae bisa nyaman berada bersamanya.

” Myungsoo – ah apa Sungyeol tidak jadi ke sini? ” tanya Jessica melihat Myungsoo yang sudah selesai memakan makanannya .

” Seperti tidak , padahal kami sudah berjanji di sini ”

Myungsoo tiba tiba berdiri terkejut melihat Kris berada di depan cafe hendak masuk , ia langsung berpindah ke samping Jessica dan menyapa Kris kikuk begitu namja itu tiba dihadapan mereka. Kris tidak terlalu senang melihat Myungsoo berada disini , tapi ia tidak bisa mengatakan apapun terlebih karena Myungsoo masih berada disini

” Kris ” sapa Myungsoo kikuk . Kris tersenyum tipis menanggapi sapaan Myungsoo

” Jessica apa kau masih ada kelas atau kau mau pulang bersama kami? ”

” Tidak Kris , aku masih ada kelas satu lagi. Aku akan pulang sendiri . Sepertinya aku harus pergi sekarang , annyeong ” Jessica berdiri hendak pergi , Myungsoo juga ikut berdiri akan ikut pergi bersama Jessica tidak mungkin kan ia berada disini bertiga bersama Kris.

” Baiklah , kabari aku kalau kau ingin aku mengatarkanmu pulang ”

” Ne , annyeong. Jiae – ya annyeong ” Jessica berpamitan dan pergi bersama Myungsoo.

” Kenapa dia bisa ada disini? ” tanya Kris begitu Myungsoo pergi bersama Jessica.

” A…eh … Itu Myungsoo oppa mau makan bersama Sungyeol oppa tadi tapi Sungyeol oppa  tidak datang , jadi kami mengajaknya duduk bersama kami oppa ” Jiae menjelaskan gugup , sejak tadi pagi Jiae memang masih takut dan lebih berhati hati agar tak salah bicara atau bertanya pada Kris lagi.

” Oh ”

—————-

Jessica memandangi handphonenya menunggu pesan dari Kris , berharap kekasihnya akan menghubunginya atau setidaknya memberitahu apa yang sedang Kris lakukan sekarang. Jessica tidak tahu kenapa ia selalu mengkhawatirkan Kris tanpa alasan yang jelas padahal sebenarnya tidak akan ada yang terjadi pada Kris.

Ditempat lain Kris tengah berada di kamar Jiae untuk mengantar adiknya tidur , ini baru jam 10 tapi Kris memang selalu membiasakan adiknya untuk tidur pagi agar tidak mengantuk di sekolah keesokan harinya. Kris memperhatikan Jiae yang tengah duduk di meja rias menyisir rambut panjangnya. Entahlah Kris tidak bisa membayangkan kalau Jiae mulai jatuh cinta seperti gadis seusianya , tidak ada yang salah dengan jatuh cinta dan menyukai seseorang terkecuali untuk Jiae. Kris merasa tidak akan pernah siap membiarkan Jiae berkencan dengan siapapun , terlebih lagi jika ia tidak tahu latar belakang dan keburukan calon kekasih Jiae nanti.

Kris tersenyum saat Jiae selesai menyisir rambutnya , ia mengantarkan Jiae ke tempat tidur lalu  menaikan selimut.

” Jiae – ya , jaljayo. Aku mencintaimu ” ujar Kris sembari mencium kening adiknya.

” Aku sangat menyanyangimu ” lanjut Kris , Jiae merasa aneh mendengar oppanya bicara seperti itu. Kris memang selalu mengatakan saranghae dan menciumnya , entahlah tapi sekarang terdengar aneh Kris seperti sedih.

” Nado , saranghaeyo oppa ” balas Jiae

Kris tersenyum sebelum menutup pintu kamar Jiae , senyumnya menghilang begitu keluar dari kamar adiknya. Kris sangat takut dan frustasi memikirkan bila Jiae ternyata menyukai seseorang , tapi tidak mungkin Jiae tidak terlihat aneh bersikap seperti seorang gadis yang sedang jatuh cinta. Adiknya tidak berubah sama sekali. Mungkin ini hanya ketakutan Kris saja , sebaiknya ia lebih memperhatikan Jiae lagi.

—————-

Kris berada di sebuah cafe dekat kampus bersama Jessica dan para sahabat yang lain , tentu saja tidak ketinggalan ada Jiae disini. Kris menjemput adiknya tadi dan langsung membawanya kesini , seandainya saja Kris tahu kalau Myungsoo akan datang seharusnya ia langsung mengantarkan Jiae ke rumah saja.

Sungyeol , Hyunsik dan ketiga sahabat yeojanya sudah kembali bersikap biasa setelah tahu ia dan Jessica sudah berbaikan. Mereka sudah selesai makan sedaritadi kecuali Jiae dan Myungsoo yang datang terakhir.  Seperti biasa dan selalu Kris memperhatikan Jiae saat sedang makan , menyiapkan minum dan membersihkan sekitar mulut Jiae bila dia makan berantakan.

Sahabat yang lain sadar kalau Jessica dan Kris memang telah berbaikan , tapi itu bukan berarti Kris akan merubah sikapnya pada Jiae. Sungyeol heran apa Kris tidak sadar juga walaupun ia sudah memarahi panjang lebar dan bahkan memukulnya? Kenapa tidak ada perubahan sedikit pun?

” Besok malam datanglah ke rumahku , kita main sampai pagi  karena kedua orang tuaku tidak ada ” seru Minha

” Kemana orang tuamu? ” Hyunsik bertanya

” Ke Jepang , dan yang paling utama tidak ada adikku Jimin dia akan menginap di rumah temannya. Menginaplah dirumahku , oke? ”

” Call ” jawab Hyunsik

” Bagaimana dengan kalian? ” Minha bertanya pada Jessica dan Sungyeol

” Aku akan datang tapi sepertinya tidak akan menginap ” jawab Jessica

” Myungie – ya , jangan lupa datang besok malam oke? Aku akan menunggumu ” ajak Minha sembari mengedipkan matanya genit. Kris ingin muntah melihat tingkah berlebihan Minha

” Ya !! Kau harus ikut , Jiae – ya kau juga harus ikut ”

” Jiae tidak bisa ikut , itu terlalu malam melewati jam tidurnya ” jawab Kris tegas sembari menatap Myungsoo tajam padahal ia tidak melakukan apapun tapi Kris menatapnya sinis tanpa alasan yang jelas.

” Baiklah , tapi kau harus datang karena Jessica akan datang ”

————–

Semua datang ke rumah Minha kecuali Keumjo , dia tidak mendapat izin dari appanya tapi setidaknya tetap ramai karena Kris datang membawa Jiae. Kris beralasan kalau appa mereka akan pulang malam dan lebih baik ia mengajak Jiae daripada di rumah sendirian. Selesai makan malam , mereka semua berkumpul di ruang tengah kecuali sampai Myungsoo meminjam gitar milik Jimin dan mulai bernyanyi.

” Aaaah kau sangat keren Myungie ” Minha memuji Myungsoo yang pandai bermain gitar dan bagus dalam berjanji. Kris terlihat tidak senang apa Myungsoo sedang pamer keahliannya sampai membuat Jiae ikut memuja mujanya seperti Minha? Cih berlebihan sekali.

Jessica ikut bertepuk tangan mendengar suara Myungsoo yang merdu , tapi tatapannya tertuju pada Kris yang tidak terlihat senang atau bad mood. Bisakah Kris tidak seperti itu selalu membuat Myungsoo tidak nyaman dengan tatapan sinisnya? Kasihan sekali Myungsoo hanya karena sering bicara pada Jiae , Kris sangat membencinya menganggap dirinya seolah musuh.

Jessica tiba tiba bersin tanpa henti beberapa kali , melihat itu Kris langsung melepas jaket yang dipakainya dan memberikan jaketnya pada ….. Jiae. ” Pakai jaket oppa , ini dingin ” ujar Kris memakaikan jaket itu. Jiae langsung menatap Jessica tidak enak , tapi Jessica malah tersenyum seolah tidak kecewa. Padahal Jiae dan semua yang berada disini berpikir kalau Kris akan memberikan jaketnya pada Jessica ternyata salah besar.

Sungyeol melepas jaket yang dikenakannya dan memberikan pada Jessica ” apa kau baik baik saja? Aku buatkan coklat  hangat untukmu ya ” ujar Sungyeol khawatir .

” Aku akan buat sendiri , Minha – ya bolehkan aku membuat coklat panas? ”

” Ne , ada di dapur di lemari samping kulkas ”

Jessica pergi ke dapur , Sungyeol ikut menyusul Jessica saat melihat Kris malah diam saja mengobrol bersama Sojin. Hyunsik hanya bisa bersabar , apa Kris tidak malu saat Sungyeol lebih perhatian dan mengkhawatirkan Jessica dibanding dirinya yang berstatus kekasih?

” Sica – ya ” Kris memanggil

” Tolong buatkan untuk Jiae juga ya , gomawo ” lanjut Kris dengan sangat tidak tahu malunya. Sungyeol tentu saja langsung marah tidak terima , hendak marah tapi Jessica memegang tangannya seolah meminta Sungyeol untuk berhenti.

” Anniya eonni tidak usah , tidak perlu” Jiae menolak keras

” Disini dingin Jiae – ya , minumlah yang hangat hangat ” Kris mulai marah karena Jiae menolak untuk dibuatkan minum.

Jessica berbalik melanjutkan langkahnya yang sempat berhenti ke dapur , Sungyeol bisa merasakan dan melihat kekecewaan Jessica dengan jelas . Apa Kris buta ? Jessica terlihat jelas kecewa sejak masalah jaket tadi ditambah dengan permintaan Kris. Memangnya Jessica kepanasan disini? Kris bicara seolah Jiae lah satu satunya orang yang merasa dingin dan perlu diperhatikan. Sungyeol tidak tahu apa lagi yang harus ia lakukan untuk menyadarkan Kris.

” Sungyeol – ah , aku ke toilet dulu ” ucap Jessica dengan suara yang terdengar lemah.

Sungyeol kembali ke ruang tengah membawak coklat hangat untuk Jessica dan Jiae. Kris langsung sibuk meniupkan coklat hangat untuk Jiae agar lebih dingin dan bisa diminum oleh Jiae secepatnya. Sungyeol menunggu Jessica kembali , ini hampir sepuluh menit ia ditoilet tapi tidak keluar juga. Apa Jessica sakit atau sesuatu terjadi kamar mandi?

” Kenapa Jessica lama sekali? ” tanya Sojin heran

” Memangnya Jessica dimana? ” Astaga kemana saja selama sepuluh menit ini sampai tidak menyadari kalau Jessica tidak ada.

” Aku akan menyusul Jessica ” Hyunsik berjalan ke belakang menyusul sahabatnya

Sungyeol bersumpah ingin sekali melemparkan gelas berisi coklat panas ini pada Kris kalau itu bisa membuat Kris sadar , namja itu hanya sibuk dengan Jiae . Apakah Jiae anak kecil yang perlu disuapi bahkan saat minum? Minha mengelus dadanya berusaha sabar dengan Kris . Apa ini kesalahannya karena mengundang Jiae juga kesini? Tapi Minha yakin walaupun dia tidak mengundang Kris pasti akan membawa Jiae juga.

” Ya ! Ada apa denganmu ? Apa kau sakit? ” tanya Minha dengan suara keras sengaja untuk memancing Kris. Jessica tertawa sahabatnya terlihat sangat khawatir padahal ia menghilang sebentar.

” Kau yakin baik baik saja? ” Sungyeol semakin khawatir

Jessica memegang bahu Sungyeol meyakinkan kalau ia baik baik saja. ” Jiae – ya apa kau mengantuk? ” Kris malah bertanya pada Jiae.

” anni ” jawab Jiae sesingkat mungkin , apa oppanya tidak sadar orang yang seharusnya Kris tanya dan perhatikan adalah Jessica bukan dirinya.

” Apa kita harus pulang sekarang? ” tanya Kris bawel . Jiae sangat pusing memikirkan oppanya yang tak kunjung sadar juga.

Ting Tong

Minha berlari untuk membuka pintu rumah , siapa yang datang semalam ini mungkinkah Jimin atau kedua orang tuanya pulang tiba tiba?

” Annyeonghaseyo ” sapa Hoseok membungkuk pada Minha.

” Sica – ya , kenapa Hoseok datang? ” tanya Minha membawa Hoseok masuk ke ruang tengah

” Annyeonghaseyo ” Hoseok membungkuk sopan pada semua sahabat Jessica disini.

” Aku memintanya datang menjemputku ” ungkap Jessica menjelaskan mengapa Hoseok datang , sebenarnya tadi di toilet ia pergi untuk menelofon adiknya meminta untuk dijemput. Setelah sedikit bertengkar dan  memohon mohon , Hoseok pada akhirnya tetap datang.

” Aku bisa mengatarmu Sica – ya ” ujar Sungyeol

Jessica tersenyum tipis ” anni , aku tidak mau merepotkanmu ”

Jessica beranjak berdiri tidak ingin lebih lama berada disini , moodnya akan semakin hancur nanti. Sungyeol , Minha dan yang lain mengantar Jessica ke depan. Sungyeol dan Hyunsik memandang Kris sinis dari belakang , apa Kris masih punya malu untuk mengatarkan Jessica pulang? Ingin sekali Hyunsik bertanya pada Tuhan bagaimana bisa ada orang semacam Kris di dunia ini yang tidak punya malu , pikiran dan perasaan dan mengapa harus ada yeoja seperti Jessica yang begitu sabar dan kuat? Jiae bisa merasa kalau Sungyeol sangat marah hanya dari tatapannya , tapi mengapa oppanya tidak sadar juga dan malah mengajak Sungyeol bicara?

————

Jessica memeluk Hoseok setiba di rumah ” Gomawo adikku tercinta ”

Hoseok mendengus ” nuna – ya lain kali lihat jam dulu sebelum memintaku untuk menjemputmu. Ini sudah jam 12 , kalau besok aku telat ini semua kesalahanmu ” protes Hoseok.

Jessica hanya tertawa menanggapi kemarahan Hoseok , adiknya selalu marah dan protes tapi Jessica tahu bagaimanapun Hoseok peduli padanya. Jessica masuk ke dalam kamar , melihat kalender besokyang menunjukan tanggal 18. Apakah Kris ingat kalau besok  adalah hari yang sangat penting untuk mereka berdua?

Walaupun kecewa dan sakit hati akan sikap Kris tadi , Jessica mencoba mengerti dan tidak terlalu memikirkan itu. Besok adalah hari penting , ia tidak boleh badmood atau marah pada Kris mengingat hari esok. Jessica tidak langsung tidur , ia mencetak polaroid , meniup balon dan berbagai hiasan lain. Jessica tidak mengenal kata lelah padahal sebenarnya ia sangat mengantuk tapi ia ingin besok menjadi hari yang special dan untuk mereka. Semua kelelahan dan kerja kerasnya pasti akan terbayar bila ia berhasil membuat Kris senang dan terkejut. Tidak sampai disitu , Jessica masih ingin menulis surat untuk Kris beberapa kali membuat kesalahan dan mengulang dari awal.

Jam menunjukan pukul lima pagi , tapi Jessica masih begitu sibuk mempersiapkan semuanya. Sepertinya sudah puluhan kali Jessica menguap tapi ia tidak mau mengikuti keinginan tubuhnya untuk beristirahat. Waktu berlalu matahari pun mulai terbit dan sampai sekarang Jessica belum juga beristirahat.  Ia malah memutuskan untuk mandi agar tubuhnya lebih segar.

—————–

Kris sudah mengantarkan Jiae ke sekolah , hari ini mereka berangkat lebih siang karena hari ini ada acara tahunan sekaligus reuni di sekolah Jiae. Sementara Kris datang ke kampus seperti biasa , ada kelas sebentar lalu berkumpul bersama yang lain. Kris menyadari kalau Jessica tidak ada disini , sepertinya Jessica tidak ada kelas hari ini.

Kris aku akan menunggumu di gazebo dekat rumahku jam 4 sore . Jangan lupa datang  ♥  – Jessica

Kris tertawa membaca pesan dari Jessica , tidak biasanya ia memakai emoticon hati.

” Sungyeol – ah , dimana Myungsoo? Aku belum melihat wajah tampannya hari ini ” ujar Minha

” Dia ada reuni nanti , jadi Myungsoo tidak akan masuk kelas ”

” Ah benar , hari ini disekolah Jiae juga ada acara kan Kris? Mereka pasti bertemu ” seru Keumjo polos , astaga kenapa Keumjo harus bicara seperti itu? Apa dia lupa kalau Kris selalu kesetanan seperti orang gila setiap kali ia membayangkan Jiae dan Myungsoo mungkin akan bersama?

Kris seketika sadar , kenapa ia tidak ingat kalau Myungsoo juga bersekolah di sekolah yang sama dengan Jiae dulu. Keumjo benar , mereka pasti bertemu dan mungkin saja bersama disana. Kris tidak akan membiarkan itu terjadi , ia langsung berlari pergi ke tempat parkir dan menyetir mobilnya cepat.

” Ya !! Babo ! ” pekik Hyunsik

” Mianhae , aku lupa astaga ” ucap Keumjo menyesal.

Kris mengedarkan pandangannya untuk mencari Jiae , tidak terlalu sulit menemukan adiknya tapi Kris langsung marah begitu melihat Jiae disana bersama Myungsoo. Mereka tengah duduk sambil menikmati minum , Kris berjalan ke arah Jiae dan menarik tangan adiknya. Myungsoo hampir marah berpikir kalau orang yang menarik Jiae adalah orang iseng . Keduanya sama sama terkejut mendapati Kris berada disini

” O…ppa kenapa kau kesini? ” tanya Jiae ketakutan.

Kris menatap Myungsoo tajam , dia seharusnya bersyukur menjadi sahabat Sungyeol . Kalau tidak Kris pasti sudah menghajarnya , harus bagaimana lagi membuat Myungsoo sadar kalau Kris sangat tidak menyukainya dan memintanya jangan dekat dekat dengan Jiae?

Jiae panik melihat kemarahan Kris ” oppa tidak seperti itu , Myungsoo oppa hanya …… ”

” Ini peringatan terakhirku Myungsoo , jangan mendekati Jiae atau mengajaknya bicara ” marah Kris lalu menarik Jiae agak kasar. Sedangkan Myungsoo hanya melihat Kris yang membawa Jiae pergi , apa salahnya bicara dan menemani Jiae? Sungyeol sudah mengingatkan untuk tidak terlalu dekat dengan Jiae kalau tidak ingin dibenci oleh Kris , tapi apa ia salah bersikap baik dan mengajak Jiae mengobrol ?

Sepanjang perjalanan pulang , tidak ada satupun yang bicara. Kris fokus menyetir namun masih terlihat marah dan Jiae terlalu takutuntuk bicara pada Kris. Apa Kris tahu kalau Myungsoo sudah begitu baik mau menemani Jiae yang selalu sendirian di sekolah? Ketiga temannya yang dulu di marahi oleh Kris berubah seketika dan tidak lagi mengajaknya bicara , sedangkan Jiae memang tidak dekat dengan teman yeoja dikelasnya. Seluruh teman sekelasnya memang baik , tapi hanya sekedar menyapa atau mengajaknya mengobrol sesekali atau dengan kata lain Jiae tidak memiliki teman yang benar benar dekat apalagi sahabat.
Jiae ingin sekali marah pada Kris tapi apa yang bisa ia lakukan lagi karena Kris tidak akan berubah. Ingin sekali meminta Kris merubah sikap , dan pada akhirnya paling ia sendiri yang dimarahi Kris. Awalnya memang menyenangkan dan bahagia mendapat seluruh perhatian dan kasih sayang dari Kris seperti yang selalu Jiae dambakan sejak kecil , tapi seiring waktu berjalan Jiae mulai lelah ia bisa mengerti apa yang Jessica rasakan. Mereka berdua sama sama jengah dan ingin Kris berubah.

————

Ditempat lain Jessica sudah selesai menghias gazebo tempat mereka akan bertemu nanti , dan sudah pasti Jessica tampil cantik. Ia bahkan ke salon tadi siang setelah pergi ke toko kue , tidak kah Kris tahu Jessica mempersiapkan segalanya dengan baik? Jessica melihat kaca memastikan ia terlihat cantik di depan Kris nanti.

Jessica mulai merasa bosan , satu jam berlalu dari waktu yang dijanjikan tapi ia belum melihat tanda tanda kedatangan Kris. Sebenarnya apa yang sedang Kris lakukan? Tidak mungkinkah Kris lupa hari ini adalah hari yang penting bagi mereka? Jessica menghubungi Sungyeol , mungkin saja mereka sedang bersama atau Kris masih berada di kampus jadi ia bisa bicara pada Kris. Jessica sudah menghubungi Kris bertanya keberadaanya tapi tidak ada tanggapan. Jessica sedikit kecewa mendengar jawaban dari Sungyeol yang mengatakan kalau Kris sudah pulang sedaritadi dan pergi menemui Jiae karena Myungsoo datang ke acara yang sama dengan Jiae. Tapi Jessica tetap yakin Kris pasti akan datang.

Dua jam berlalu , hujan mengguyur kota Seoul sejak setengah jam yang lalu. Jessica masih berada disana menunggu Kris seperti orang bodoh , selama satu jam ia menahan diri agar tidak menangis dan mencoba mempositifkan pikirannya kalau Kris pasti sedang berada di jalan menuju kesini. Jessica bisa melihat Kris berlari ke arahnya sambil memegang payung

Kris melihat gazebo yang sudah di hias dengan kagum ” Sica – ya , hari ini bukan ulang tahunmu kan? Mianhae aku telat tadi … ” ujar Kris setiba di hadapan Jessica

Jessica tidak bisa menahan diri lagi untuk menangis dan meluapkan kekecewaan dan kemarahannya , baiklah ia bisa mengerti kalau Kris terlambat tapi kenyataan jika Kris tidak ingat kalau hari ini adalah hari anniversary mereka ke lima tahun membuat Jessica sangat marah. Ia segera melepas semua hiasan sembari menangis.

Kris sangat terkejut mendapati Jessica menangis dan menghancurkan hiasan yang ia buat sendiri . Kris langsung menahan tangan Jessica agar berhenti

” Ada apa denganmu? ” tanya Kris heran

Jessica menghempaskan tangan Kris , tidak cukup sampai disitu ia mengambil kue yang dibelinya tadi dan membuangnya ke tempat sampah. Kris sontak mendekati Jessica , sebenarnya ada apa dengan kekasihnya ini? Tingkahnya sangat aneh sejak ia datang , menangis dan marah tanpa alasan yang jelas?

Kris membalikan tubuh Jessica ” ada apa denganmu?!!! ” Kris mulai marah

Jessica menghempaskan tangan Kris agar tidak menyentuhnya , tapi Kris juga tidak mau kalah ia menahan tangan Jessica.

” Ada apa denganmu Jessica?! ” tanya Kris setengah berteriak

Jessica melepas tangan Kris sekuat tenaga dan terjatuh berlutut menangis sambil meremas bajunya pelan. Tangisan yang belum pernah Kris lihat dan dengar sebelumnya , tangisannya semakin pecah di tengah hujan. Kris semakin tidak mengerti , apa ia melakukan kesalahan atau mungkin Jessica belum benar benar memaafkannya karena masalah kemarin?

Kris mencoba menarik Jessica untuk berdiri , tapi gadis itu bertahan tidak ingin disentuh Kris sama sekali. Kris mulai kehilangan kesabaran melihat Jessica menangis sambil berlutut.  Kris sedikit menggunakan kekuatannya untuk menarik Jessica berdiri

Jessica terus memberontak dan terus menangis ” ada apa denganmu hah?! ” Kris benar benar kehilangan kesabaran sekarang

Jessica tidak bisa percaya Kris lah yang marah dan berteriak padanya ” seharusnya aku yang bertanya padamu !! Ada apa denganmu sampai kau melupakan hari ini hari anniversary kelima kita !! ” Jessica balas berteriak

Kris diam mengetahui dirinya salah , bagaimana dia bisa lupa kalau hari ini tanggal 18 Juli. Kini ia mengerti mengapa Jessica bersikap seperti tadi dan terus menangis . Kris mendekat mencoba memegang tangan Jessica ” Mianhae Sica – ya , mianhae aku……. ”

Jessica mundur selangkah ” Mianhae karena aku harus menjemput Jiae tadi karena ada Myungsoo disana? Iya kan??!!! Karena sikap berlebihan dan ketakutanmu yang tidak masuk akal , kau melupakan hari anniversary kita dan merusak semuanya !!!

” Kau hanya peduli pada Jiae kan Kris? Apa kau tidak peduli aku menunggumu sendirian disini ditengah hujan? Apa kau pernah memikirkan aku sekali saja? Pernahkah Kris?! Tidak , yang kau pedulikan hanya Jiae. Jiae , Jiae dan selalu Jiae. Aku ini kekasihmu Kris ! Kekasihmu !! Apa salahku sampai kau tidak pernah mempedulikan aku lagi? ” Jessica terus berteriak marah mengungkapkan perasaanya.

” Sica – ya , kau tidak harus cemburu pada Jiae ” Kris masih mencoba tenang

” Kau yang membuatku menjadi yeoja aneh karena cemburu dengan adik kekasihnya sendiri ! Kau berhasil membuatku menjadi yeoja paling aneh Kris ! Ini sudah dua tahun Kris , aku tahu semuanya berubah sejak Jiae kembali tapi aku tetap mengerti karena dia adikmu. Kau menyesal dengan apa yang terjadi pada Jiae dan mencoba memperbaiki semuanya , tapi bukan berarti kau harus seperti ini padaku Kris”

” Jadi kau tidak senang Jiae datang kembali?! ” Kris balik bertanya , sepertinya ada kesalahpahaman bukan itu maksud Jessica. Kenapa Kris tidak juga mengerti?

Jessica tidak mengerti bagaimana bisa Kris berpikir seperti itu ” aku senang , aku sangat senang karena hubunganmu dengan Jiae mulai membaik tapi apa itu artinya kau harus selalu memperhatikannya setiap saat , menjaganya setiap waktu. Apa kau pernah mengkhawatirkanku atau menjagaku? Tidak lagi , kau bukan lagi namja yang menjaga dan memperhatikan. Sungyeol orangnya , dimana pikiranmu saat menyuruh namja lain untuk mengantarkan dan menemaniku? Aku ini kekasihmu Kris , bukan kekasihnya. Kenapa harus namja lain yang menjagaku dan memberi perhatian kecil yang tak pernah berikan.

” Aku rindu ….. kau yang dulu……… aku ingin kita seperti dulu Kris  ” ucap Jessica sambil terisak isak.

” Sungyeol bukan namja lain , dia sahabat kita. Merindukan aku yang dulu? Aku yang dulu tidak mempedulikan dan selalu membenci Jiae , aku yang dulu tidak tahu kalau Jiae sangat menderita disana. Kau ingin aku kembali seperti itu?!! “

Kris menggeleng tidak percaya ” aku tidak bisa percaya kalau kau sangat cemburu pada Jiae sampai berharap aku akan kembali seperti dulu ”

Tangisan Jessica semakin mengeras , mengapa Kris tidak mengerti dan salah mengartikan ucapannya . Jessica ingin sekali menjelaskan tapi rasanya sangat sulit , air mata menguasai dirinya.

” Aku memang salah karena tidak ingat kalau hari ini adalah hari anniversary kita , tapi kau tidak pantas bicara seperti itu. Jiae adalah adikku , kau tidak seharusnya mengatakan aku tak harus memperhatikan dan menjaganya setiap saat ”

Jessica menggeleng, tidak menyangka Kris akan berpikir jahat tentang dirinya ” apa aku begitu buruk dimatamu? ” ucap Jessica di tengah tangisannya

” APA AKU BEGITU BURUK DIMATAMU?!! Hanya karena aku cemburu pada Jiae itu bukan berarti aku tidak menyukainya. Jiae adalah adikmu Kris , bagaimana bisa aku membenci adik dari namja yang aku cintai? Kenapa kau berpikir aku tidak senang karena Jiae telah kembali? Aku tidak percaya kau bisa berpikir seperti itu ”

” Kau berubah Jessica ” ucap Kris. Apa Jessica tidak salah dengar? Jessica tidak mengerti apa yang dikatakan Kris , emosinya semakin memuncak dan ditambah dengan tatapan sendu dan marah Kris.

Jessica melempar popup frame buatannya sendiri ke lantai , terlihat jelas kalau gadis itu telah mencapai batas kesabarannya ” Kau yang tidak memperhatikan aku lagi , tak peduli apapun yang terjadi padaku , kau yang tak pernah ada waktu untukku dan kau yang membuat kita semakin jauh. Dan kau bilang aku berubah?!! Aku berubah kalau aku selalu marah padamu , menuntut perhatianmu tapi yang aku lakukan hanyalah bersabar dan mengerti dirimu . Apa aku tidak salah dengar ??!! Kau yang berubah!!!

” Tanyakan dirimu Kris pernahkah kau menanyakan apa yang aku lakukan bagaimana hariku, apa yang terjadi hari ini , apa aku sudah makan atau tidak dan bagaimana aku pulang setiap hari . Apa selama dua tahun terakhir ini kau pernah memberikanku perhatian kecil seperti itu? Tidak pernah !!!! Siapa yang berubah?? Itu kau !! Kau pikir aku tidak menderita? Bukan hanya kau dan Jiae yang menderita , aku juga . Aku lelah Kris , aku lelah dengan sikapmu . Aku muak denganmu !!! ” sentak Jessica sangat kencang , kesabarannya benar benar habis sampai terus berteriak marah meluapkan perasaan yang selama ini tertahan.

Kris menatap figura yang Jessica lempar di dekat kakinya lalu menatap kekasihnya ” aku juga lelah !! Lelah membuatmu bisa mengerti diriku , bukan aku yang aneh tapi kau karena rasa tidak suka dan cemburumu yang berlebihan pada Jiae . Kau menjadikan adikku masalah di antara hubungan kita berdua !!!! Memangnya apa hari anniversary kita begitu penting??

Jessica menampar pipi Kris , perkataan Kris yang terus berpikir kalau ia tidak suka dan benci pada Jiae membuat semakin tidak bisa menahan diri.

” Aku menyanyangi Jiae seperti adikku sendiri Kris asal kau tahu ”

Kris memegang pipinya yang baru ditampar Jessica tidak percaya , tapi kemudian ia tersenyum sinis. Kris melangkah pergi tanpa sepatah katapun , sebaiknya ia pergi daripada terus berada disini dan memperumit keadaan. Mereka berdua tengah dikuasai emosi , tidak akan ada yang berpikir dewasa yang ada hanyalah merasa benar dan menyakiti satu sama lain. Kris memang marah dan ditambah Jessica menamparnya membuat Kris semakin marah . Mood Kris tidak terlalu baik karena masalah Myungsoo ,  melihat Jessica yang menangis dan merusak atau melemparkan barang membuatnya semakin kesal. Seandainya Jessica bisa bicara baik baik tanpa langsung emosi , mungkin pertengkaran mereka tidak akan sehebat ini.

Sedangkan Jessica menangis terisak memandangi Kris yang sudah pergi menjauh , bisakah Kris tetap disini menyelesaikan masalah mereka bukan pergi begitu saja. Kenyataan seolah menamparnya , kenyataan kalau Kris begitu bodoh dan tidak mengerti apa yang ia katakan. Kris terlalu bodoh berpikir kalau Jessica membenci Jiae , apakah Kris pernah berpikir kalau ia membenci adiknya mungkin Jessica rela terluka hanya untuk menyelamatkan Jiae? Apa Kris buta tidak bisa melihat kedekatan Jessica dengan Jiae? Apakah Kris buta dan tidak merasakan itu semua?

Jessica tidak mengatakan kalau Jiae adalah masalah bagi mereka berdua , bukan Jiae tapi sikap cuek Kris padanya lah masalah utama disini. Baiklah mungkin ada ucapannya yang salah tanpa Jessica sadari , tapi apakah Kris begitu bodoh sampai tidak bisa menyadari dan berpikir sendiri? Jessica hanya ingin diperhatikan dan mendapat kasih sayang Kris seperti dulu , bukan menyuruhnya untuk kembali membenci dan tidak memperhatikan Jiae. Tidak pernah terbayang sekalipun dibenak Jessica , mereka bisa bertengkar sehebat ini dan sampai ia menampar Kris. Kemana hubungan mereka dulu yang begitu romantis , mungkinkah ini pertanda hubungan mereka harus diakhiri?

—————–

Keesokan Harinya

Sungyeol dan Keumjo tengah makan siang bersama , sampai tiba tiba Kris datang dan bergabung bersama mereka. Jangan mengira Sungyeol tidak tahu apa yang terjadi kemarin diantara Kris dan Jessica , ia tahu semuanya karena tadi malam Jessica menghubunginya sambil menangis hebat di telefon. Jessica menangis terisak hampir seharian , tapi di depannya Kris bersikap biasa seolah tidak ada yang hal yang membebaninya. Kris bisa mengobrol , bercanda dan bahkan tertawa bersama Keumjo . Sungguh Sungyeol tidak mengerti apa yang ada di pikiran Kris , bisa bisanya ia tertawa seolah tidak menyakiti Jessica.

” Aku ke toilet dulu ” Keumjo pergi meninggalkan Sungyeol dan Kris berdua.

” Jessica adalah cinta pertamaku Kris ” Kris langsung menatap Sungyeol tidak suka.

Sungyeol tiba tiba tertawa sinis dan membalas tatapan Kris dengan  marah bercampur kesal. ” Aku pikir merelakan Jessica bersamamu adalah hal terbaik yang pernah kulakukan , tapi ternyata aku salah dan aku sangat menyesalinya. Harusnya dulu aku memperjuangkan Jessica kalau saja aku tahu kau akan terus menyakitinya ”

” Dan mulai sekarang aku tidak akan diam saja Kris , aku akan melakukan hal yang seharusnya ku lakukan sedaridulu”

TBC

85 thoughts on “Love Me Right ( Chapter 2)

  1. Kuat bangt sicanya ngadepin kris-_- berharap sica sama sungyeol lah hehe makin penasaran sama chapter selanjutnya hhe

  2. Hayooooo krisssshhhh aku greget ama sikapmu ya tuhannn.. Author sukses buat aku nangis bacany, baper bner aku haha…
    Dikasih kesempatan malah ga berubah, jiae jiae trs yg di khawatirin.
    Hayoo sungyeol cpetan ambil sica dari kris, sungyeol yg selalu ada buat sica.
    Gimana kris jleb kan rasany sungyeol bilang akan mengambil lg cinta pertamanya ohhhhhh

  3. Ya ampun aku pernah ngerasain kyk gitu 😔 Tp beda Kris peduli ke adik nya klo aku cowok ku lebih peduli ke sahabat ku 😔 Rasa nya sakit banget 😔*malah curhat–”
    Suka banget sana chapter ini sampek nangis aku baca nya good ff Thor

  4. Kriis udh si beri kesempatan lagi teteeep aja ga berubah aneh deh sama sikap kris yang sangat over protective.. keseeeel bgt k kris nya iih.

  5. baru aja balikan udh ribut lagi
    gak karuan perasaan gue baca nih ff ..
    sebenarnya pacar kris itu jessica atau jiae sih..
    okela kalo jiae adik kandung kris , tapi apa harus kaya gtu ?
    kasian sicanya, udhlaa jess sama sungyeol ajaa
    tapi gak tega juga ama krisnya
    lanjut min

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s