[Freelance] Bastard (Chapter 7)

bastard

TITLE                 :Bastard [Chapter 7]
AUTHOR            :Surprisica

MAIN CAST       :Jessica Jung

OTHER CAST  :

  • Kris Wu
  • Oh Sehun (EXO)
  • Lu Han
  • Kai Kim (EXO)
  • ImYoona (Soshi)
  • Kim Taeyeon (Soshi)
  • Jung Yunho
  • Krystal (fx)
  • Lee Hyeri (girls day)
  • Byun Baekhyun (EXO)

 

GENRE              :Schoollife, Romance, Friendship

LENGTH           : Chaptered

POSTER DESIGNER      : http:/jungleelovely.wordpress.com

DISCLAIMER    :cerita buatan sayaini hanyalah fiktif belaka, tidak ada hubungannya dengan kisah nyata para tokoh yang merupakan beberapa publik figur. Saya hanya sekedar meminjam nama dan karakter fisik mereka.

^Watch out of typos^

 

Bibir Sehun kaku mendengar betapa indah suara milik Jessica itu. Tidak terlupakan mimiknya yang tampak begitu meresapi setiap liirk yg ia alunkan. Ia menghayati lagu itu. Dan itu membuat semuanya sempurna.

Itu membuatnya jadi bertanya-tanya,

Beginikah suara malaikat itu?

Ia masih mematung menatap Jessica turun dari panggung, pria itu merasakan sesuatu yang aneh mengalir di tubuhnya, seperti ada aliran listrik yang menyetrum tiap urat nadi dan mencengkeram kuat jantungnya.

Sehun tak tahu perasaan apa ini. Cinta? Oh, ia masih tak ingin terlalu cepat menyimpulkan seperti itu.

 

“Kenapa kau disini?” Jessica membuyarkan semua rasa aneh yang merayapi Sehun beberapa detik yang lalu. Pria itu malah semakin menjadi gugup dihadapan gadis ini

 

“Hffft menyebalkan!” Kesal karena tak dijawab, Jessica pun memilih meninggalkan Sehun begitu saja.

 

Sehun yang telah berhasil menetralisir rasa gugupnya bersegera mengejar Jessica

 

“Kau mau tau kenapa aku disini?” Sehun membuka suara akhirnya

 

Jessica mengehentikan langkah, kedua tangannya dilipat didepan dada sembari meniup poninya kesal pertanda ia memang perlu tau.

 

“Silakan tanyakan pada Kris saja!” Lanjut Sehun membuat Jessica akhirnya harus benar-benar meninju lengan Sehun dengan kuat. Ia tak tahu mengapa di kelasnya hanya Luhan yang dapat dikategorikan sebagai orang waras yah

 

“Kau pikir aku punya waktu untuk itu? Jangan memancing emosiku!!!!” Teriak Jessica nyaring menghiraukan ringisan keras Sehun yang sedang kesakitan karenanya.

 

“Kenapa kau selalu melakukan ini padaku. Menjambak, menendang, sekarang meninju! Jadi atlit karate saja kau sana! Gadis berandal!!!” ucap Sehun pelan namun langsung menyelekit bagi Jessica

 

“Yak Oh Sehan–” teriak Jessica tak terima dengan perkataan pria di depannya

 

“Sehun…” koreksi Sehun tegas

 

“Whatever… sekali lagi aku ingatkan padamu yah, aku adalah seniormu. Berlakulah lebih sopan dan jangan sering memancing emosiku” peringat Jessica tajam. Sehun malah menarik secuil pakaian Jessica sebagai bentuk penyeretan.

 

“Palli! Sebentar lagi opening boot camp kelas gilamu akan dimulai! Aku malas jadi korban Yunho”

 

Tidak ada lagi pilihan lain Jessica selain menumpangi mobil Sehun itu. Apalagi mengetahui Kris yang harus bertanggung jawab tentang ini sedang ada urusan keluarga.

 

“Hei kau sudah punya lisensi kan?” Tegur Jessica dingin pada Sehun yang mulai melajukan mobilnya. Sehun hanya memutar mata dengan pertanyaan konyol macam Jessica itu

 

“Ngomong-ngomong cantik sekali tadi” ucap Sehun membuat Jessica seketika menoleh padanya dengan tatapan ngeri. Sepertinya Sehun belum meminum obat penenang anggapan Jessica

 

“heol..Aku sedang tidak ada uang hari ini untuk mentraktirmu! Tidak usah mencoba terlalu keras memberiku pujian. Aku tak akan tersanjung mengingat itu sudah menjadi fakta yang tak terelakkan lagi.” Jessica mulai membanggakan dirinya sendiri, Sehun bahkan tak mendengar ucapan gadis itu, matanya menerawang pada peristiwa saat Jessica bernyanyi

 

“Cantik. Aku mengakui cantik. Ya suaramu cantik” gumam Sehun tanpa memandang lawan bicaranya yang kini menatapnya penuh selidik karena sangsi pada jawaban pria itu, namun seolah setuju, wajah tegas gadis itu berubah melunak.

 

“Yah aku sendiri tidak tahu kapan terakhir aku merasa bebas, bahagia. Sebelum hari ini datang” lirih Jessica membuat Sehun agak mengerutkan dahi tak menyangka Jessica adalah jenis manusia seperti itu. Tidak pernah bahagia lagi sebelum ini. Benarkah?

 

Ingin Sehun rasanya mendengar semuakeluh  kesah Jessica, namun ia tak yakin Jessica akan bercerita. Lagipula, Sehun rasa ia memang tidak usah tahu, kan?

Akhirnya hanya ada suara mesin mobil yang mengantar mereka hingga kembali ke sekolah.

)()()()()()(

Baru masuk ke gudang yang menjadi ruang menginap anggota kelas khusus, Sehun dan Jessica sudah mendapati pemandangan proses belajar terjadi disana. Kai melakukan sempoa tangan, Luhan menciret-coret bukunya, Yoona membaca bukunya, dan Taeyeon tampak menghapalkan beberapa materi

 

“Apa yang terjadi disini?” Tanya Sehun sambil menepuk lengan Kai yang tumben sekali mau belajar begitu

 

“Tadi Yunho datang dan meminta kami segera menghafal tiga bab materi ini! Kuis akan segera dimulai 30 menit lagi. Dan jika kuis gagal, kita akan dihukum”

 

“Apa dia sudah gila? 30 menit tiga bab? Cih guru apa?” Maki Sehun pelan sembari menyingkir dari “apartemen” itu.

 

Jessica menarik napas kesalnya sembari merebahkan diri di matras tidurnya—berharap satu rasa bahagia akan hinggap didadanya. Bebannya sudah terlalu banyak.

 

“Apa ada yang menyuruhmu tidur?” Tanya Taeyeon yang risih melihat Jessica bersantai begitu

 

Jessica tak peduli dengan kata-kata Taeyeon, ia lebih tertarik membaca pesan teks dari Krystal yang baru saja masuk ke iphone nya

 

“Yoona, ohya kau harus tahu, Suzy bukan orang yang menyebar gosip murahan itu” ucap Jessica sembari membaca pesan Krystal

 

Unni, belajar yang serius yah. Jangan lupa cepat pulang. Aku tidak tahan harus bertigaan dengan omma appa

 

Jessica tersenyum kecut dengan kalimat terakhir pesan Krystal. Miris baginya mengingat betapa buruk.hubungannya dengan ibu dan ayahnya. Tidak Jessica ataupun Krystal, mereka menganggap sudah tidak ada cinta untuk kedua orangtuanya pasca mereka tahu profesi orangtuanya. Menyedihkan bagi Jessica.

 

“Kita ke rumah Kris sekarang!” Ujar Yunho yang masuk ke dorm secara tiba-tiba

 

“Untuk apa?” Taeyeon sinis

 

“Bagaimana dengan ujiannya?” Timpal Kai

 

“Kuis dibatalkan. Nenek Kris meninggal” Jelas Yunho membuat Jessica yg tadinya lebih tertarik membalas pesan Krystal daripada pembicaraan Yunho pun mulai bergeming. Tanpa buang-buang waktu lagi, Jessica cs un melaju ke kediaman Kris.

 

Sepanjang jalan, Taeyeon diam menggigit jari, menyenderkan lehernya yang semakin berat karena beban yang semakin melilit layaknya benang kusut. Ia tidak tahu mengapa ada rasa bersalah pada Kris Wu, jika ia berpikir lagi ia rasa ini karena gadis itu tahu bahwa Kris dan neneknya sangatlah dekat, bahkan nenek Kris sempat meminta kepada Taeyeon agar menemani Kris selalu.

Selalu…

Yah…

Tapi Taeyeon ingkar. Untuk satu masalah yang terhitung sepeleh, ia jadi membalikkan langkahnya dari Kris, berlari kencang, dan bahkan membangun tembok kokoh untuk membatasi dirinya dari pria itu.

 

Penyesalan Taeyeon memang datang terlambat. Ini sangat terlambat bahkan. Sampai-samapi air mata pun tak bisa mengalir menyaksikan Kris begitu lesu dengan pakaian serba hitamnya memeluk foto nenek yang dicintainya disana

 

Disana ia sudah bersama Baekhyun.

 

Taeyeon teringat masa-masa keemasan persahabatan mereka bertiga dulu. Sekarang semuanya benar-benar berbeda. Hanya akan ada Baekhyun dan Taeyeon atau Baekhyun dan Kris.

Miris.

 

Kris menyadari kedatangan pasukan kelas khusus, tak sengaja kemudian ia bertemu pandang dengan Taeyeon. Seketika keduanya seolah bertelepati

 

Maaf tak mendengar amanat halmoni.

 

Setelah kau Taeyeon, mengapa halmoni juga ikut meninggalkan ku?

 

Kris dengan wajah kusut, mata sembab, dan pikiran kacau berusaha bangkit dan memberi bungkukan pada Yunho dan yang lainnya sebagaimana keluarga duka lakukan pada tamunya.

 

“Wu yifan, Semua memang harus kembali padaNya” ucap Yunho membuat Kris mengangguk lesu

 

“Mari bergabunglah!” Baekhyun mempersilakan Jessica cs melakukan penghormatan terakhir dan doa untuk nenek Kris di depan makam.

 

Mereka pun menuruti.

 

Jessica langsung duduk di samping Kris setelah melakukan pemanjatan doa. Lalu gadis itu berbisik di telinga pria yang biasanya berwajah sengak itu berharap Kris bisa lebih baik

 

“Percayalah bahwa kau mampu melalui cobaan  ini!” Tak ada respon dari Kris, Pria itu masih melamun, pandangan kosong.

 

“Adakah sesuatu yang ingin kau ceritakan?” Tanya Jessica, namun Kris masih diam tak merespon.

Jessica sebenarnya ingin menjambak Kris yang seperti ini, tapi ia ingat bahwa wajar karena pria ini sedang berduka.

Tiba-tiba saja Luhan, Yoona, Sehun, Kai, dan Taeyeon ikut bergabung dengan Krissica setelah Yunho meninggalkan mereka untuk berinteraksi dengan kerabat Kris lainnya.

 

“Halmonimu masih mengawasimu selalu. Jangan takut” ucap Yoona, Luhan menepuk pundak Kris berempati

 

“Jangan terlalu berlarut dalam kesedihan, Sunbae. Tidak baik” sergah Kai.

 

Masih tak ada suara dari Kris.

 

“Kerise…” Taeyeon bersuara, kata maaf kini sudah berada di ujung lidahnya, Kris pun sudah menantikan perkataan Taeyeon selanjutnya.

 

Namun kalimat permintaan maaf yang sudah dirancang Taeyeon sedemikian rupa urung disampaikannya . Yunho datang dan memotong perkataan mereka

 

“Kris, sudah waktunya kami kembali ke sekolah. Datang ke boot camp kapanpun kau merasa sudah sanggup!” Ujar Yunho yang masih didiamkan Kris.

 

“Kami pergi!” pamit Sehun Cs.

 

Luhan tiba-tiba mengulurkan tangan untuk Jessica yang memang masih duduk untuk membantunya berdiri, Jessica tanpa ragu menerima uluran tangan itu dan mulai berdiri.

 

Namun Kris refleks menahan tangan Jessica

 

Tangan kanan gadis itu dipegang Luhan, yang kirinya ditahan Kris yang masih duduk itu

 

“Jangan pergi” Ujar Kris membuat Luhan pun mengalah melepaskan tangan Jessica.

Tapi entah mengapa ada pandangan tak senang dari Sehun yang sejurus didepan Jessica jika ia tinggal menemani Kris. Itu membuat Jessica entah mengapa merasa tidak ingin tinggal dengan kecaman dari mata Sehun seperti itu

 

“Aku…” Jessica ragu, ia memberikan pandangan meminta pertimbangan pada Sehun, namun pria itu malah membuang pandangannya

 

“Jessica, tinggallah lebih lama” pinta Kris Lirih dan akhirnya meluluhkan Jessica

 

“Oh ne, Arasso!”

 

“Ya sudah, kedatangan kalian kami tunggu di camp” ucap Yunho memimpin ke 5 muridnya bertolak ke sekolah.

 

Tiba-tiba saja Kris lelah, dibenamkannya kepalanya pada pundak kurus Jessica. Tanpa sepatah kata apapun, keduanya larut dalam hening.

 

Sementara pasukan kelas khusus minus Krissica akhirnya kembali ke Sekolah, tiba pada petang pukul 5 lebih. Di depan ruang camp, tampak seorang gadis tinggi mengenakan kemeja putih dan short denim. Rambutnya yang panjang tampak serasi dengan tubuh jangkungnya. Mata dan jidatnya pasti mengingatkanmu pada Jessica, kakaknya. Dialah Krystal Jung.

 

“Krystal-ssi??” ujar Kai tak percaya baru saja melihat gadis yang disukainya. Krystal memberikan bungkukan pada pasukan kelas khusus masih dengan gayanya yang dingin. Persis sekali dengan Jessica. Tapi ini Jessica versi tinggi dan super cool nya mungkin.

 

“Apa tak ada Jessica? Sejak tadi kuhubungi tapi tak aktif” ujar Krystal

 

“Dia masih di rumah Kris. Mungkin dia akan tiba disini lebih malam” jawab Kai

 

“Ada yang perlu kau sampaikan?” tanya Yunho, Krystal mengangguk sebagai jawaban.

 

“Masuklah, kau bisa menunggunya didalam” Seru Yunho mengajak Krystal masuk ke penginapan kelas khusus.

 

Krystal dan yang lain duduk berbincang di selasar balkon gudang baru yang di sulap jadi penginapan tersebut. Kedatangannya serta merta membuat Kai bersenang hati. Bagaimana tidak, seorang yang ia sukai sedang berada disekitarnya. Alasan apa lagi yang membuatnya tak bisa senang?

 

“Soojung, kau sangat mirip dengan unnimu!” seru Kai mendapatkan tatapan kosong dari Krystal. Luhan, Yoona dan Taeyeon yang sudah  membaca ada rasa Kai pada Krystal hanya bisa tertawa geli

 

“Kau bisa, Kai!” seru Luhan.

 

Ketika Luhan, Yoona, dan Taeyeon menikmati kedinginan Krystal pada Kai, tersebutlah Sehun yang sejak tadi memasang wajah muram tampak berpikir banyak terdiam sendirian. Kekhawatira terpancarj elas diwajahnya

 

“woah, Aku harus pergi!” Putus Sehun tiba-tiba dan meninggalkan penginapan.

 

Pria itu sejak tadi memikirkan satu orang yang entah mengapa membuat perasaannya kalang kabut. She was Jessica. Ia merasa ada ketidakrelaan membiarkan Jessica bersama Kris, ada yang mengganjal dihatinya tak melihat Jessica disekitarnya. Sesuatu yang membuat Sehun ingin mengakhirinya dengan satu cara segera mungkin.

 

“Kemana?” Tanya Kai. Sehun tak menjawab dan bergegas, lantas melesat begitu saja dengan lamb nya.

 

“Biarkan saja anak tengik itu” gumam Yoona sambil bertopang di batas balkon. Pandangannya dialihkan pada seorang siswi yang masih berseliweran se petang ini.

 

“Apa yang dilakukannya? Ini kan rabu. Harusnya semua murid pulang siang?!” Yoona menyaksikan gadis yang di bawah sana disekitar papan majalah sekolah. Ada sedikit kecurigaan Yoona padanya. Tentang penyebar gosip, kau tahu?!

 

“Itu Hyeri. Dia memang selalu pulang akhir. Maklum saja, murid teladan” Krystal yang sejak tadi diam mulai berujar lebih panjang.

 

“Mungkinkah dia yg menyebar pengumuman itu?” Yoona mengumandangkan apa yang sedang dipikirkannya

 

“Gosip murahan itu?? Hyeri?? Hei, dia gadis baik baik sunbae. Dan untuk apa dia melakukannya. Ia bahkan tak mengenal kalian kan?” Seru Kai

 

Yoona mengangkat bahu bingung “geunyang..”

 

“ah Aku lupa memberitahu kalian yah, aku sudah mengerahkan salah seorang aparat appa untuk melobi ruang monitoring cctv. Mari kita cek email dahulu. Mana tau sudah ada kiriman rekaman cctv tertanggal itu” Luhan masuk ke gudang, dan kembali beberapa menit kemudian dengan laptopnya.

 

Jari-jari pria itu mulai menari di keyboard laptop dengan mata yang begitu berapi-api menatap layar laptop. Satu senyum tersinggung di bibir tipisnya ketika email yang ia nanti sudah dikirim.

 

“Bagus, sudah ada. Kemarilah!” Semuanya pun merapat pada laptop Luhan kecuali Krystal yang sama sekali tak tertarik.

 

rekaman CCTV pun mulai terputar. Sekitar jam pagi, tampak seorang gadis berambut sebahu berjalan di koridor sekolah. Muncullah Luhan disekitarnya, gadis itu lalu memutar arah tampak ingin mengikuti Luhan. Tak sengaja Luhan bertabrakan dengan Yoona yang berjalan dari arah utara. Gadis berambut pendek itu refleks memotret dengan ponsel pintarnya hingga memotretnya beberapa kali.

 

Luhan langsung menjeda rekaman itu

“Woaah, itu benar Hyeri!”

 

“Ya, gadis itu Hyeri. Apa motivasinya?” Kai bertanya tanya

 

“Aku tak pernah membullinya. Sungguh!” Yoona mengklarifikasi sebelum tertuduh

 

“temui sekarang saja !” usul Taeyeon menyebabkan Yoona iikuti yang lain beranjak dari gedung camp menuju keberadaan Hyeri.

 

Sementara itu, tersebutlah Sehun yang sudah menancap gas mobilnya hingga tiba di kediaman Kris yang masih kental dengan suasana duka itu. Sehun beranjak dari mobil dan segera mencari keberadaan Jessica di dalam rumah besar itu. Langkahnya tercekat tatkala melihat Kris bersandar di bahu Jessica, tanganya kini mengepal kuat seolah ingin segera melayangkan tinju. Namun ia meredam emosinya, maju lebih jauh dekat dengan Jessica dan menarik tangan gadis itu. Wajah Jessica terkejut denga gerakan tiba-tiba itu, Kris turut terkejut

“Yunho sudah menunggu. Pulanglah!”

“Tidak mungkin Yunho seegois itu. Kris masih membutuhkanku!” Jessica membela diri

“memangnya kau siapanya?” marah Sehun

“Oh Sehun, apa maumu?” sela Kris

“tidak ada. Hanya saja, kalian kembalilah ke asrama. Oh ya, adikmu menunggumu di asrama” ujar Sehun membuat Jessica menetralkan perasaannya. Karena Krystal yah, Jessica pun memutuskan mengikuti Sehun.

“aku harus kembali Kris!”

“aku ikut!”

“kau yakin?”

“kurasa akan lebih baik jika aku kembali ke asrama juga! Jawab Kris sembari merapatkan jaketnya.

Ketiganya pun melesat kembali ke asrama. Hal ini kontan membuat perasaan Sehun jadi lebih lega. Entah mengapa, berada didekat Jessica membuatnya merasa sangat aman.

 

“cepatlah!” Sehun menyodorkan tangannya teruntuk Jessica turun dari mobilnya. Seseorang mulai aggresif tampaknya. Jessica hanya bisa mengernyitkan dahi dengan tingkah Sehun, namun hati kecilnya tak bisa menolak uluran tangan itu.

“yah, berani menyentuh kekasihku, hah?” sela Kris pada Sehun yang sudah didepannya sambil memegangi tangan Sica

“bukankah sudah jelas bahwa itu hanya status palsu untuk membuat Taeyeon cemburu? Atau apapun itu yag tidak ku mengerti”

“bocah sok tau! Minggir!!” nada suara Kris meninggi sembari mendorong Sehun dari Jessica

“stop it!! Dasar kekanak-kanakan!” Jessica kesal sendiri dan memilih meninggalkan Sehun dan Kris di belakang.

 

[KELAS KHUSUS]

Jessica dengan canggung melangkah masuk ke klas khusus menyaksikan wajah penuh selidik di wajah Luhan dkk terhadap gadis berambut pendek yang sedang mereka itar, Hyeri. Jessica lantas dihampiri Krystal dan dibisiki masalah yang terjadi disana.

“jinjja? Dia orangnya? Why?” jerit Jessica karena kaget.

“ada apa?” tanya Sehun yang baru saja masuk setelah Kris, Yoona hanya memijit heningnya sembari menunjuk pandang pada Hyeri. Sehun langsung menghampiri Hyeri, dilihatnya selembar polaroid foto Yoona dan kakak tirinya yang sedag menjadi skandal itu.

“mengapa kau lakukan ini padaku, Hyeri?” tanya Yoona, Hyeri hanya menunduk ragu. Ia menyesal sekarang.

“ini membingungkan!” Sela Kai sambil diam-diam melangkah mendekati Krystal dan Jessica

“Hai sunbae!” sapa Kai cool, Jessica hanya bisa memberi anggukan

“apa kalin sudah saling mengenal?” ujar Jessica membahas kai dan Krystal

“aku menyukai adikmu, sunbae!” ujar Kai membuat Jessica hanya diam tak bisa berkata-kata,terlebih dengan wajah dingin yang dipasng Krystal kali ini. Hfft, Krystal paling malas berurusn dengan pria dan cinta. Sama seperti dirinya.

“Hyeri, kenapa tidak jawab?” Sehun mulai tak sabaran, lagipula ia tak menyangka Hyeri akan melakukan hal ini

 

“apa motivasimu?” Taeyeon menambahkan

“ini demi Sehun!” ujar Hyeri  membuat Sehun bahkan seisi kelas itu membulatkan mata bingung

“aku tau Sehun membenci Luhan kakaknyaa.dan dengan medapatkan tekanan dari isu foto itu, kurasa itu akan merusak citra keluarga Luhan. Apalagi pertunangan dengan Jessica menjadi visi paling cemerlang bagi kedua perusahaan. Jika Luhan tercoreng seperti itu, kurasa ayah Sehun akan beralih pada Sehun. Sehun akan bahagia!” jelas Hyeri yang dengan transparan menunjukkan indikasi rasa inta pada Sehun

“aku memamng membenci Luhan. Tapi caramu sama sekali tak ber perikemanusiaan. Sebagai temanmu, aku merasa kecewa! Ujar Sehun memicu menetesnya airmata seorang Hyeri

“aku sangat minta maaf pada kalian semua, aku janji akan mengatasi semua kekacauan ini” isak Hyeri

“tidak perlu Hyeri-ssi. Kami sudah mengatasinya!”

“tapi aku perlu membuat pengakuan, bukan? Aku akan melakukannya” tegas Hyeri seraya meninggalkan kelas khusus dengan sisa airmatanya.

“lupakan Hyeri dulu, aku penasaran mengapa kau membenciku?” tanya Luhan pada Sehun serius

“Masihkah kau membuuhkan jawaban?” sinis Sehun

“yak ini urusan keluarga, kalian bahslah ditempat lain!” sela Kris

“aku harus seperti apa agar kau mau bersikap selayakya aku padamu?” tanya Luhan tak peduli dengan larangan Kris. Sehun tak menjawab, namun lensa matanya menunjuk pada Jessica. Luhan yang memiliki tngkat kepekaan yang tinggi akhirnya paham

“Kalau itu membuatmu jauh lebih baik terhadapku, aku merelakan Jessica untukmu!” ucap Luhan membawa nama Jessica diantara diskusinya dengan Sehun

“kenapa Jessica? Kalian harus ingat aku masih memiliki hak atas dirinya!” sergah Kris

“bukankah kau dan Taeyeon—” Yoona turut bersuara

“bagaimana jika kukatakan aku masihmmbutuhkanmu, Kris?” ucapan Taeyeon berhasil membungkam Kris. Bahkan sampai detik ini, Taeyeon masih memiliki tempat terbaik di hati Kris.

“keputusan ada ditangan Jessica!” sorak Kai. Jessica hanya terduduk, menatap satu per satu anggota kelas khusus

“kalian tidak tahu yah aku ataupun Krystal memiliki syndrom philophobia? Kami terlalu takut jatuh cinta. Aku sama sekali tidak ingin mengenal apapun yang disebut cinta atau bermain-main dengan itu. Aku tak akan memiliki cinta. Jadi, jauhi saja aku jika kalian mengharapkan hal tersebut dariku. Lagipula, aku bukan gadis yang baik” Jelas Jessica yang berhasil mematahkan hati seorang Sehun. Luhan dan Kris pun harus kecewa.

 

bersambung

akan banyak typo, karena author malas baca ulang hiks, komentar yang bayak yah supaya bisa memicu pembuatan chapter berikutnya lebih cepat. Maafkan ngaret yahhhhhhhhhh.

Ohya, chapter ini diselesaikan pada 17/12/15 malam dimana Jessica dan Kris bertemu lagi di Variety Show China. Krissica OMG. Sumpah jantung berdetak cepat!!!! Shipper berat mereka saya loh… HunSica juga saya suka banget. Sayang momentnya jarang di dunia nyata apalagi setelah peristiwa 30/9/14 yah… ya sudahlah, betewe kalian shipperin Jessica sama siapa???

Yuk sharing tentang Jessie di ig/twitter/askfm saya : anndtlarasati.

Maacih :*

 

See you on 8th :*

50 thoughts on “[Freelance] Bastard (Chapter 7)

  1. Kalo sehun mah udah jelas naksir ama sica, tapi luhan kris?
    Aku sedikit penasaran sama arti dari kalimat
    ‘LUHAN DAN KRISpun Harus kecewa’
    apa mereka berdua jga udah ada. . . Ehem ehemnya ama sica.
    Trus wktu di rmah kris tadi luhan jga ngebntu sica buat berdiri, apa itu ngebntu yg memng benar ngebantu atau ada bunbuny.

    Bukan aku gk suka Krissica, tapi itu udah banyak bet. Jadi aku dukungny Hansica.

  2. lanjut eon ni seru crtay udh gk sbar pngn bca klnjutan crtay fighting eon buat lanjutin crtay aku sbgai readers hanya bisa mendukung
    FIGHTINGGGGG

  3. Aku nggak nyangka kalau disini jessica dan krystal punya philophobia
    Keren deh ide ceritanya selain itu kakak juga hebat bisa bikin 3 orang cowok suka sama satu orang dan itu tuh jarang banget aku temuin di ff lain karena biasanya ceritanya jdi jelek tapi disini enggak loh malah kerwn dan bikin penasaran
    Lanjutin ya kak😊😇😂

  4. ANNYEONG THIS IS AUTHORNIM. Maaf banget yah auth sudah selama ini hiatus wkwk tepatnya lupa kalo punya tanggungan FF ini. Apa yang ingin auth bilang adalah bahwa sesungguhnya daku hanyala freelancer disini jadi bukan author tetap dan punya kebijakan disini. Saya harus mengirim FF dulu ke admin sininya baru di post FF ku. Sementara admin disini look busy dan nggak sempat cek Email ku akhirnya udah hampir 2mgg FF nya velum juga di post. Maka dari itu untuk mengurangi kekecewaan oara readers yang nggak banyak banyaj amat ini *hehe* auth putuskan akan melanjutkan Bastard di my own BLOG. silahkan klik usernamenya yah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s