promise [end]

promisee

title : promise

author : veronicacen18

cast : jessicajung, kim myungsoo, park minyoung

genre : love story

length : chapter

raiting : T

~~~~~~~

“aku mencintai myungsoo”

 

Jessica menghela nafas. Ingin sekali ia mengatakan hal itu tapi entahlah, bibirnya serasa tertutup rapat

“jess, kenapa kau semakin suka melamun ketika aku berbicara padamu. Menyebalkan!” ucap minyoung membuat jessica tersadar dari lamunannya

“maafkan aku minyoung-ah”

“tidak apa, ayo jawab pertayaanku jess”

“aku.. ak..aku tidak mencintai myungsoo, kurasa kau tahu sendiri itu dari awal tidak ada namanya cinta untuk myungsoo dan sampai sekarang tidak berubah”

“benarkah?”

“emm..”ucap jessica sambil mengangguk berusaha meyakinkan minyoung

“terima kasih, lagi pula dia akan menjadi calon suamiku, bagaimanapun juga saat ini status myungsoo adalah tunanganku. Kau jangan pernah jatuh cinta dengannya jess! Atau aku akan marah besar padamu karna kau telah merebut tunanganku” jessica terkekeh walaupun hatinya sangat sakit

“tentu saja tidak. Tidak mungkin aku merebut tunanganmu, minyoung-ah”

“terimakasih, oh iya, bagaimana jess? Apakah kau sudah me-dessign baju pernikahanku?”

“sudah 45%, kau tenang saja akan segera selesai”

“baguslah, ingat! Harus baju impianmu”

“iya, park minyoung, kau bawel sekali”

“baiklah, ayo kembali kepesta, tunanganku sudah menunggu”

“kau duluan dulu, aku mau ke toilet sebentar”

“baiklah, jangan lama-lama, jess”

Jessica hanya tersenyum sambil melihat minyoung keluar dari kamar. Jessica menghela nafas, ia duduk di kursi meja rias. Sesekali ia menepuk dadanya. Mengapa sangat sakit? Ayolah jess, saat ini myungsoo sudah menjadi tunangan sahabatmu. Jessica segera menghapus air matanya yang mulai menerobos untuk keluar lalu dengan cepat ia kembali ke pesta pertunangan minyoung

Myungsoo terus saja memperhatikan jessica. gadis itu terlihat murung. Apakah karna dirinya? Ya Tuhan, tolong jangan kau buat jessica-ku seperti itu, buat dia bahagia. Myungsoo segera bergegas untuk berjalan menuju arah jessica tapi tiba-tiba sebuah tangan langsung menyusup mengandengnya

“oppa, kau mau kemana?”Tanya minyoung manja. Myungsoo menghela nafasnya, dengan pelan ia menyingkirkan tangan minyoung

“aku tidak nyaman jika kau mengandengku seperti itu”

“baiklah, mianhae oppa”

“dan, jangan panggil aku oppa”

“kenapa? Bukankah kita sudah tunangan seharusnya kau senang dipanggil oppa”

“sayangnya sama sekali tidak, park minyoung, permisi”ucap myungsoo langsung menghampiri jessica

“hai jess”

“eoh? Myungsoo! Mengapa kau disini? Mana minyoung? Kau seharusnya bersamanya”ucap jessica

“minyoung sedang menyapa tamu lain” ucap myungsoo bohong, ia bahkan tidak tahu apa yang dilakukan gadis itu

“lalu? Apa yang kau lakukan? Kau seharusnya menemaninya”

“aku hanya ingin bersamamu bukan yang lain”ucap myungsoo membuat jessica terdiam, jantungnya berdebar sangat cepat

“sayangnya eonni-ku tidak mau dengan pria yang sudah memiliki tunangan”ucap krystal memecah keheningan myungsic

“benarkan eonni?”

“ah, iya. Kau benar, kys.Aku tidak mau dengan pria yang sudah memiliki tunangan, jadi sana urusi tunanganmu kim myungsoo”

“sebentar, dia..”

“oh, perkenalkan, aku krystal jung, adik jessica jung”

~~~~~

 

Jessica menghela nafas, ia kembali melanjutkan mendessign baju pernikahan minyoung yang sebentar lagi akan siap. Jessica mengelus gambar yang ia buat

“baju ini seharusnya aku pakai ketika aku menikah nanti bukan dipakai minyoung nanti”ucap jessica lirih tiba-tiba pintu ruangannya terbuka membuat jessica terkejut

“min..minyoung”

“hai jess, uh maaf aku tidak mengetuk pintu terlebih dahulu, tanganku penuh dengan belanjaan jadi aku tidak bisa mengetuk” jessica hanya mengangguk

“oh, kau harus lihat ini. Aku membelikanmu sepatu”ucap minyoung jessica hanya tersenyum lalu berjalan mendekati minyoung yang sibuk mencari belanjaannya

“lihatlah, kau suka?”Tanya minyoung sambil mengeluarkan sepasang sepatu

“cantik sekali”ucap jessica melihat heels yang berwarna cream dipenuhi manik-manik yang membuat sepatu itu berkesan elegan

“ini lebih cocok untuk sepatu pernikahanmu minyoung”ucap jessica

“ani, ini sepatu untukmu, kau harus pakai itu ketika pernikahanku nanti”

“t-tapi..”

“tidak ada tapi-tapi”ucap minyoung dan jessica hanya mengangguk

Myungsoo mengerang pasrah. Ia baru saja membujuk orang tuanya agar pernikahannya dengan minyoung dibatalkan tapi orang tuanya bersikeras tidak mau membatalkannya.

“mianhae jess” ucap myungsoo pelan. Tiba-tiba ponselnya berbunyi membuat myungsoo langsung mengangkatnya

“ada apa?”

“apa? Cincin?”

“baiklah”

Myungsoo segera bergegas menuju toko perhiasan. Minyoung baru saja mengatakan hari ini mereka akan memilih cincin pernikahan. Myungsoo berjalan lunglai menuju toko perhiasan itu. Myungsoo terperanjat ketika melihat jessica sedang melihat-lihat cincin

“untuk apa dia kesini”ucap myungsoo mengerutkan dahinya

“myungsoo”teriak minyoung. Myungsoo hanya tersenyum lalu berjalan mendekati minyoung dan jessica. jessica hanya tersenyum canggung ketika melihat myungsoo begitu pula sebaliknya. Mereka lalu berkeliling melihat cincin. Jessica menghentikan langkahnya ketika melihat sebuah cincin. Bermata berukuran sedang tapi ia tampak begitu indah

“ini sangat cantik”myungsoo dan minyoung segera mendekat kearah jessica

“iya, kau benar. Ini sangat cantik jess”ucap myungsoo

“tapi aku tidak suka model itu”ucap minyoung

“minyoung, tapi cincin ini cantik”ucap myungsoo. Minyoung hanya tersenyum lalu menyuruh pegawai untuk mengemas cincin itu karna mreka akan membeli cincinya. Minyoung mengajak jessica dan myungsoo untuk berjalan-jalan di taman sambil menikmati udara sore tapi baru sebentar saja minyoung pamit pergi karna ada urusan mendadak dan ia meninggalkan jessica. jessica dan myungsoo mendadak canggung. Bingung harus mengatakan apa

“aku tidak menyangka kau akan menikah sebentar lagi” jessica mulai membuka mulut. Myungsoo hanya mengangguk

“bolehkah aku bertanya?”Tanya myungsoo. Jessica menghentikan langkahnya lalu menatap myungsoo

“tentu saja “myungsoo menghadap kearah jessica

“apakah kau mencintaiku?”Tanya myungsoo membuat jessica terdiam. Ia tidak tahu harus menjawab apa

“jujur padaku jess” jessica menghela nafasnya lalu menatap myungsoo

“nde, aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu. Aku benar-benar mencintaimu. Tidak mendengar suaramu membuatku susah bernafas. Karna aku benar-benar mencintaimu tapi aku sadar bahwa aku harus melupakanmu. Kau sekarang tunangan sahabatku bahkan kau calon suaminya. Kau tahu betapa hancurnya aku melihat kalian berdua tunangan dan minyoung meminta ku untuk merancang baju pernikahan kalian dengan baju impianku. Aku hancur. Aku benar-benar hancur. Aku tidak menyangka semua akan seperti ini”ucap jessica sambil menangis. Myungsoo menarik jessica kedalam pelukannya sambil berusaha menenangkan jessica

“jangan menangis lagi”ucap myungsoo sambil mempererat pelukannya

“aku juga sangat mencintaimu jess”

~promise

Sudah lama jessica dan myungsoo tidak bertemu sejak kejadian di taman itu. Keduanya sama-sama sibuk. Jessica sibuk menghadapi ujiannya sambil menyelesaikan baju minyoung yang tinggal 5% persiapan lagi. Semua terjadi begitu cepat. tidak terasa bahwa mereka hampir tidak bertemu selama 2 bulan. Sedangkan myungsoo, ia sedang sibuk mengurusi perusahaannya yang baru saja membuka cabang baru di china. Bahkan ia lupa bahwa pernikahannya tinggal 1 bulan lagi. Tapi ia sama sekali tidak memperdulikannya. Baginya pernikahan itu sama sekali tidak penting lagi jika menikah dengan gadis yang tidak dicintai. Jessica menatap baju pernikahan minyoung yang sudah jadi. Dengan perlahan jessica mengambil baju pernikahan itu dan mencobanya. Setelah itu jessica mencoba lagi mini dress-masih tetap gaun pernikahan- .

Screenshot_2015-12-12-14-37-57

Screenshot_2015-12-12-14-41-22

“apa yang kau lakukan jess? Kedua baju ini yang akan minyoung pakai, mengapa kau yang mencobanya terlebih dahulu? Sungguh tidak sopan”ucap jessica memarahi dirinya sendiri.

Waktu berlalu begitu cepat. bahkan besok merupakan hari pernikahan minyoung dan myungsoo. Semua terlihat sangat sibuk. Begitu juga jessica. hari ini ia menginap dirumah minyoung. Mungkin ini terakhir kalinya mereka bisa menginap tidur sekamar. Jika sudah menikah tidak mungkin mereka akan sekamar lagi. Jessica terus menatap gaun pernikahan yang ia buat. Keduanya adalah baju impian jessica.

“jess, jujur padaku apakah kau mencintai myungsoo?”

“minyoung, mengapa kau terus membahasnya? Besok adalah hari istimewamu, tidak seharusnya kau menanyakan itu. Sekarang tidurlah”

“jess..”

“sudah, tidurlah. Kau harus tampak cantik besok. Dan ingat usahakan besok ketika kau melempar bunga harus kearahku, biar aku bisa menyusulmu lebih cepat”ucap jessica lalu keduanya tertawa meskipun tidak ada yang lucu

~~~~~

Jessica sedikit bingung. Mengapa ketika ia sampai digedung pernikahan minyoung untuk membantu minyoung malah ia yang dipaksa untuk berdandan. Bukankah seharusnya yang berdandan itu minyoung? Bukan dirinya. Meskipun begitu jessica hanya diam dan mengikuti ucapan minyoung. Ia sedang didandani oleh beberapa peñata rias. Setelah itu jessica sibuk mencari minyoung, dimana gadis itu sedari tadi ia tidak terlihat. Alhasil, jessica hanya duduk menatap dirinya dikaca sambil menunggu minyoung

“oh jess, kau sangat cantik”ucap minyoung mengejutkan jessica

“kau dari mana saja? Kau harus memakai gaun pengatinmu”ucap jessica

“bagaimana jika kau coba terlebih dahulu, aku ingin lihat ketika kau memakainya”

“kau gila? Aku tidak mau!”

“kumohon. Aku hanya ingin melihatnya sebentar saja ketika gaun itu melekat dibadanmu”ucap minyoung dan akhirnya jessica menyerah ia segera mengganti baju dengan gaun pernikahan dan minyoung tersenyum senang. Jessica keluar ketika ia telah memakai gaun pernikahannya. Ia terlihat berbeda dan sangat cantik. Minyoung segera mengambil sepatu yang waktu itu ia beli untuk jessica lalu ia meminta jessica memakainya

“kau benar-benar cantik jess” ucap minyoung ketika melihat semua perlengkapan pernikahan melekat di tubuh jessica

“sudah? Aku ingin ganti baju”ucap jessica

“ANDWE!! “ucap minyoung lalu segera menarik tangan jessica menuju ruangan mempelai pria setelah itu minyoung memaksa jessica masuk dan ia langsung kabur meninggalkan myungsic diruangan itu

“jess..”

“kau jangan salah paham, ini semua permintaan minyoung, ia ingin aku mencoba terlebih dahulu baru ia akan memakai gaun ini” ucap jessica terputus karna myungsoo langsung mengecup bibirnya membuat jessica terkejut. Dengan segera ia mendorong bahu myungsoo tapi myungsoo mencegah jessica melakukan hal itu. Ia semakin memperdalam ciumannya membuat jessica terlarut dalam ciuman itu. Setelah itu myungsoo melepaskan bibirnya

“kau sangat cantik”ucap myungsoo

“terima kasih, aku harus kembali dulu. Aku harus memaksa minyoung untuk memakai gaun ini”ucap jessica lalu berjalan pergi keruangan tadi.ia memegang dadanya. Berdegup sangat cepat. apa yang abru saja kau lakukan tadi jess?! Itu tidak pantas! Jessica mengingatkan dirinya lalu ia tersadar bahwa ia harus mencari minyoung tapi gadis itu benar-benar susah sekali di temukan dan jessica tidak tahu bahwa acara telah dimulai. Jessica tertegun melihat minyoung sedang berada dipanggung jauh dari posisinya saat ini. Lampu menyoroti jessica, seorang gadis kecil memberikan jessica bunga-bunga yang biasa dipegang oleh calon pengantin wanita- mau tidak mau jessica mengambil bunga tersebut meskipun ia masih sangat bingung. Appa jessica berjalan mendekati jessica, ia memberi kode agar putrinya menggandeng ayahnya. Jessica hanya menurut

“appa, ada apa ini?”Tanya jessica sambil berbisik

“kau akan tahu nak”ucap appa jessica sambil terus berjalan menuju altar. Otak jessica mulai berfikir keras ada apa ini sebenarnya. Jessica melihat wajah terkejut dari myungsoo sepertinya hanya mereka berdua yang tidak tahu apa-apa. Appa jessica menyerahkan tangan jessica kepada myungsoo yang langsung disambut oleh myungsoo, tapi jessica segera melepaskan tangannya

“tunggu sebentar! Terjadi kesalahan disini”ucap jessica. semua tamu menatap jessica. minyoung segera turun dari panggung ia berjalan menuju arah jessica

“tidak-tidak, sama sekali tidak ada kesalahan. Diundangan telah tertera nama Kim Myungsoo dan jessica jung”ucap minyoung. Jessica dan minyoung langsung membesarkan mata. Mereka benar-benar tidak tahu apa-apa

“berbahagialah jess, aku sengaja melakukan ini semua untukmu. Aku tahu kau mencintai myungsoo begitu pula sebaliknya. Aku sengaja meminta tunangan agar aku bisa melihat lebih jelas perasaanmu dan aku berhasil. Jangan pikiran aku, karna dari awal aku sama sekali tidak mencintai myungsoo”ucap minyoung membuat jessica mulai terisak terharu

“tapi, bagaimana dengan appa dan yang lainnya?”Tanya jessica menahan air matanya

“mereka semua sudah setuju dan sangat mendukung kalian jess. Ingat, kalian harus bahagia”ucap minyoung lalu memeluk jessica yang langsung disambut oleh air mata jessica. minyoung melepaskan pelukan jessica lalu ia meraih tangan mungil jessica diserahkannya kepada myungsoo

“terima kasih minyoung”ucap myungsoo sambil tersenyum.

“kim myungsoo apakah kau berjanji akan menjaga jessica jung dan terus hidup bersamanya dalam keadaan sehat maupun sakit, kaya maupun miskin? “ucap pendeta. Myungsoo menatap jessica

“saya berjanji akan menjaga jessica dalam keadaan sehat maupun sakit, kaya maupun miskin”ucap myungsoo sambil tersenyum menatap jessica

“jessica jung, apakah kau berjanji akan menjaga kim myungsoo dan terus hidup bersamanya dalam keadaan sehat maupun sakit, kaya maupun miskin?”

“saya berjanji akan menjaga kim myungsoo dalam keadaan sehat maupun sakit, kaya maupun miskin ”

“maka dengan begitu kalian telah sah menikah dihadapan agama. Mempelai pria boleh mencium mempelai wanita ”

Myungsoo melangkahkan kakinya lalu segera memeluk jessica dan mencium jessica. mereka sangat bahagia, ditambah sebuah cincin indah melingkar di jari manis mereka. myungsoo melepaskan ciumannya ketika mendengar riuh tepuk tangan dari tamu. Myungsoo menatap jessica

“aku berjanji”

 

 

 

 

 

dan akan terus berjanji untuk bersamamu “

 

 

 

 

 

END

 

 

EPILOG

 

Minyoung memarkirkan mobilnya didepan Jung Crop. Ia tahu bahwa orang tuanya, orang tua jessica dan orang tua myungsoo sedang berada disana sedang membicarakan bisnis. Dengan cepat minyoung menuju ruangan orang tua jessica. setelah mengetuk pintu minyoung melangkahkan kakinya masuk

“minyoung?”

“annyeonghaseo “sapa minyoung

“ada apa kau kemari nak? “

“ada yang ingin aku bicarakan disini, appa, omma, ajhussi dan ajhumma”

“apa itu?”

“tentang myungsoo dan jessica”ucap minyoung membuat orangtua jessica dan orang tua minyoung saling menatap bingung

“ada apa dengan mereka berdua?”appa jessica bertanya

“aku ingin membatalkan pernikahanku”

“wae?!”

“karna jessica dan myungsoo saling mencintai. Sedangkan aku sama sekali tidak mencintai myungsoo. Saya rasa tentu saja ajhumma dan ajhussi ingin melihat myungsoo bahagia begitu juga ajhussi dan ajjhuma pasti ingin melihat jessica bahagia. Yang perlu ajhumma dan ajhussi ketahui adalah myungsoo dan jessica saling mencintai. Dan appa, omma aku tidak ingin menjadi penghalang mereka karna perjodohan ini. Kalian adalah orang tua dari kami semua. Aku yakin kalian mengerti maksud dari ucapanku”ucap minyoung berusaha meyakinkan mereka

“kami terserah kalian saja”ucap appa minyoung, minyoung tersenyum berarti appanya setuju jika perjodohan ini batal

“bagaimana ajhumma? Ajhussi?;

“baiklah, bagaimana jika kita buat jessica dan myungsoo menikah?”

“ide bagus ajhussi, aku juga telah menyusun rencana”

“rencana apa?”Tanya appa myungsoo

“diundangan yang akan disebarkan nanti kita tulis kim myungsoo dan jessica jung lalu aku akan mengurus temanku dan teman myungsoo agar mereka tidak mengatakan apapun tentang pernikahan. Lalu ajhuma dan ajhussi juga jangan kasih myungsoo maupun jessica lihat undangannya, bairkan mereka tetap berfikir bahwa yang akan menikah adalah aku dan myungsoo. Aku juga telah memaksa jessica membuat gaun pernikahan dengan baju impiannya dan ini aku telah membeli sepatu untuk pernikahannya nanti”

“wah, itu ide bagus”ucap omma myungsoo 

“kita semua sudah sepakat ya?”Tanya minyoung

“ndeucap mereka semua kompak

“baiklah, aku permisi dulu, aku ingin memberikan jessica sepatu pernikahannya”

“jangan memberi tahu jessica kebenarannya”ucap omma jessica

“tentu saja, rencana kita akan berhasil tinggal tunggu hari H saja”

“annyeong”ucap minyoung pamit

 

 

 

 

 

 

 

 

Haiii~~~

Gimana? Maaf ya kalau endingnya gak kayak yang kalian pengen, soalnya author buat ini ditengah ujian semester

Maaf banget

Tapi semoga kalian tetap suka yaa

Dan jangan lupa like dan comment yaa

Thankyou guys

Iloveyou but I love jessica more, wkwkwkkw

12 thoughts on “promise [end]

  1. Uwaahhh, akhirnya end. Suka thor, endingnya myungsic. idenya udah sedikit ketebak sih, tapi feelnya dapat kok. Sedihnya jessica juga terasa(?) Wkwkwk. Minyoungnya usil dan untung juga para ortu mengerti dan setuju ttg hub myungsic. Dan akhirnya happy ending. Buat ff lagi ya thor, kalo bisa pairingnya vsica (btsica). Gomawo author. Keep writing!!

  2. Wah happy ending😀
    Walaupin awalnya Minyoung emang ngeselin manas” in Jess mulu tapi dia punya maksud baik, bener” baik deh Minyoung nya. Wah..wah ga bisa bayangin tuh gimana bingungnya Jess ama Myung pas tiba” mereka sama” berdiri di altar wkwk😀
    Ceritanya bener” keren thor, ditunggu karya lainnya thor ^^

  3. hyaa awalnya aku pkir minyoung bkal nikah bneran sama myungsoo..ckckck nggak terduga bgt ending nya….
    eon bleh mnta sequel nggak???boleh aja ya???
    keep writing eon

  4. Akhirnya dilanjut lagi, maaf ka baru komen di part akhir-_- Ff nya happy ending^^ Yg ini keren bangeg, sequel nya dong ka😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s