Kiss-eu??-1

Kiss-eu??

Author : Flawless Jung

Main cast : 

Jessica Jung

  
Wu Yi Fan

  
Zhang Yi Xing

  
Lenght : Chapter

Rate : PG13

Author note : hiyaaaaahhh~ sudah berapa lama sejak postingan terakhirku disini? Masih ada yang inget aku? Hehehe. Lagi sibuk sibuknya kerja dan kuliah. Weekend selalu ada acara. Kangen nulis. 😭😭. Sekarang mencoba kembali ke jalan yang benar(?) dengan FF baru. Tetep castnya Royal Ice #krissicashipper 😍. Setelah baca, comment ya, lanjut atau ga.

Anw, cerita kali ini terinspirasi dari beberapa JDrama yaa. Jika menemukan kesamaan, harap di maklumi. Gomenasai 👏🏻

“Juara umum untuk tahun ini, diperoleh oleh siswa dari kelan 11-1, Zhang Yi Xing.” Suara dari speaker diaula dan riuhan tepuk tangan murid beserta jajaran orang penting di SMA Jiang Nan menjadi pemandangan sangat biasa. Tidak ada yang berbeda. Tetap dengan tempat dan sang juara yang sama. Zhang Yi Xing.Siapa yang tidak kenal murid super jenius satu ini? Juara kelas , langganan olimpiade , music prodigy , hingga tim inti basket. Sempurna. Itu dimata para siswi. Keramahannya kepada semua orang juga menjadi nilai plus. Sungguh, Mr.Zhang itu sempurna.

“Hei! Kau terlihat sangat menyedihkan.” Suara berat seorang pria menyadarkan Jessica dari lamunannya tentang sosok juara umum tadi. 

“Huh, kau mengganggu saja.” Rutuk jessica.

“Aku hanya berbaik hati menyelamatkanmu dari mimpi buruk akibat di tolak oleh pria sempurna pujaan seluruh siswi.” Balas pria itu lagi.

Jessica melipat kedua tangan di depan dadanya.

“Aku hanya megaguminya saja. Tidak lebih. Bisa menatapnya saja, sudah menjadi motivasiku kesekolah tiap hari.”

“Dasar bodoh. Ayo. Temani aku makan siang” lanjut pria itu sambil menarik tangan Jessica berdiri dan keluar dari aula.

“Hei Yifan , tunggu sebentar.”

“Tidak. Aku sudah lapar.” Tolak pria yang bernametag Wu Yi Fan.
Jessica hanya bisa mengikuti arah Yifan menariknya. Sekarang ia duduk di kantin dengan Yifan yang sedang melahap makan siangnya. Dari raut wajahnya, Yifan bisa menarik kesimpulan bahwa Jessica sedang sangat bosan.
“Huhhhh..”

“Makanlah sesuatu. Kau tidak lapar?” Tanya Yifan.

“Tidak. Aku hanya gugup. Tahun ajaran baru, aku akan sekelas dengan Yixing.”

“Bukankah itu bagus? Kau bisa dekat dengannya.”

“Tentu saja. Tetapi ada satu hal yang menjadi masalah. Yixing terlalu sempurna. Merasa seperti alien saja kalau berada di dekatnya.”

“Mau kubantu?” 

“Huh?”

Yifan menyeruput sisa kopinya lalu melirik tajam pada Jessica.

“Jika kau ingin memberikan kesan yang baik, setidaknya menyamakan posisimu dengan salah satu dari kelebihan yang ia miliki.”

“Hmm. Bagaimana kalau kita mulai dengan menjadi murid pintar? Aku hanya perlu belajar tiap hari kan? Lalu saat midtest nanti nilaiku bahkan akan lebih bagus dari Yixing dan aku akan buat dia kagum!”

“Bagus. Awalan yang bagus. Mulailah besok. Kita akan belajar mandarin. Besar di amerika membuat aksen mandarinmu begitu payah.”

Jessica memukul punggung Yifan dengan buku yang di pegangnya.

“Hei. Mandarinmu juga tidak jauh denganku”

“Setidaknya aku masih meraih A di rapor. Bagaimana? Mau mulai belajar tidak?”

“Oke oke. Besok? Di perpustakaan seperti biasa?”

“Baik. Setelah pulang sekolah.”

Jessica mengemasi buku buku kedalam tasnya. Jam sudah menunjukkan pukul 3sore. Semua jam belajar telah di hentikan. 

“Hei YiXing! Kau lagi yang jadi juara umum. Hebat sekali.”

“Di tahun ajaran baru ini aku ingin belajar denganmu, siapa tau bisa memperbaiki nilaiku”

“Ah. Biasa saja. Tidak perlu di lebih lebihkan. Kalian bisa sepertiku jika belajar lebih giat sedikit lagi. Hehehe”

“Kau selalu merendah seperti itu.”

“Itulah yixing kita. Hahaha”

Suasana berisik di barisan depan kelas menarik perhatian Jessica. Ia bukan siswi populer yang bisa dengan gampangnya memulai obrolan dengan yixing. Ia terlalu takut. 

“Apa aku bisa mendekati Yixing jika fansnya saja sudah mulai bergerak?” Batin Jessica.

“Tidak! Aku harus mencoba” geleng jessica cepat.

Ia lalu bangun dan beranjak meninggalkan kelas.
Grep! 

Langkah Jessica terhenti ketika ia merasa tangannya tertahan oleh sesuatu. Badannya berputar kebelakang dan ia mendapati sebuah tangan sedang menahannya.

“Tali sepatumu lepas. Kau bisa jatuh jika tidak hati-hati.”

Suara itu. Jessica merasa ia mungkin sedang bermimpi. Sebuah kepala muncul dari balik badan badan orang yang menutupi pandangannya.

“Yi..yixing.”

“Ya?”

Seakan menyadari kemana tatapan Jessica, yixing melepaskan tangannya.

Jessica dengan cepat mengikat tali sepatunya lalu mengucapkan terima kasih sebelum berlari cepat keperpustakaan.

“Xie xie!”

Larinya berhenti tepat di depan perpustakaan. Tangannya meraih dadanya lalu mengosoknya perlahan. Berharap detak jantungnya berjalan normal.

Pukk!

“Hei!” Suara berat itu milik yifan

Jessica langsung bersikap sewajarnya dan memperbaiki raut wajahnya yang memetah karena yixing

“Ada apa? Kenapa kau berlari?”

“Tidak ada apa apa. Kita mulai saja belajarnya. Aku ingin cepat selesai.”

Yifan terdiam. Ia sedang menebak apa yang membuat Jessica terlihat gugup sekaligus tersipu. Cuma satu nama yang terlintas dipikirannya. Zhang Yi Xing.

“Ah!! Capek sekali.” Seru jessica sambil melemaskan otot lehernya.

“Ini baru bab 2. Perjalananmu masih panjang Jess.” Celetuk Yifan . Matanya masih memperhatikan buku matematika di depannya.

“Aku tidak memiliki otak seperti Yixing. Bahkan menjadi sepertimu saja sulit.” Gumam Jessica. Ia menundukkan kepalanya lesu.

“Kita tidak perlu pintar. Kita hanya perlu menemukan jati diri kita.”

“Tapi, Yixing tidak mungkin mau denganku dengan keadaan otak yang begini.” Jessica terlihat frustasi dengan keadaannya. Perasaannya pada Yixing membuat ia kewalahan mengejar pelajaran yang ia anggap santai 2 tahun ini.

“Kalau yixing tidak mau denganmu, kau denganku saja.” Balas Yifan sekenanya.

“Heeee???” 

“Hahaha. Kenapa berekspresi seperti itu. Sudahlah. Masih mau lanjut? Atau kita pulang saja?”

“Eh.. Err.. Pulang saja.”

Jessica dan Yifan pulang bersamaan. Mereka tinggal berdekatan. Hanya saja, Yifan akan sampai duluan seperti biasanya.

“yifan, terima kasih untuk hari ini.” Kata Jessica sebelum Yifan membuka pagar rumahnya.

“Tidak perlu. Aku hanya membantu sebisaku.” Balas Yifan.

“Err.. Yang tadi.. ” jessica terlihat ingin mengatakan sesuatu.

“Hm? Yang tadi?” yifan terlihat bingung.

“Eh tidak! Lupakan saja. Aku pulang dulu.” Kata Jessica cepat. Ia langsung berbalik dan berjalan pulang. Disepanjang jalan ia hanya merutuki dirinya. Sebenarnya ada apa dengan Yifan?

“Aku pulanggg!” Jessica pulang dan memasuki rumahnya. Saat memasuki ruang tamu , ia menciun bau harum dari dapur.

“Waaaaa.. Hari ini kita makan enak.” Katanya saat melihat beberapa kue mochi yang di susun cantik diatas piring.

“Hush! Itu untuk tetangga baru kita. Mereka baru pindah siang tadi. Nah karena kamu sudah pulang, bantu mama ya untuk di bawa ke rumah sebelah.”

“Heeee?? Terus jatahku mana?” Rengek Jessica. 

“Sudah mama sediakan. Nah sekarang antar dulu mochinya.”

“Baiklah.”

Jessica kembali mengenakan sepatunya. Berjalan kearah rumah sebelah yang sudah ada penghuni barunya setelah sebulan kosong.

Ia memperhatikan plat pada pintu depan rumah tetangganya. 

“Zhang’s Family? Rasanya begitu familiar.”

Tok Tok Tok

jessica mengetuk pintu rumah tetangganya. Tak lama terdengar derap langkah yang berhenti tepat di depan pintu.

Cklek!

“Yi..yixing ?!”

To be continue

12 thoughts on “Kiss-eu??-1

  1. Uh triangle love nih kek nya kris sahabat nya jess trus kris diem” suka sma jess tapi jess nya suka ama lay trus tar lay juga suka ama jess trus lay ama kris rebutan jess? Bner gini gak?:D
    Keren ceritanya aku suka lay disini populer trus lay ama sica rumahnya sebelahan…wah seruu nih
    Next thor jgn lma” yaaa:D
    Keep writing ^^

  2. sepertinya kris suka sama sica yaa. dia baik bgt sama sica trus bantuin sica belajar. tpi sica nya malah suka sama lay

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s