[FREELANCE] BASTARD (6)

bastard

TITLE                 :Bastard [Chapter 6]
AUTHOR            :Surprisica

MAIN CAST       :Jessica Jung

OTHER CAST  :

  • Kris Wu
  • Oh Sehun (EXO)
  • Lu Han
  • Kai Kim (EXO)
  • ImYoona (Soshi)
  • Kim Taeyeon (Soshi)
  • Jung Yunho
  • Krystal (fx)
  • Lee Hyeri (girls day)
  • Byun Baekhyun (EXO)*

 

GENRE              :Schoollife, Romance, Friendship

LENGTH           : Chaptered

POSTER DESIGNER    : http:/jungleelovely.wordpress.com

DISCLAIMER    :cerita buatan sayaini hanyalah fiktif belaka, tidak ada hubungannya dengan kisah nyata para tokoh yang merupakan beberapa publik figur. Saya hanya sekedar meminjam nama dan karakter fisik mereka.

^Watch out of typos^

Jessica berjalan mengikuti Taeyeon memasuki kelas 3 e. Jessica tak begitu tahu pasti apa tujuan Taeyeon kesini, ia hanya berusaha membantu dengan mengikuti nya. Paling tidak ia ingin merasa berguna untuk Yoona. Biar bagaimanapun ia adalah alasan Yoona terbulli seperti ini.

“Suzy, annyeong!” Taeyeon menyapa seorang gadis sangat cantik bertubuh tinggi dan sedikit berbobot dikelas itu. Dialah Suzy yang sedang menjadi tersangka pembullian Yoona

“Aah Kim Taeyeon! Wah sudah lama yah? Apa yang membawamu kesini?” Tanya Suzy

“Ehmm aku ingin bertanya tentang klub vokal kita itu-“

“Aku juga sudah keluar! Tidak cukup anggota yang serius semenjak pengunduran dirimu” jawab Suzy sesekali melirik Jessica yang cukup jarang dilihatnya di sekolah ini.

“Ah sayang sekali, temanku ini ingin ikut bergabung!” Seru Taeyeon membuat Jessica melotot spontan

“Mwo?? Naega?? Yakk Kim Taeyeon apa kau-” sebelum mengadu protes lebih panjang, Taeyeon segera membungkam mulut Jessica dengan cubitan tipis menyakitkan di pinggulnya. Jessica hanya meringis paham

“Ahh mengenai itu- aku sebenarnya sedang mengikuti organisasi luar sekolah bernama Singer Coach. Disitu kami dituntut untuk mau melatih banyak orang untuk bernyanyi. Jika mau aku akan sangat merasa terhormat sekaligus terbantu juga jika bisa melatih teman Taeyeon!” ucap Suzy membuat Jessica hanya tersenyum dingin karena tak mengerti. Ia membiarkan Taeyeon saja yang mengendalikan jalannya dialog ini

“Wah Jessica akan sangat berterima kasih. Ya kan?” Jessica lagi-lagi hanya mengangguk menuruti kode wink dari Taeyeon

“Baiklah aku hanya sanggup melatih tiap jam pulang sekolah dan sabtu siang. Apa kau bermasalah dengan itu?” kini Suzy bertanya ada Jessica

“Tidak juga. Baiklah mohon bantuannya, Suzy-ssi!” jawab Jessica sembari memberikan bungkukan lemah faktor lazy-syndrome nya

“Ini kartu nama dari organisasi ku. Telepon saja aku kapanpun kau ingin mulai” Suzy memberikan sepucuk kartu nama setelah membalas bow Jessica.

“Terima kasih Suzy-ssi. Kami akan segera menghubungimu!” ucap Taeyeon sambil menarik tangan Jessica untuk segera pergi dari kelas Suzy.

Di depan gedung kesehatan yang menjadi pemisah kelas utama dengan kelas terpencil Jessica dkk, dua gadis itu berhenti dari langkahnya.

“Yak Kim Taeyeon! Apa aku sungguh harus mengikuti latihan vokal itu? Kau tidak ingin mengajakku adu tinju bukan? Maksudmu apa coba menggunakan cara bodoh begitu dengan menggunakanku!!?” keluh Jessica tidak setuju Taeyeon berbuat seenaknya terhadap dirinya

“Tidak ada pilihan lain Jessica! Demi Yoona, ingat! Kau hanya perlu mengikuti pelatihan itu sekali. Dari situlah kau bisa mengorek informasi. Benar tidaknya kecurigaan Yoona pada Suzy!!?”  Jessica menghembuskan napasnya kesal. Ini untuk Yoona. Jadi apa boleh buat?

“Kenapa dengan kalian berdua?” sergah seseorang di tempat itu. Jessica dan Taeyeon saling pandang kemudian bersamaan menengok sumber suara.

Keduanya terhenyak mendapat Sehun sedang duduk bersandar di dinding dengan bau asap rokok yang menyengat disekitarnya

“Kau merokok? Disini?” Suara Taeyeon meninggi. Ia ingin sekali menerkam pria bermuka tembok dihadapannya ini. Ia tak mengerti mengapa orang-orang kaya begitu payah menyia-nyiakan harapan besar orangtuanya dengan cara cara seperti ini

Omaiohmai Sehan apa-apaan kau! Jangan merokok ! Kau ini masih muda tau. Harusnya kau menjaga kesehatanmu. Malah seperti ini!” tak tanggung tanggung Jessica mengambil sisa puntung rokok Sehun dari tangan pria itu lalu membuangnya dan si rokok berakhir dengan injakan sepatu Taeyeon. Jessica tak berhenti dan mulai merogoh saku seragam Sehun. Ia berhasil menemukan beberapa rokok dalam bungkus an.

“Ini aku sita…Anak berandal!” maki Jessica sembari menjitak kepala Sehun. Pria itu hanya pasrah mengelus kepalanya yang ngilu oleh jitakan Jessica

“Jangan melakukannya lagi. Ingat harapan orang tuamu!”

“Kau ini benar-benar seorang bastard. Tadinya kupikir kau hanya bermulut pedas, tapi lebih dari itu kau juga melakukan hal bodoh begitu-”

“Aissh cerewet. Jinnjja.menggangguku saja!” Sehun yang dari tadi pasrah dihakimi Taengsic-_- akhirnya melakukan aksi kesal .

“Apa katamu? Mengganggu? Jangan seperti ini Oh Sehun! Kami sedang membantumu sekarang. Tidakkah kau tau bagaimana perasaan orangtuamu jika tahu ternyata anaknya seperti ini ?” balas Taeyeon, Sehun tak peduli dan malah mulai beranjak.

Namun Jessica menahannya. Kedua

“Aku tidak tahu sejak kapan aku suka mencampuri urusan orang lain seperti ini. Tapi aku tidak suka melihatmu melakukan hal ini Sehan. Maksudku-Sehun! So, mulai hari ini aku akan mengawasimu!” ucap Jessica sembari menyeret Sehun menuju kelas. Sehun hanya bisa kembali pasrah

“Aissh gadis ini!!” batin Sehun kesal namun terus saja kepikiran dengan kalimat Jessica barusan

Sementara itu Kris dan Luhan akhirnya berhasil meminta pihak IT sekolah untuk menghapus thread – thread forum yang menyudutkan Yoona. Sementara Kai dan Yoona harus rela kembali ke kelas dengan tangan kosong oleh karena tidak ada celah untuk bisa masuk ke ruang monitoring CCTV

“Rupanya kau disini Oh Sehun. Kita sangat membutuhkanmu untuk masuk ke ruang monitoring tadi. Tapi ruangan itu sudah terkunci sekarang” seru Kai ketika baru memasuki kelas

“Besok kita kesana lagi. Kau ikut kan?” ujar Yoona lagi

“Ya!” jawab Sehun seadanya

“Aku akan bertemu Suzy siang ini. Semoga segera ada kejelasan!” Sergah Jessica

“Omo omo Sika!! Kau sudah berusaha keras jjagiya !” ujar Kris sok mendramatisir suasana membuat Jessica ingin sekali menonjoknya

“Stop It Kris!” geramnya.

“Semua thread sudah bersih. Aku hanya takut akan ada oknum yg membuat thread baru” Kali ini Luhan angkat bicara

“Akh, rumit sekali!” Yoona memijit keningnya pusing. Ia tak pernah sadar sebelumnya betapa sakit menjadi seorang yang terbulli. Pantas saja banyak orang yang pernah dibullinya memilih pindah sekolah.

“Perhatian semua!” Tiba-tiba Junho masuk ke kelas bersamaan dengan bunyi sirine masuk. Semua murid bersegera mengambil masing-masing posisi.

“Barang-barang kita sudah sampai. Kita sudah bisa menyiapkan boot camp kita sekarang. Ayo ikut!” Semua murid mengikuti Yunho memasuki gudang baru sekolah. Meskipun gudang baru, ruangan itu masih belum layak huni. Beberapa  alat pembangunan masih berserakan. Lantainya bernoda dan lain lain.

Akhirnya penghuni kelas khusus harus melakukan pekerjaan ekstra hari ini.

+++++++++
Akhirnya gudang baru itu disulap menjadi penginapan atau sebut saja kamp seadanya. Ada 2 gabus besar yang dibalut  tikar serta sprei untuk tempat tidur para gadis dan pria. Terdapat gorden yang membatasi keduanya.

Semoga saja mereka kerasan belajar dan mencapai nilai yang mungkin mustahil bagi ‘5 bastard’ di boot camp ini. Lagipula saem Yunho tahu apa yang harus dilakukannya.

“Baiklah selamat beristirahat murid-murid. Kalian punya waktu free dua jam kedepan. Jadi setidaknya pukul 7 malam nanti tak seorang pun yang ‘hilang’ dari ‘apartemen’ ini. Paham?” tegas Yunho mendapat persetujuan. Saat itulah ia berlalu dari ‘apartemen’ itu.

“Mau bagaimana lagi” Kai angkat tangan pasrah, Kris mendengus, Sehun mengangkat bahu pasrah juga, Luhan memijit pelipisnya frustasi. Ya, ia dan Taeyeon memang tak seharusnya disini. Tapi mengingat ini juga menyangkut masa depan saudaranya, iapun harus ikut andil.

Jessica hanya terdiam membisu memikirkan Krystal yang akan kesepian di rumah beberapa minggu ini. Keduanya memang tak pernah berpisah lebih dari 12 jam sih. Sedangkan Yoona tak begitu peduli dengan pengadaan boot camp ini. Bully terhadap dirinyalah yang banyak dipikirkan. Sementara itu ada Taeyeon yang benar-benar menyesal harus terpilih sebagai pendamping 5 bastard itu. Kenapa bukan yang lain saja?

“Suzy mengirim text” gumam Jessica setelah melihat notifikasi iPhone nya

[배수치]
Segera ke kawasan Garosugil. Di dekat restoran Jepang lalu kau akan melihat ada gedung singer coach. Kita bertemu disana yah…

“Cepat temui dia Jess!” Ujar Yoona setelah melihat isi pesan dari Suzy itu

“Tapi aku harus bagaimana? Ini tidak mudah tau! Haruskah aku bertanya langsung dengan ‘hei Suzy apa kau yang memotret Yoona dan Luhan? Lalu menyebarkannya?’ Iya gitu!!?” Respon Jessica mulai kesal

“Buatlah pertanyaan menjebak. Apa kau tidak paham?” Sergah Taeyeon sebal

“Aku bukan tipe orang yang pandai berkomunikasi!!!Apa yang harus kutanyakan coba?!” Ungkap Jessica semakin gerah

“Bercerita lah tentang masalah Yoona nanti. Lalu kau mungkin akan mendapatkan petunjuk dari jawabannya itu” jawab Luhan

“Emm!” Jessica manggut manggut bisa mencerna kalimat Luhan

“Yahh romantis sekali pasangan tunangan kita ini. Saling melengkapi. Lusica Jjang!” Celetuk Kai membuat Luhan dan Jessica saling pandang lalutmengernyit merasa konyol sekali

“Kai-ssi kau tidak bisa berkata seperti itu mengingat aku dan Jessica adalah pasangan yang sebenarnya. Luhan dan Jessica itu hanya dijodohkan saja. Cobalah memahami hal itu!” Sergah Kris sembari merangkul Jessica-nya

“Pasangan sebenarnya bagaimana?” Bisik Jessica emosi sambil mencubit lengan Kris yang melingkar di pundaknya

“Cih bukankah kau hanya memaksa Jessica, Kris??” Ungkap Taeyeon membuat semua orang agak terkejut dengan nada sarkastik gadis yang banyak diam itu

“maksudmu? Bagaimana kau bisa menyimpulkan seperti itu?” Ujar Kris

“Sudahlah, jika karena ingin membuatku cemburu sebaiknya hentikan Kris! Aku. Tidak. Akan. Cemburu. Percayalah! Lagipula–”

Taeyeonaa, camp nya keren juga!” Baekhyun yang tiba-tiba datang menukas omongan Taeyeon. Taeyeon tersenyum sekilas dengan kehadiran orang itu

“Nah lagipula hubunganku dan Baekhyun sudah banyak perkembangan. Tak perlu menyiksa Jessica untuk membuatku cemburu dan apapun itu yah! Karena. Itu. Tidak. Akan. Mengubah. A-pa-pun” Lanjut Taeyeon mengeja sembari menarik Baekhyun yang kebingungan itu pergi dari camp.

Kris terdiam lemas. Jessica terpaku mendengar pengakuan Taeyeon. Ia tidak tahu harus berlaku bagaimana pada Kris saat ini. Jadi ia hanya menarik Kris pergi

“Temani aku bertemu Suzy!” Ujar Jessica kaku.

Sehun dkk hanya bisa memandang kepergian ketiganya dengan menyisakan puluhan pertanyaan di benak mereka.

(((___BASTARD____)))

Kris begitu dingin kali ini. Menyetir dengan seribu kebisuan sehingga membuat Jessica merasa tak enak.

“Kris-”

“Aku minta maaf Jess” Kris menukas panggilan kaku dari Jessica

“Untuk?”

“Aku minta maaf telah membuatmu terbebani untuk melakukan suatu hal yang bahkan tidak ada gunanya juga ternyata!” Sesal Kris tetap memandang lurus ke jalan. Jessica menggigit bibirnya khawatir dengan psikis temperamental Kris.

“jadibenar yah kau memintaku demi Taeyeon? Yakkkk jika kau memang mencintai Taeyeon, sebaiknya lakukanlah hal yang benar!” Ujar Jessica

“Jess, aku memang menyayangi Taeyeon. Tapi dia telah bersikeras menolakku. Aku hanya tidak suka ia malah menjauhiku setelah kunyatakan perasaanku. Setidaknya kan ia tetap menerimaku sebagai sahabat. Tadinya, berpura-pura pacaran denganmu niatku adl untuk membuat ia sadar bahwa ia masih membutuhkanku. Tapi kurasa ia tak menganggapku siapa siapa lagi. Ini memang sia-sia” Jessica terhenyak setelah mendapatkan jawaban dari tujuan Kris melakukan hal konyol padanya.

“Kris, kurasa Taeyeon cemburu. Jelas sekali dari nada anehnya tadi. Kau pasti bisa mendapatkannya”

“Masa sih?” Ragu Kris

“Aku sangat yakin! Anyway perjanjian kita bisa berakhir kan?” Ujar Jessica sambil membuat aegyo

“Justru belum. Jika kau yakin Taeyeon bisa kudapatkan, kau harusnya tetap menjadi alat bagiku Sika. Bertahanlah sebentar saja dari ‘siksaanku’. Ingat rekaman itu kan? Ingat  adikmu Krissan kan?”

“Krystal Kris!!! And stop call me Sika. It’s disgusting you know!”

“Setidaknya aku ingin memiliki panggilan berbeda kepada pacarku!” Ujar Kris membuat Jessica reflek menaboknya

“Jangan mulai!” Teriak Jessica kesal mengiringi tabokannya pada punggung Kris

“Aww!!”

(((___BASTARD____)))

Jessica turun dari mobil Kris didepan bangunan yang di atapnya tercetak tulisan ‘SINGER COACH CLUB’ dari tembok. Suzy sudah tiba 5 menit sebelumnya sehingga ia sudah duduk di muka gedung menanti Jessica

“Annyeonghaseyo!” Sapa Jessica mendapatkan balasan membungkuk dari Suzy. Lalu gadis itu menuntun Jessica.memasuki gedung

“Diantar Luhan?” Singgung Suzy berniat bercanda

“Bukan. Itu temanku Kris. Luhan sedang sibuk mengklirkan permasalahannya dengan Yoona” ucap Jessica mulai memancing pembicaraan

“Permasalahan apa yang terjadi dengan Yoona?”

“Banyak yang salah paham dengan kejadian foto dengan Luhan itu loh. Kau tahu kan?” Jessica menatap mata Suzy mencari petunjuk yang mungkin bisa dibacanya disana

“Memangnya foto itu rekayasa?” Suzy mengernyitkan dahi bingung. Jessica pikir Suzy bukanlah orang yang mengambil gambar itu.

“Rekayasa bukan juga sih. Hanya saja ada kesalah pahaman pengambilan gambar. Sebenarnya ia dan Luhan tidak berciuman. Mereka saling bertubrukan dan dipotret seolah mereka berciuman. Seperti itu. Kasihan Yoona agak terguncang melihat komentar negatif yg ditujukan padanya!”

“Oh jadi ada kesalahan pada pengambilan gambar? Aku agak merasa bersalah pada Yoona telah menghinanya tadi nih. Tapi yah setimpallah dengan ejekannya padaku dulu” ungkal Suzy dan berhenti di ruangan berupa aula yang memiliki panggung serta baris penonton.

Suzy bukan orangnya. Begitu Jessica menyimpulkan.

Akhirnya Jessica terpaksa mengikuti latihan bernyanyi bersama Suzy dan beberapa orang lainnya. Tadinya Jessica pikir ini akan membosankan. Tapi ia salah, ia kini merasa telah jatuh cinta dengan dunia tarik suara ini.

“Kau lumaya juga Jess. Sekarang giliranmu bernyanyi di panggung!” Ujar Suzy setelah latihan usai

“Maksudnya apa?”

“Kau harus naik ke panggung menunjukkan hasil latihan hari ini. Agar pelatih yg lebih pro bisa memberikanmu arahan!”

Jessica kontan membulatkan mata sempurna. Ia adalah gadis.kikuk yang tak bernyali besar untuk tampil didepan banyak.orang begini

“Aku tau kau bisa!” Suzy meyakinkan maka.Jessica pun naik ke panggung.

Ditatapnya standing mic dihadapannya, pandangannya.meyapu seluruh ruangan. Dua Seseorang selurus dihadapannya memberikan senyuman. Suzy.

Jessi memejamkan mata saat mulai menyentuh leher mic. Rupanya seorang pria sedang menatapnya intens disana. Sehun. Pria itu dihubungi Kris satu jam sebelumnya untuk menjemput Jessica karena ia tak bisa menunggui Jessica akibat halmoninya dilarikan ke Rumah sakit. Tadinya Kris ingin meminta Luhan, namun ia merasa Luhan sebaiknya menemani Yoona saja.

Jadilah Sehun yang datang. Ia baru saja sampai beberapa menit yang lalu dan kini melihat seorang Jessica mulai bernyanyi ALMOST diiringi seorang pianis.

bibir Sehun kaku mendengar betapa indah suara milik Jessica itu. Tidak terlupakan mimiknya yang tampak begitu meresapi setiap liirk yg ia alunkan. Ia menghayati lagu itu. Dan itu membuat semuanya sempurna.

Sehun jadi bertanya-tanya, beginikah suara malaikat itu?

to.be.continued.

[Teaser for next chapter]

“Cantik. Aku mengakui cantik. Ya suaramu cantik”

“Setelah Taeyeon mengapa halmoni juga?”

“Jessica, tinggallah lebih lama”

“Aku menyukai adikmu, sunbae!”

“Kris aku membutuhkanmu. itu benar!”

“Mengapa kau lakukan ini padaku, Hyeri?”

“Ini demi Sehun!”

“Aku memang membenci Luhan!”

“Kalau itu membuatmu jauh lebih baik terhadapku, aku merelakan Jessica untukmu!”

“Aku tidak akan pernah memiliki cinta. Jauhi saja aku”

Teng de deng. Cerita absurd, teaser ga kalah absurd.

Ohya Akhir2 ini memang lebih banyak dialog disetiap tulisanku yah. Narasi monolognya dikiiiit banget. Jadi kesannya ngebut. Berharap kalian tetap nyaman bacanya yah.

See.you.next.chapter.

Write.down.your.comment.

 

29 thoughts on “[FREELANCE] BASTARD (6)

  1. Yeyeye akhirnya dilanjut!!! Udah kangen banget sama ini fanfic hehe
    Ceritanya almost bikin penasaran thor,, aku slalu bingung nge prediksiin Jessica bakal sama siapa nanti😀 (berharap HUNSICA)
    Ditunggu ya thor next chap nya,,, semoga makin ribet dan makin keren deh konfliknya,, fighting!!!

  2. Wahhh keren bgt, yuhu tambah seru thor.
    Ampun deh Kris ngeselin cuma pngen buat Taeng cemburu aja sampe ngorbanin Jess wkwk.
    Gasabar pengen baca next chap, ditunggu thor😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s