Thank You

image3

 

Author : @evelynatalya

Length : Oneshot

Genre : Hurt , Sad

Main Cast:

Jessica Jung

Kris Wu

Zhoumi

This the saddest story i’ve ever made T-T

FYI

Untuk Last Chapter Love Me Right kalian tidak perlu menanyakan password , karena bakal aku buka tanggal 23 Maret . So harap bersabar yaūüôā

Jessica menunggu Kris di dekat kantor SM. Entertainment , namjachingunya seorang trainee grup terbaru SM yang belum jelas kapan debutnya. Mereka berkencan cukup lama, lebih dari tiga tahun sebelum Kris menjadi seorang trainee. Jessica hanyalah gadis biasa memang harus di akui ia cantik namun kepribadiannya bermasalah sekarang entah apa yang merubahnya menjadi sangat menyebalkan dan emosional sekarang.

Kris berlari menghampiri yeojachingunya di belakang gedung SM , tempat aman untuk mereka bertemu bisa dilihat oleh Jessica kekasihnya baru saja selesai latihan karena keringat bercucuran yang membasahi tubuhnya ” mianhae aku telat , tapi ada apa tiba tiba kau ingin bertemu? ” tanya Kris wajar saja ia heran , belakangan ini setiap di ajak bertemu Jessica selalu menolak dengan alasan malas dan tidak penting

” Wae ? Kau tak senang ? ” balas Jessica tajam dengan tatapan dingin khas seorang ice princess

” Anni , maksu… ”

” Apa kau punya uang? ” potong Jessica cepat , terlalu malas untuk berbasa basi dan berbicara lama dengan namjachingunya.

” Nde? ” Kris ingin memastikan dirinya tak salah dengar , kekasih yang selalu mengabaikan dan tidak pernah mempedulikannya lagi menemuinya lagi kembali muncul hanya untuk meminta uang.

” Aku tanya apa kau punya uang? !! ” Jessica meninggikan suaranya setengah berteriak kesal apa Kris sengaja membuatnya mengulang kata katanya dua kali

Kris mengeluarkan dompetnya untuk melihat berapa banyak uang yang ia punya , tanpa harus menjadi member boyband nanti sebenarnya kehidupannya sudah lebih dari cukup. Ia mengeluarkan beberapa lembar dollar yang terakhir ia punya di dompet

Jessica mengambil langsung uang masih Kris hitung lalu menghitungnya sendiri

” 100 dollar? ” Jessica terkagum kagum menatap uang yang dipegangnya , kekasihnya cukup kaya bukan? Mungkin setelah debut ia bisa mendapat uang yang lebih banyak

” Sica…. ” panggil Kris pelan , sesenang itukah karena uang? Dia tak bisa menyembunyikan raut wajah kecewanya , lama selalu di perlakukan dingin oleh kekasihnya meskipun Kris mencoba bercanda atau membuat hal hal lucu hanya tatapan dingin dan tajam yang ia terima. Tapi sekarang karena 100 dollar Jessica bisa sesenang ini , tersenyum dan tertawa seolah mendapat kebahagiaan yang tak terhingga.

Senyum di wajah Jessica perlahan lahan menghilang seiring Kris terus menatapnya sendu ” wae ? kau tak senang ? Jangan khawatir aku hanya meminjam bukan meminta , aku akan menggantinya nanti ” ucap Jessica dingin lalu meninggalkan Kris tanpa sepatah kata terimakasih ataupun selamat tinggal.

Kris menghela nafas mencoba memberi kesabaran untuk dirinya sendiri , Jessica memang berubah drastis sejak 6 bulan lalu namun tak sejauh ini Kris sudah biasa jika hanya disinisi , di teriaki atau dimaki apapun. Namun hari ini benar benar sangat mengejutkannya , apa Jessica juga akan berubah menjadi yeoja matrealistis? Semua teman teman dan sunbaenya tak terhitung lagi yang memanggilnya bodoh atau memintanya untuk berpisah dengan Jessica , tapi apa daya cintanya sudah terlalu besar pada gadis itu.

———-

” Hyung !! Kau darimana saja ? ” tanya Sehun si calon maknae EXO menghampiri Kris yang masih diam. Diikuti member lain yang ikut mengerumuni dari belakang

” Eoh aku habis bertemu dengan Jessica ” jawab Kris mencoba menyembunyikan kekecewaan dengan fake smilenya , sayang aktingnya masih kurang sempurna semua member bisa melihat dari raut wajah Kris.

” Apalagi kali ini ge? Apa yang yeoja itu lakukan padamu ” tanya Tao kesal , satu satunya sahabat Kris yang paling membenci Jessica adalah Tao. Sungguh… mendengar nama kekasih Kris itu saja membuatnya naik darah.

” Anni , semuanya baik baik saja ” Kris mengelak , tak ada keuntungan yang ia dapatkan dengan bercerita pada teman temannya tidak jauh dari cacian dan perintah untuk mengakhiri hubungannya dengan Jessica. Kris berjalan meninggalkan member lain, tak mau memperkeruh keadaan dengan mendengarkan ucapan yang lain

” Sudah ku bilang hyung putuskan Jessica !! Kau selalu memberi apapun yang ia pinta , melakukan apapun yang ia inginkan tapi apa yang kau dapatkan sekarang ! ” bentak Chen kasar , Kris berbalik menatap namja itu tajam.

” Urus saja urusanmu sendiri Kim Jong Dae ” balas Kris penuh penekanan di setiap kata katanya dan kembali melangkah.

———

Seminggu setelah terakhir bertemu saat Jessica meminta uang, keduanya belum bertemu lagi bukan karena Kris sibuk latihan dan persiapan debut tapi karena Jessica malas bertemu kekasihnya banyak hal yang lebih penting menurutnya daripada bertemu dengan Kris

” Kris , ada Jessica di kamarmu ” ujar eomma ketika Kris tiba di rumah , ia berlari karena terlalu bersemangat mengetahui Jessica datang untuk menemuinya.

Kris menempatkan kedua tangannya pada pinggang Jessica memeluknya dari belakang , sesekali mencium rambut kekasihnya dari belakang menghirup aroma tubuh kekasihnya yang sangat ia rindukan ” bogoshipo ” ucapnya lembut tempat di telinga Jessica. Untuk beberapa saat keduanya tetap dalam posisi seperti ini , sampai Jessica melepas pelukan Kris kasar dan mendorongnya menjauh

” Ya !!! Apa yang kau lakukan? Jangan sentuh aku ! ” bentak Jessica, sungguh Kris ingin tahu sejak kapan ia tidak boleh menyentuh Jessica? Ia bukan orang asing atau namja pervert ia kekasih Jessica , tidak salah bukan hanya memeluk kekasihnya dari belakang. Kris sengaja mendekati Jessica sampai gadis itu tak bisa berkutik karena Kris menempatkan tangannya untuk menghalangi Jessica, namja itu juga sengaja mendekatkan wajahnya.

” Sejak kapan aku tak boleh menyentuhmu? ” tanya Kris serius , nafasnya menerpa wajah Jessica karena jarak mereka terlalu dekat. Jessica menghindari tatapan serius Kris dengan menunduk ” apa kau punya uang? ” tanya Jessica kali ini membalas tatapan Kris tak kalah serius

” Uang? ”

” Ne, give me money ”

Jessica mengambil dompet Kris di saku celananya tanpa seizin namja itu dan langsung melihat berapa uang ada disana lalu mengambilnya tanpa seizin kekasihnya itu.¬† Jessica menarik tubuh Kris mendekat dan berbisik ” geurae , kau boleh menyentuhku sekarang ”

Kris menyingkirkan tangan Jessica dari tubuhnya lalu duduk di tepi kasur memperhatikan Jessica yang memunggunginya ” apa kau datang kesini untuk meminta uang lagi? ”

” Ne , uangku habis dan kau tahu bukan aku hanya bisa meminta tolong padamu ” jawab Jessica dengan santainya tanpa ada rasa bersalah ataupun terimakasih

” Aku tahu , tapi bukan berarti kau bisa menghaburkan uang ”

” Menghamburkan? ”

” Ne , memangnya apa yang kau lakukan dengan semua uang itu? ”

Jessica berdecak kesal lalu duduk di samping Kris ” hanya bersenang senang ”

” Bersenang senang? ” tanya Kris tak percaya , ia memang ingin membuat Jessica senang namun bukan selalu karena uang. Apa sekalipun dimata Jessica Kris tak penah membuatnya senang? Mungkin menurut gadis itu Kris tak pernah membuatnya senang satu hal yang harus Jessica akui kalau Kris tak pernah membuatnya menangis.

” Pergilah Jess ” lirih Kris , ia menyerah membiarkan Jessica walaupun sebenarnya namja itu masih ingin meminta penjelasan apa yang dimaksud dengan bersenang senang. Kris mengalah ia tak mau mereka harus berakhir dengan perdebatan hari ini , walau belum puas rasanya bertemu dan melihat wajah Jessica tapi membiarkannya pergi adalah cara terbaik.

” Gomawoyo ” chu…. Jessica mencium pipi Kris sebentar lalu menghilang entah kemana , mendapat perlakuan seperti tadi raut wajah Kris tak berubah senang.

———–

Kris frustasi dengan tingkah kekasihnya yang semakin hari semakin parah , tak pernah ada kabar sekalipun jika dihubungi Jessica tak pernah menjawab jika Kris mengeluh atau meminta semangat untuk latihan pun yeoja itu tetap tak menghiraukan. Hampir dua minggu tak ada kabar cerita akhirnya hari ini Jessica menghubungi Kris untuk bertemu di dekat gedung SM. Hari ini Kris berjanji pada dirinya sendiri ia tak akan segan dan lemah lagi di hadapan Jessica , memang benar kata member lain ia terlalu lemah sehingga Jessica tidak menghargainya  namun bagi Kris ini bukan lemah tapi ia terlalu mencintai Jessica.

” Jessica !!! ” Kris setengah berteriak melihat kekasihnya yang tengah menunggu

Jessica membalikan badannya menunggu Kris untuk sampai di hadapannya, namja itu tiba dengan wajah kesal dan tatapan tajam ya seandainya Jessica tahu sangat sulit untuk bersikap seperti ini sekarang

” Apa kau punya uang ? Berikan uangmu berapapun yang kau punya kumohon ” ujar Jessica gelisah , ia hendak mengambil dompet Kris lagi tapi kali ini namja itu menahan tangan Jessica dan menatapnya khawatir tak biasanya kekasihnya itu seperti ini

” Apa yang terjadi ? ” Kini Kris kembali menjadi Kris yang sesungguhnya , seorang Kris Wu yang lembut dan penuh perhatian

” Kau harus menolongku Kris !!!! ”

” Katakan apa yang terjadi ”

” A….ku a….ku ada tas channel limited edition dan aku harus membelinya stocknya sangat terbatas di Korea Kris ” jawab Jessica sambil mengambil dompet Kris dan membawa beberapa lembar uang¬† milik namja itu. Namun Kris mengambilnya kembali dari Jessica
” apa yang kau lakukan ” protes Jessica ia mencoba mengambil kembali namun Kris selalu menahannya

” Anni , aku tak akan memberimu uang lagi apalagi untuk hal tak berguna ” jawab Kris mantap yang langsung direspon tatapan tajam dan dingin seorang Jessica Jung. Ingin sekali Kris bertepuk tangan sekarang merayakan keberhasilannya karena untuk pertama kalinya ia tidak menuruti permintaan Jessica. Kekasihnya harus sadar kalau ia bukanlah mesin atm yang bisa memberikannya uang kapan saja.

” Mungkin memang tak berguna untukmu ” ucap Jessica merasa pelupuk matanya mulai berair menahan kesedihan lalu berjalan menjauhi Kris.

Kris memandangi kepergian Jessica bingung , ia bisa melihat jelas kekasihnya sangat sedih bahkan hendak menangis karena tas channel limited edition? Kris merasa menyesal dan bersalah pada kekasihnya , sama seperti kekasih umumnya ia juga ingin membelikan apapun yang Jessica inginkan selama ia masih mampu namun ini sudah terlampau sering dan melewati batas.

———–

Lagi lagi Kris tidak tahu keberadaan dan bagaimana kekasihnya hampir seminggu Jessica menghilang tanpa jejak , handphonenya tak pernah aktif bahkan tempat tinggalnya seolah tak berpenghuni lagi. Mungkinkah Jessica marah karena seminggu lalu Kris tak memberinya uang?

” Kris , apa kau tidak bisa menari dengan benar ” marah pelatih dance EXO pasalnya ini hampir kelima kalinya Kris salah gerakan memaksa anggota lain juga harus menari dari awal. Anggota lain tidak kesal ataupun marah , mereka mengerti mengapa Kris seperti ini dan sewajarnya namja itu tidak fokus mengingat ia tidak mengetahui keberadaan dan keadaan kekasihnya sama sekali.

” Mianhae hyung ” ujar Kris menyesal.

———–

Kris dan member lain sedang menikmati makan siang di sebuah cafe , setidaknya Kris masih beruntung karena tak seorang diri di saat seperti ini masih memiliki sahabat sahabat yang membuatnya kembali tertawa dan sedikit melupakan kekhawatirannya pada Jessica.

” Ge , bukankah itu Jessica ? ” ujar Chen menunjuk Jessica yang ada di seberang sana bersama pria lain baru keluar dari rumah sakit , ya rumah sakit dan cafe ini memang tepat berseberangan. Itu benar benar Jessica.

” Aku pergi dulu ” ujar Kris tentu saja ia akan pergi menemui Jessica dan meminta penjelasan mengapa Jessica pergi ke rumah sakit bersama laki laki yang tidak dikenalnya.

Kris hampir saja berhenti di penyebarangan dan membiarkan dirinya tertabrak mobil ketika melihat secara langsung Jessica mencium bibir laki laki itu dan memeluknya mesra , beruntung ia sadar dan mempercepat langkahnya mendatangi Jessica.

” Jessica ! ” teriak Kris marah dengan mata merah dan rahang mengeras. Tatapan tajam Kris kini berpindah pada laki laki disamping Jessica , ada sebuah niatan untuk memukul namja itu.

” Eoh kau ” respon Jessica santai seolah tak menyadari kemarahan di wajah Kris.
Kris terkejut beberapa saat melihat keadaan Jessica sekarang yang pucat dan terlihat lemah sekali . Beberapa saat kekhawatiran itu sirna berubah menjadi kemarahan

” Apa yang kau lakukan disini? Dan siapa namja dibelakangmu? ” tanya Kris menatap namja tadi penuh kebencian.

” Dia ? Kekasihku…. Kenalkan namanya Zhoumi ” jawab Jessica lalu mengamit lengan pria bernama Zhoumi itu.

” Oppa , ini dia mantan kekasihku namja pelit yang pernah kuceritakan padamu ” cerita Jessica seolah merendahkan Kris dihadapan Zhoumi.

Tunggu

Apa tadi?

Pelit?

Ya Tuhan seluruh member EXO pun tahu bagaimana Kris selalu memberikan uang pada kekasihnya, Kris sendiri pun tidak bisa menghitung berapa banyak uang yang sudah ia berikan pada Jessica. Dan sekarang Jessica bilang ia pelit dan menjadikan itu alasan untuk mengkhianatinya? Sungguh keterlaluan !

” Bagaimana bisa kau melakukan ini padaku ” teriak Kris marah mencekram kedua bahu Jessica. Matanya memerah , cairan bening sudah menggenang di bawah matanya seolah siap turun kapan saja.

” Nan… aku memberikanmu segalanya , berusaha terbaik agar kau bangga menjadi kekasihku , tapi apa ini balasanmu untukku !!! ” teriak Kris lebih keras mengguncang guncang tubuh kecil Jessica.

” Masalahnya hanya satu , kau sangat pelit tuan Wu dan aku muak . Aku butuh hidup dan ya…. Zhoumi oppa bisa menghidupiku tidak sepertimu. Menyebalkan , pelit , dan………”

PLAAAAK !

Ucapan Jessica terhenti karena satu tamparan dari Kris , Zhoumi menarik Jessica mundur dan sebagai gantinya ia mendekat pada Kris menunjukan kemarahannya. Tatapan penuh kebencian dan rasa ingin memukuli satu sama lain pun tak bisa dihindarkan . Sedangkan dibelakangnya Jessica masih menunduk dan tak merespon

” Kita berakhir , aku membencimu Sica ” Kris mulai kembali bersuara , Jessica menaikan pandangannya lagi menatap Kris menatap dingin dan marah namja yang baru saja berubah statusnya menjadi “mantan kekasih ”

” Ne , aku juga sangat membencimu ” balas Jessica tak kalah dingin . Kris menatap keduanya cukup lama , mulai saat ini ada dua orang baru yang akan sangat dibencinya.

Jessica dan Zhoumi

—————

Seperginya Kris , Zhoumi menarik gadis itu dalam pelukannya. Jessica tidak bisa menahan air matanya lagi , ia menangis dalam diam dan menyembunyikan dirinya dalam pelukan Zhoumi. Namun sebanyak apapun ia menangis semua tidak merubah kenyataan jika hubungan keduanya sudah berakhir . Kris sudah pergi dan mereka benar benar berakhir

Setiba di rumah pun Jessica masih terus menangis , tangisannya semakin menjadi jadi . Untuk berdiri pun rasanya tak sanggup , karena tubuhnya begitu lemah . Jessica sangat membenci kenyataan , ia juga benci hidupnya . Memang apa salahnya sampai Kris meninggalkannya? Apa ini kesalahannya membuat Kris pergi? Jessica sama sekali tidak bersalah , takdir dan hiduplah yang tidak bisa berkompromi dengannya. Ia tak berniat sedikitpun menyakiti Kris , menyakiti namja yang sangat berarti dalam hidupnya , satu satunya orang yang Jessica punya di dunia setelah kedua orang tuanya pergi dan meninggalkannya di panti asuhan.

Di dunia ini Jessica hanya mempunyai Kris , teman teman pun hanya orang yang datang dan pergi begitu saja . Jessica sudah sangat menderita hidup seorang diri , bekerja untuk membiayai hidupnya . Ya setelah lulus SMP Jessica memutuskan untuk meninggalkan panti asuhan dan hidup sendiri , ia tak mau bergantung pada orang lain menunggu belas kasihan orang orang bernasib baik dan kaya untuk bertahan hidup. Di saat yeoja seusianya bersenang senang menghamburkan uang hasil keringat orang tuanya , Jessica harus bekerja siang dan malam untuk membayar biaya sekolah dan biaya hidupnya sehari hari.

Di saat itulah Kris datang dalam kehidupannya , ia memang tidak membantu Jessica dalam masalah biaya karena yeoja itu sendiri sangat tahu diri Kris hanya kekasih bukan orang tuanya bukan seseorang yang harus menanggung biaya hidupnya. Namun kehadiran Kris membawa efek yang luar biasa dalam hidupnya , Kris yang bisa menerima dirinya apa adanya dan selalu ada untuknya di masa masa sulit . Itu lebih dari cukup bagi Jessica , karena Jessica sendiri tidak pernah meminta pada Tuhan untuk menghadirkan orang kaya yang mampu mengubah kehidupannya ia hanya butuh seseorang yang ada disampingnya.

Namun kemalangan seolah tak pernah berhenti menyiksa¬† Jessica , disaat kekasihnya bahagia karena akan segera melakukan debut menjadi idol . Jessica harus dihadapkan dengan kenyataan jika dirinya menderita ” kanker paru paru ” , penyakit yang biasanya ia baca di berita atau penyakit yang diderita orang dalam drama kini bersarang pada tubuhnya. Jessica tidak bisa percaya kini ia mengidap penyakit serius yang bisa membuatnya meninggalkan dunia ini , ingin sekali Jessica menghindari kenyataan . Namun pada akhirnya seberapa dan sekuat apapun Jessica menolak kenyataan , kenyataan tetap tidak akan berubah.

Pada awalnya Jessica hanya mengalami batuk batuk dan ia menganggap itu batuk biasa atau mungkin badannya sedang lelah . Sampai suatu saat Jessica tengah bekerja di sebuah supermarket dan ia batuk darah , pegawai lain pun menyuruhnya ke rumah sakit dan dokter memvonis dirinya mengidap ” kanker paru paru ”

Ini hampir 6 bulan  sejak Jessica divonis penyakit mematikan ,  setiap hari tubuhnya semakin lemah , sesak nafas dan batuk yang semakin menyiksanya seolah hidupnya akan segera berakhir . Haruskah Jessica menyalahkan orang tua yang meninggalkannya ? Tuhan yang memberinya cobaan begitu hebat ? Atau mungkin takdir yang hanya membiarkannya hidup 23 tahun? Jessica hanyalah yeoja biasa yang ingin bahagia , ia tidak pernah menyalahkan apapun yang terjadi dalam hidupnya dan ini untuk pertama kali Jessica sangat membenci kenyataan jika dirinya hanya orang miskin. Rasanya percuma di dunia ini ada penyembuhan kanker paru paru seperti pembedahan , radioterapi , kemoterapi , dan perawatan paliatif jika Jessica tidak bisa mendapat itu semua . Untuk sembuh Jessica membutuhkan uang yang sangat banyak , ia rela menghaburkan semua uangnya sampai jatuh miskin , rela kemoterapi sampai rambutnya tak tersisa sehelai pun namun kenyataanya Jessica tidak bisa melakukan itu semua . Ia hanya orang miskin , ia tidak punya uang , dan ia tidak bisa bertahan hidup.

Jessica sadar ia butuh bertahan hidup , ia masih ingin hidup melihat matahari dan bulan setiap hari terutama melihat Kris setiap hari . Keinginan Jessica hanya satu  melihat kekasihnya memulai debut , berdiri di barisan penonton sambil melambaikan slogan bertuliskan nama Kris , itu semua mudah dan keinginan biasa sebelum Jessica sakit . Namun sekarang itu keinginan yang sangat besar dan belum tentu ia bisa bertahan hidup sampai saat itu tiba. Untuk mewujudkan keinginannya Jessica memutuskan untuk berubah , merubah semua apapun tentang dirinya . Jessica mulai arogan , menyebalkan dan tak tahu malu meminta uang pada kekasihnya terus menerus , semua ucapannya dulu yang mengatakan uang dari Kris digunakan untuk bersenang senang atau membeli barang bermerk itu hanya kebohongan belaka. Jessica menggunakan semua uang itu untuk membeli obat untuk bertahan hidup lebih lama . Satu kenyataan yang tak pernah Kris tahu.

Jessica sadar obat obatan biasa saja tidak akan merubah apapun , yang ada keadaanya semakin parah . Jessica bahkan tidak membeli obat yang langsung diresepkan dokter , ia hanya memakan obat herbal yang ” katanya ” mampu mengobati penyakitnya. Namun ungkapan ” katanya ” hanyalah harapan , itu tak memulihkan keadaannya sedikitpun. Jessica terus menerus meminta uang dari Kris , tidak mempedulikan harga dirinya lagi atau ungkapan yeoja matre yang kini menjadi panggilan barunya dari orang orang disekitar Kris . Semua ia lakukan untuk bertahan hidup , Jessica hanya ingin hidup . Jika saja boleh jujur , Jessica tak pernah mau menyakiti Kris , mempermainkan perasaan dan memanfaatkan kekayaan kekasihnya . Jessica sangat………. sangat mencintai Kris. Ia memang sering menghilang tanpa kabar , namun itu semua hanya untuk menutupi penyakitnya dari Kris . Untuk bertemu dengan Kris pun Jessica harus berakting dan memakai make up agar Kris tak menyadari ada yang aneh dari dirinya dan pada akhirnya semua usaha Jessica berhasil .

Bisa saja Jessica menceritakan penyakitnya pada Kris toh ia sangat yakin namja itu tidak akan meninggalkannya , kalau saja Jessica egois ia pasti sudah melakukannya meminta Kris berada disisinya dan melakukan sesuatu untuk menyembuhkannya. Kris pasti akan melakukan apapun untuknya , namun bukan itu masalahnya Jessica sangat tahu betul apa impian kekasihnya menjadi penyanyi dan Kris hampir mewujudkan impiannya . Haruskah ia egois mementingkan dirinya sendiri di saat orang yang terpenting dalam hidupnya baru meraih impian? Jessica tidak bisa , akhirnya ia melalui semuanya sendiri tanpa bisa mengeluh atau menceritakan sakit yang ia rasakan. Mimpi Kris sebagai penyanyi akan berakhir jika ia egois , Kris tidak akan fokus dan bisa melupakan kesempatan yang ia dapat . Jessica tidak bisa egois , ia juga ingin melihat Kris bahagia meraih impiannya walau itu hanya akan menjadi harapan terakhir baginya.

Zhoumi ….. nama itulah yang kini menjadi harapan Jessica , namja itu bukanlah kekasih baru apalagi selingkuhannya. Zhoumi adalah atasannya di tempat ia bekerja dan dengan namja itulah ia menceritakan rahasia terbesar dalam hidupnya . Zhoumi sendiri tidak bisa membantu banyak untuk Jessica , sesekali ia membelikannya obat dan mengajaknya ke rumah sakit .Bukan tak ingin namun Zhoumi sadar atas keterbatasannya , ia hanya memiliki restoran kecil untuk membiayai hidupnya pun tak mudah apalagi untuk membantu Jessica . Tapi Zhoumi memanglah orang baik , di tengah keterbatasannya pun ia terus berusaha membantu Jessica . Dia tidak memiliki perasaan tak biasa pada gadis itu , hanya melihat bagaimana Jessica berusaha¬† untuk bertahan hidup membuat hatinya tergerak . Walau hanya mengenal Jessica beberapa bulan , ia sangat mengenal Jessica yeoja yang ramah , baik , dan menyenangkan. Zhoumi merasa namja yang mendapat yeoja seperti Jessica akan sangat beruntung.

————

Jessica tiba tiba merasa sesak dan kesulitan bernafas , walaupun bukan hal baru lagi baginya hampir setiap hari ia mengalami ini . Dan apa yang bisa ia lakukan , pergi ke rumah sakit ? Itu hanya mimpi baginya , seandainya itu gratis Jessica akan pergi dan tinggal disana asal ia bisa sembuh dan bertahan hidup. Pada akhirnya Jessica hanya bisa memegangi dadanya yang terasa sesak , memukul mukul dadanya. Tidak adakah seorang pun yang bisa menolongnya detik ini ? Jessica rasanya hampir mati , penyakit ini selalu menyiksanya

Jessica mengambil obatnya di samping kasur , sambil terus berusaha bernafas ditengah kesakitannya . Namun sayang obat yang hanya tinggal satu itu  malah terjatuh ke lantai dan sulit digapai Jessica . Obat itu tinggal satu dan hanya satu satunya harapan , ia belum mau mati sekarang . Dengan pandangan tidak jelas Jessica mulai mencari obatnya , meraba raba lantai dengan sisa tenaganya sampai akhirnya keajaiban muncul ia bisa melihat pil yang bisa memperpanjang hidupnya di bawah ranjang tempat tidur. Ia mengambil dan memakan obat itu , tanpa mempedulikan obatnya yang sudah kotor itu.

1 bulan kemudian

Sepulang mengurus restoran , Zhoumi langsung mendatangi rumah Jessica. Bukan hal aneh lagi , rasanya hampir setiap hari ia selalu mengunjungi Jessica untuk sekedar membawakan makanan dan memastikan kondisinya. Tak jarang ia harus menginap jika kondisi Jessica tengah benar benar memburuk. Siapa lagi yang bisa menjaga dan menemani Jessica disaat seperti ini selain dirinya , Zhoumi merasa tak ada yang bisa ia lakukan selain ini menemani dan terus berada disamping Jessica. Jika saja ia orang kaya atau milyader ia pasti akan melakukan apapun untuk menyelamatkan Jessica , yeoja yang sudah dianggapnya seperti adik sendiri .

Zhoumi membuka pintu kamar Jessica perlahan , yeoja itu tengah berada di tempat tidur sambil memainkan handphonenya. Ada yang aneh , Jessica tersenyum sesekali tertawa sendiri membuat Zhoumi heran melihat sikapnya yang tak biasa. ” Jessica ” panggil Zhoumi sambil mendekat duduk di pinggir tempat tidur

” Oh oppa , kau datang? ” sambut Jessica

” Wae? Kenapa kau terus tersenyum? Apa ada sesuatu? ” Zhoumi ikut melihat handphone Jessica untuk melihat apa yang membuat yeoja itu begitu senang.

EXO Teaser Debut

Zhoumi merasa sesuatu menghantam keras hati dan kepalanya , bukan tanpa alasan menyadari apa yang membuat Jessica sesenang ini. Ia juga ikut senang , namun ada hal lain yang muncul dalam pikirannya yaitu bagaimana Jessica akan menghadapi ini , bisakah ia mewujudkan keinginannya untuk melihat Kris tampil sebagai penyanyi , bisakah Jessica bertahan sampai saat itu tiba. Zhoumi mengalihkan pandangannya menatap yeoja yang masih sangat bersemangat seolah tak kenal bosan melihat teaser grup mantan kekasihnya , Sesungguhnya ia tidak yakin melihat wajah Jessica yang semakin hari kian memucat , badan yang semakin kurus dan suara yang semakin hari semakin hampir tak terdengar. Berapa lama lagi Jessica bisa bertahan? Berapa lama lagi Jessica bisa menahan seluruh rasa sakitnya? Memikirkan semua itu , Zhoumi merasa sedih dan sakit ia harus melakukan sesuatu atau ia harus membayar mahal karena tak bisa melihat senyuman manis milik Jessica , merasakan kehangatan yeoja yang selalu bisa membuatnya nyaman , mendengarkan omelan milik Jessica lagi ketika berbuat sesuatu yang buruk atau salah.

” Oppa ” Jessica menoleh menyadari tak mendengarkan suara Zhoumi lagi , melihat Zhoumi menatapnya lirih , prihatin dan menyedihkan Jessica meletakan handphonenya dan¬† tersenyum seceria mungkin.

” Oppa geuman , jangan menatapku seperti itu. Apa aku sudah tidak cantik lagi? ”

Zhoumi menggeleng sembari memaksakan senyumnya ” kau masih sama , Jessica yang cantik”

” Tentu saja oppa ! Jangan khawatir oppa , sampai saat itu tiba aku akan bertahan ”

” Sampai saat itu ? Apa kau hanya ingin hidup sampai melihat Kris sebagai idol? Jika alasanmu untuk bertahan hanya untuk hari itu , aku akan menjadi alasanmu bertahan untuk hari esok dan selamanya ”

Senyuman Jessica perlahan menghilang diganti air mata yang mulai membasahi pipinya , ucapan Zhoumi tadi mampu menghancurkan usahanya untuk tidak menangis sedari tadi. Namja itu benar Jessica juga tidak ingin bertahan sampai dihari Kris mulai menjadi seorang idol dan seseorang terkenal , ia ingin hidup bahkan kalau bisa sampai umurnya mencapai 70 tahun . Namun rasanya untuk mencapai umur 24 belum tentu bisa , karena ia bisa berakhir kapan saja dan karena itu Jessica tidak mau banyak berharap setidaknya cukup sampai hari itu , dan setelah itu jika memang sudah takdirnya ia bisa pergi dengan tenang. Zhoumi menarik Jessica dalam pelukannya , tanpa terasa air matanya pun ikut mengalir . Dia benci keadaan seperti ini , keadaan yang selalu menyiksanya. Keadaan dimana ia takut dan tak ingin Jessica meninggalkannya nanti , namun kenyataanya tak banyak yang bisa ia lakukan untuk mempertahankan Jessica selamanya. Yeoja itu membalas pelukan Zhoumi tak kalah erat , disaat seperti ini Jessica menyadari betapa adilnya Tuhan disaat keadaan tersulitnya ia masih memiliki Zhoumi . Setidaknya kehadiran Zhoumi oppa setelah Kris meninggalkannya membuat Jessica tidak sendiri , walaupun Kris dan Zhoumi memiliki peran berbeda.

————–

Zhoumi membuka pintu kamar Jessica , dilihatnya yeoja itu sedang melihat kalendernya dan menandai sesuatu dengan spidol.

” Apa yang kau lakukan? ” tanya Zhoumi

” Oh oppa aku baru saja menandai tanggal debut EXO”

Zhoumi hanya tersenyum tipis , ia tidak mau berkata apapun karena ia takut ucapannya menjatuhkan dan meninggikan harapan Jessica. Diletakkan kembali kalendernya dan Jessica mulai fokus pada Zhoumi

” Sebenarnya apa yang ingin kau lakukan di hari debutnya? Menceritakan semuanya? ” tanya Zhoumi lembut , takut menyinggung perasaan Jessica

Jessica mengalihkan pandangannya ” aku ingin melihatnya terakhir kali oppa , karena mungkin keesokan harinya aku mati. Aku ingin melihatnya , meneriakan namanya dan mengatakan aku mencintainya ”

” Bagaimana ka….. ”

” Bagaimana kalau aku mati sebelum itu? Tidak apa apa , aku tidak akan menyesali apapun karena aku sudah melakukan yang terbaik untuk bertahan , mungkin Tuhan tidak bisa mengabulkan permohonan terakhirkku” potong Jessica seakan bisa menebak apa yang akan ditanyakan Zhoumi

Zhoumi memegang kepala Jessica , kini ia merasa bersalah karena ucapannya yang pasti menyakitinya ” kau akan bertahan Sica – ya , karena aku akan melakukan apapun untukmu . Percayalah ”

———–

Hari demi hari berlalu , lalu apa yang special untuk Jessica? Tidak ada ! Setiap hari adalah penderitaan baginya , menahan rasa sakit yang luar biasa dan tak ada yang bisa ia lakukan untuk menahan itu. Ingin sekali ia menghentikan segala penderitaan ini , dan cepat pergi . Terlalu menyakitkan untuk bertahan tapi akan jauh lebih menyakitkan jika ia pergi secepat ini.

Sakit? Apa yang bisa Jessica lakukan? Mengeluh dan meminta orang lain untuk menyelamatkannya? Tidak, cukup Zhoumi yang menderita karenanya. Haruskah ada orang lain lagi?

Lelah? Pada siapa Jessica bisa mengeluh? Tidak ada , ini sangat melelahkan kadang ia meminta Tuhan berhenti menyiksanya dengan rasa sakit dan cepat mengakhiri hidupnya . Kadang juga ia meminta Tuhan untuk membiarkannya hidup satu menit lagi satu jam lagi , dan satu hari lagi.

Jessica mengambil kalender di samping tempat tidur , melihat sebuah tanggal yang dilingkari berbentuk hati. 3 hari lagi , tiga hari lagi Kris akan debut dan Jessica pasti akan bertahan sampai saat itu . Itu tidak lama lagi dan Jessica yakin ia bisa dan harus bertahan , setelah melihat Kris berhasil mencapai impian sebagai seorang idol ia bisa merasa tenang. Kris akan segera menjadi idol , mengingat ketampanan dan sikap baik Kris . Jessica yakin namja itu pasti akan dicintai semua orang , banyak gadis yang akan memuja dan mencintainya , dan Kris pasti akan melupakannya dengan mudah.

————-

Zhoumi membuka pintu kamar Jessica pelan , ini sudah tengah malam dan ia sangat terlambat untuk datang menemani Jessica gadis itu tengah tertidur pulas . Zhoumi duduk di pinggir kasur Jessica , tidak melakukan apapun hanya memandangi wajah Jessica. Wajahnya kian memucat dan mengurus setiap kali ia memperhatikan wajah Jessica sangat jauh berbeda dengan Jessica yang pertama ia kenal , gadis itu selalu ceria , tersenyum dan tertawa . Zhoumi tidak pernah berpikir keceriaan itu akan hilang berganti dengan kepedihan , tak pernah terbayang olehnya Jessica bisa sakit dan menderita seperti ini. Kadang ia tidak mengerti dan ingin bertanya pada Tuhan , mengapa harus Jessica saat di luar sana banyak orang orang jahat , tidak ingin hidup dan menyia – nyiakan hidup dibanding dengan Jessica yang selalu menderita sejak kecil , kesedihan dan kemalangan seolah mengikuti Jessica sepanjang hidup . Mengapa harus Jessica ketika banyak orang yang lebih pantas menerima penyakit ini? Mengapa harus Jessica ketika di luar sana banyak orang tak bersyukur dengan hidupnya? Jessica adalah gadis yang sangat baik , siapapun akan senang dan mencintai Jessica dengan mudah dan Zhoumi merasa dirinya adalah namja yang sangat beruntung bisa bertemu , kenal , dekat , dan bahkan menjadi orang yang bisa mendengar kisah hidup Jessica menemani dan membantunya sekuat yang Zhoumi bisa. Tak pernah sekalipun ia mengeluh atau menyesal membantu dan merawat Jessica , Zhoumi merasa sangat bahagia dan senang.

Zhoumi menaikkan selimut Jessica , kemudian memegang tangannya ” Kita bahkan belum lama mengenal satu sama lain , tapi pertama kali kita mengobrol aku langsung merasa ingin lebih dekat dan melindungimu. Kau punya kelebihan yang tak banyak yeoja lain punya , kau membuat orang lain ingin dekat dan melindungimu. Aku sangat beruntung bisa menjadi orang itu , bertahanlah dan jangan pernah menyerah meski rasa sakit itu sangat menyakitkan. Aku akan melakukan yang terbaik untuk menyembuhkanmu , aku akan menemukan jalan agar kau bisa kembali seperti dulu ”

Zhoumi tersenyum , dia harus seperti Jessica yang selalu semangat dan positif walaupun rasa takut kehilangan Jessica selalu menghantui dan membayangi setiap saat. Ia harus segera mencari jalan untuk menyembuhkan Jessica , tidak peduli apapun ia tidak bisa kehilangan Jessica.

————–

Hari ini untuk menebus kesalahannya karena sibuk dan tidak menemani Jessica kemarin , Zhoumi tidak pergi ke restoran dan pergi ke rumah Jessica untuk menemani yeoja itu seharian.

” Oppa bolehkah aku makan ramen bersamamu ? ” tanya Jessica menghampiri Zhoumi yang sedang memasak ramen. Jessica muak selalu makan bubur dan makanan sehat setiap hari , sekali saja ia ingin memakan ramen rasanya ia hampir lupa bagaimana makan enak karena setiap hari ia harus makan makanan sehat dan tidak enak.

” Anni , kau harus makan makanan sehat Sica – ya ” jawab Zhoumi memegang kedua bahu Jessica

Jessica memanyunkan bibirnya seperti anak kecil , mengangkat tangan membentuk angka satu pertanda sekali saja ia berharap bisa makan ramen bersama Zhoumi. Jessica terus memanyunkan bibir dan memasang puppy eyes sampai akhirnya Zhoumi luluh juga , sebenarnya ia ingin tegas melarang namun melihat bagaimana Jessica memohon tadi , namja mana yang tidak akan goyah.

Zhoumi membantu Jessica mulai dari duduk , menyiapkan makan dan minum untuknya lalu setelah selesai membantu Jessica barulah ia bisa makan. Yeoja itu terlihat sangat senang bisa makan ramen seolah ramen ini adalah makanan mahal. Zhoumi ikut tersenyum memandang Jessica.

” Kau senang sekali? ” tanya Zhoumi

Jessica mengangguk ” aku sangat senang oppa , tidak menyangka bisa makan rame lagi ”

” Makanlah yang banyak ”

————-

” Lusa adalah hari debut Kris? ” tanya Zhoumi sambil melihat kalender disamping tempat tidur Jessica

” Nde oppa ” Jessica mendadak semangat ketika Zhoumi membicarakan Kris yang akan segera memulai debut

” Lalu apa yang akan kau lakukan? ”

” Menonton music video Kris dan penampilannya saja ”

Zhoumi duduk di samping Jessica ” aku akan membelikanmu album exo untukmu , tenang saja ”

” Benarkah??!! Oppa akan membelikannya? Gomawo oppa jeongmal gomawo ” Jessica memegang tangan Zhoumi karena terlalu senang setelah namja itu berjanji akan membelikan album EXO untuknya.

” Kau bisa pegang janjiku Jessica ”

” Oppa , kau terlalu baik . Semoga Tuhan membalas semua kebaikanmu , oppa kau orang baik aku yakin oppa pasti bahagia ”

Zhoumi mendelik tidak terlalu senang mendengar jawaban dari Jessica tadi , itu sangat terkesan menyedihkan dan seolah Jessica akan meninggalkannya saat ini juga.

” Gomawo oppa , jeongmal gomawo ” lanjut Jessica

Zhoumi ingin sekali marah mendengar ucapan Jessica , ia mencoba menahannya dan mengganti dengan sebuah senyuman ” Ne , terimakasih juga karena kau percaya padaku ”

Jessica membalas senyuman Zhoumi lalu bersandar di bahu namja itu seolah berpikir dengan pikiran pikirannya sendiri.

—————

Keesokan Harinya

Hari ini cafe sangat ramai membuat Zhoumi sangat ramai , ditambah dengan dua orang pegawai yang mengambil cuti memaksa Zhoumi untuk turun tangan langsung membantu bekerja di cafe. Ini sudah sore hari dan biasanya cafe semakin penuh dengan pelajar atau pegawai kantor di gedung sebelah , Zhoumi melihat jam yang melingkar di tangannya . Jam sudah menunjukan pukul 4 dan ia belum menemui Jessica hari ini , beberapa jam lalu ia tak lupa mengirim pesan atau menelofon seperti biasa namun sudah beberapa jam belum ada tanggapan dari Jessica. Gadis itu memang sangat lemah , untuk membalas pesan rasanya pun sangat lama.

Zhoumi terus melihat jam , entahlah ia sangat khawatir dengan Jessica tidak seperti biasanya beberapa hari lalu ia bahkan bekerja sampai malam namun ia tidak sekhawatir ini. Zhoumi berusaha menghilangkan pikiran pikiran negatif dan kembali menghubungi Jessica , beruntung kali ini Jessica menjawab panggilannya. Zhoumi boleh sedikit lebih lega , walaupun tadi ia tidak terlalu mendengar jelas apa yang Jessica katakan . Suara Jessica semakin menghilang dan pelan , untuk bicara pun butuh waktu yang lama dan usaha.
Jam menunjukan pukul 7 malam , Zhoumi merasa ia sudah bisa pulang untuk bertemu Jessica . Ia langsung menyambar kunci mobil dan mengemudi dengan kecepatan yang bisa dibilang tinggi . Zhoumi langsung membuka pintu rumah Jessica setiba di sana , ia mengulum senyum lega ketika melihat Jessica tengah berada di ruang tengah sambil memegang kamera di tangannya.

Zhoumi duduk di samping Jessica kemudian mengelus puncak rambutnya ” bagaimana perasaanmu hari ini? Apa kau merasa semakin sakit ? ” tanya Zhoumi lembut

Jessica berbalik dengan senyuman dan air mata dari wajahnya , Zhoumi panik mendapati Jessica menangis ” waeyo? Ada apa denganmu? ”

Jessica mengusap air mata dan tersenyum , beberapa saat ia hanya diam sambil menatap Zhoumi sebelum ia berhambur ke pelukan namja itu . Jessica memeluk Zhoumi erat , menenggelamkan dirinya dalam pelukan Zhoumi.

” Gwen…cha…..na ” jawab Jessica lemah dengan suara seadanya

Zhoumi tidak bertanya atau berkata apapun lagi , ia membalas pelukan Jessica dan terus mengelus rambut panjang milik yeoja itu lembut. Tidak perlu bertanya , Jessica punya banyak sekali alasan untuk menangis dan Zhoumi tidak perlu bertanya lagi karena itu akan semakin menyakiti Jessica.

Beberapa menit berlalu , Jessica belum melepaskan pelukan ini dan terus bersandar dalam pelukan Zhoumi

” Sica – ya ” panggil Zhoumi

” Jessica ”

” Ada apa? Tumben sekali kau langsung memelukku , apa yang kau lakukan hari ini? ”

Zhoumi heran karena Jessica terus berdiam , sama sekali tidak ada pergerakan atau ucapan dari Jessica. Zhoumi melepas pelukan mereka , dan betapa terkejutnya Zhoumi mendapati Jessica tidak sadarkan diri.

” Sica – yaa ” panik Zhoumi sambil menepuk nepuk pipi Jessica

” Jessica ” panggil Zhoumi semakin keras

” Sica – ya ” Zhoumi mengguncang tubuh Jessica , tidak mungkin …… Tidak mungkin Jessica telah pergi meninggalkannya kan? Zhoumi langsung menggendong Jessica membawa ke rumah sakit.

—————-

Zhoumi tidak bisa tenang atau duduk sekalipun , yang ia lakukan hanyalah mondar mandir di depan ruang ICU menunggu dokter yang sedang memeriksa Jessica. Zhoumi tidak mau berpikir negatif , berpikir Jessica telah pergi untuk selamanya tidak mungkin tadi Jessica masih tersenyum bahkan memeluknya tidak mungkin ia pergi secepat ini. Zhoumi terus berusaha mempositifkan pikirannya bahwa Jessica tidak akan meninggalkannya sekarang , tidak akan secepat ini namun rasa takut itu semakin besar dan nyata . Kenyataan Zhoumi sangat takut jika Jessica pergi , masih banyak hal yang ia belum lakukan untuk Jessica.

Tak berapa lama dokter yang memeriksa Jessica keluar dan mengajak Zhoumi untuk bicara di ruangannya.

” Bagaimana dok keadaan Jessica? ” tanya Zhoumi khawatir

Dokter itu hanya diam , seolah sangat sulit untuk mengatakan keadaan Jessica yang sebenarnya. bagaimana tidak Zhoumi terlihat sangat khawatir , gelisah dan sedih. Sebenarnya tanpa bertanya lebih jauh , hanya melihat tatapan dokter itu Zhoumi sudah bisa mengerti kalau keadaan Jessica sangat lah parah dan sangat sulit disembuhkan.

” Lakukan apapun untuk menyembuhkan Jessica , aku akan membayar berapapun . Lakukan operasi atau kemoterapi !! Aku akan membayarnya !!! Aku bilang aku akan membayar berapapun ” teriak Zhoumi emosi tak mendapat reaksi atau tanggapan apapun dari dokter itu.

” Apa yang kau pikir kau sedang lakukan disini ? Pergi dan cepat obati Jessica !!! Aku akan membayar berapapun !! ” teriak Zhoumi semakin keras

Dokter itu menggeleng ” Kanker paru paru yang nona Jessica alami sudah sangat parah , ini stadium akhir dan sudah sangat terlambat untuk disembuhkan. Tidak ada yang bisa kami lakukan lagi¬† ”

” Kau harus bersiap untuk kemungkinan terburuk ” lanjut dokter itu

Zhoumi menggeleng tak percaya , sedari dulu ia memang tahu Jessica bisa pergi kapan saja dan dalam waktu yang mendadak. Tapi ia tidak akan pernah bisa membiarkan Jessica , banyak sekali penyesalan memenuhi dirinya mengapa ia tidak pernah berusaha untuk mengobati Jessica yang ia lakukan hanyalah menemani dan terus berada disamping Jessica. Tanpa pernah menyadari itu tidak akan pernah menyembuhkan Jessica , Zhoumi keluar dari ruang dokter itu untuk menemui Jessica .

Zhoumi membuka pintu kamar Jessica , langkahnya semakin lemah melihat Jessica memakai alat alat yang akan membantunya bertahan. Zhoumi mendekat ke samping Jessica , gadis itu terlihat sangat lemah tak berdaya dengan wajah dan bibirnya yang putih memucat. Waktu seolah menyiksanya , beberapa jam lalu Jessica masih tersenyum dan bersikap seperti biasa namun sekarang Jessica sudah lemah tak berdaya.

Zhoumi mengambil tangan Jessica dan memegangnya ” Mianhae Sica – ya , Mianhae ” ujar Zhoumi tidak bisa lagi menahan rasa sedih dan takut yang kian membesar. Zhoumi menangis , air matanya terus berlomba turun

” Mianhae ” isak Zhoumi

” Jangan tinggalkan aku , mianhae……aku akan melakukan apapun asal kau bertahan , aku bisa kehilangan apapun asal kau tetap bertahan. Jangan tinggalkan aku Sica – ya , mianhae mianhae karena aku tidak bisa membantumu dan tidak pernah berusaha saat aku punya banyak kesempatan. Mianhae ”

Zhoumi merasa sangat tolol tidak pernah melakukan apapun untuk menyembuhkan Jessica ketika ia memiliki banyak waktu untuk melakukannya , Jessica tidak akan pernah sembuh hanya karena Zhoumi ada bersamanya. Zhoumi tidak percaya dengan ucapan dokter tadi Jessica tidak bisa disembuhkan , masih ada kesempatan dan ini kesempatan terakhir baginya. Zhoumi tidak peduli , meskipun ia harus kehilangan segalanya ia tidak ingin kehilangan Jessica.

Zhoumi keluar dari kamar Jessica untuk pergi ke suatu tempat , harapan terakhirnya dan satu satunya cara untuk menyelamatkan Jessica. Zhoumi membuka sebuah ruangan , ruangan yang selalu dibencinya tempat yang tidak pernah ia datangi selama empat tahun terakhir . Zhoumi tidak menyapa atau bicara kepada pemilik ruangan itu , ia langsung berlutut sambil menunduk.

” Tolong aku …. Papa ” ucap Zhoumi bersungguh sungguh

Ayah Zhoumi sangat terkejut karena anak yang dianggapnya telah hilang bertahun tahun lalu tiba tiba muncul , berlutut dan meminta tolong padanya seperti ini. Ada rasa senang dan puas melihat Zhoumi datang padanya sambil berlutut seperti ini , mengingat empat tahun lalu anak satu satunya memutuskan untuk meninggalkan rumah dan melepas segala kemewahan dan kekayaan milik mereka hanya untuk cita cita tidak masuk akal Zhoumi memiliki sebuah cafe dan bekerja disana. Mungkin Zhoumi sudah kembali ke dalam pikirannya bahwa memiliki cafe tidak akan pernah cukup untuk hidup , pikir ayah Zhoumi

” Tolong aku papa , aku mohon . Aku akan melakukan apapun yang kau inginkan , asal kau membantuku sekarang juga ” lanjut Zhoumi masih berlutut

Ayah Zhoumi bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri putranya , memegang bahu Zhoumi ” Tentu saja , kau sudah berlutut aku pasti akan membantumu ” jawab ayah Zhoumi sambil tertawa puas merendahkan.

Zhoumi mengepal tangannya , tidak pernah sekalipun ia berpikir akan kembali ke rumah ini yang jauh lebih pantas di anggap neraka olehnya. Namun Zhoumi sadar , ini satu satunya cara dan jalan untuk menyembuhkan Jessica dan Zhoumi akan melakukan apapun meskipun ia tahu setelah ini ia akan kembali menjadi boneka ayahnya lagi.

—————-

Zhoumi kembali ke rumah sakit setelah bertemu ayahnya tadi dan mengatakan apa yang ia butuhkan , ayah Zhoumi pun langsung mencari dokter terbaik di Korea untuk menyembuhkan Jessica.

Zhoumi tidak melepas tangan Jessica yang sedaritadi di pegangnya dan hanya menatap Jessica seolah tidak mengenal kata bosan.

” Bertahanlah Sica – ya , aku akan mencari dokter terbaik untukmu. Kau pasti bisa sembuh ” ucap Zhoumi yakin

Keesokan Harinya

Jessica membuka mata perlahan , memandangi lemah ke sekelilingnya dan melihat Zhoumi tertidur di sampingnya. Jessica tidak bisa percaya untuk pertama kalinya ia bisa datang dan merasakan perawatan di rumah sakit yang selalu menjadi impiannya sedari dulu , setelah berbulan bulan lamanya menderita sendiri. Jessica tersenyum tipis , meskipun pada akhirnya ia bisa dirawat di rumah sakit dan mungkin mendapat perawatan entah Jessica merasa inilah saatnya untuk menyerah dengan penyakitnya dan bersiap untuk pergi kapan saja.

Jessica menoleh menatap Zhoumi , tidak tahu apa yang namja itu lakukan sampai bisa membawa Jessica ke rumah sakit. Jessica sangat berterimakasih untuk ini , dan selalu bersyukur meskipun Zhoumi tidak pernah tahu seberapa besar rasa terimakasih Jessica atas semua pertolongan yang Zhoumi berikan. Setidaknya sampai akhir hidupnya nanti , masih ada orang yang menginginkan Jessica untuk bertahan dan sembuh

” Oppa gomawo untuk semuanya , terimakasih menjadi satu satunya orang bagiku untuk bersandar dan mengeluh atas rasa sakitku. Aku sangat berterimakasih dan bersyukur , tidak akan pernah ada cara untuk membalas semua kebaikanmu untukku. Terimakasih telah membuatku bertahan sejauh ini oppa , tanpamu mungkin aku akan menyerah dan tidak memiliki semangat hidup lagi . Kita telah melakukan yang terbaik untuk membuatku bertahan , sekarang aku tidak mau menjadi bebanmu lagi. Aku siap pergi kapan saja oppa , semoga kau bahagia setelah kepergianku. Maaf menyita banyak waktumu untuk bersamaku , setelah aku pergi oppa akan memiliki banyak waktu dan menemukan kebahagianmu. Gomawo oppa untuk semuanya , selamanya aku menyayangimu oppa “ ucap Jessica dalam hati , air matanya mulai mengalir dan Jessica menangis dalam diam.

Bicara? Jessica ingin sekali bicara namun apa daya suaranya seolah tidak mau keluar dan sangat sulit untuk bicara

Sakit? Tidak ada kata yang mampu Jessica gambarkan untuk menjelaskan seberapa sakit yang ia rasakan , mungkin Jessica tidak pernah mengatakan apapun atau mengeluh namun tidak ada yang pernah yang tahu rasa sakit itu membunuhnya setiap saat.

Jessica melihat kalender di depannya , hari ini adalah hari yang selalu ia nantikan. Lihatlah Jessica berhasil bertahan sampai hari ini , ia telah berhasil memenuhi harapan terakhirnya untuk bertahan sampai di hari Kris debut. Jessica langsung melihat ke sekeliling untuk mencari handphone miliknya , tidak sulit untuk mencari handphone yang ada di samping meja namun yang sulit adalah mengambil handphone itu. Jessica ingin sekali mengambilnya dan melihat video debut Kris bersama EXO namun tubuhnya seolah mati rasa dan sangat sulit untuk di gerakkan. Jessica tidak mau menyerah , ia terus berusaha menggerakan tangannya untuk mengambil handphone itu . Untuk apa semua penderitaan yang ia jalani selama ini kalau bukan untuk melihat Kris mencapai impiannya tapi sekarang hanya karena tangannya sulit digerakan Jessica tidak mau dan boleh menyerah.

Jessica terus berusaha melakukan segala yang ia bisa hanya untuk menggapai meja itu

Praaang

Jessica menjatuhkan gelas dan itu langsung membangunkan Zhoumi seketika , sontak namja itu langsung terbangun.

” Apa kau butuh sesuatu Sica – ya? Katakan padaku ” ujar Zhoumi menawarkan bantuan

Jessica menunjuk ke arah handphone , namun sayang sekali Zhoumi tidak mengerti apa yang ia inginkan. Ia malah menekan bel berpikir Jessica ingin minum dan meminta suster untuk datang ke sini memberikan gelas baru. Jessica sangat frustasi mengapa sangat sulit hanya karena sebuah handphone , dan sangat sulit untuk melihat Kris.

Jessica menggelengkan kepalanya menunjukan bukan itu yang ia inginkan

” Apa kau butuh yang lain? ” tanya Zhoumi lagi

Jessica ingin sekali menjawab ” handphone” namun rasanya sangat sulit untuk mengatakan satu kata itu.

” kau lapar? ”

” Kau ingin ke toilet? ”

” Kau merasa sakit? ” Zhoumi terus menebak apa yang Jessica ingin katakan

Jessica menggelengkan kepalanya “K…….ris ” ucapnya terbata bata

Zhoumi seketika mengerti apa yang Jessica butuhkan dan inginkan sedaritadi , bahkan di saat seperti ini Jessica masih mengingat namja itu telah memulai impiannya sebagai idol. Tentu saja Zhoumi tahu apa yang harus ia lakukan selanjutnya , ia membuka internet dan melihat berita

” Kris resmi debut tadi malam ” ujar Zhoumi

Jessica tersenyum senang mendengarnya , tentu saja Kris pasti berhasil menggapai impiannya

Zhoumi menunjukan sebuah artikel berita pada Jessica dan beberapa foto Kris.

Jessica kembali tersenyum , tidak sia sia ia bertahan sejauh ini pada akhirnya ia bisa melihat Kris memulai debut. Semua rasa sakit dan penderitaan yang selama ini ia rasakan seolah terbayar hanya dengan melihat Kris menjadi seorang idol.

” Kau senang eoh? ” tanya Zhoumi. Jessica mengangguk

Zhoumi tahu masih ada satu hal yang perlu ia lakukan , tak lupa ia menunjukan music video EXO pada Jessica. Zhoumi memegang handphonenya dan mereka berdua menonton music video Kris bersama.

Jessica tidak berhenti tersenyum melihat video itu , dan ia kembali menangis ketika melihat Kris bukan tangisan kesedihan seperti tadi namun ini adalah tangisan bahagia. Ia sangat bangga pada Kris setelah melewati semua masa pelatihan yang sulit

Zhoumi mengelus puncak kepala Jessica selesai mereka menonton video EXO bersama ” Sica – ya kau telah berhasil bertahan selama ini , bertahanlah lebih lama aku telah menemukan cara untuk menyembuhkanmu. Kau pasti bisa sembuh ”

Jessica mengangguk , tidak ada yang bisa lakukan apalagi bicara untuk menanggapi ucapan Zhoumi yang terlihat sangat yakin dirinya bisa bertahan lagi lebih dari ini.

Jessica tiba tiba teringat janji Zhoumi , namja itu pernah berjanji untuk membelikan album EXO ketika Kris debut dan Jessica ingin menagih janji itu sekarang.

” O….p……….pa ” ucap Jessica

” Apa kaubutuh yang lain¬† ? ” tanya Zhoumi mendekat

” A………… ”

” A……l………b..um ” ucap Jessica memaksakan untuk bicara

” Kau ingin aku membelikan album EXO? Sekarang? ” Beruntung Zhoumi selalu menangkap dan mengerti apa yang Jessica bicarakan dengan mudah. Zhoumi ingat dirinya pernah berjanji untuk membelikan Jessica album EXO , tapi haruskah sekarang? Bagaimana ia bisa pergi meninggalkan Jessica sendiri dalam keadaan seperti ini?

Jessica mengangguk

” Sica – ya aku pasti akan membelikanmu album EXO , tapi tidak sekarang. Aku tidak bisa meninggalkanmu sendiri saat ini , bagaimana jika sesuatu terjadi? ” Zhoumi berusaha membuat Jessica mengerti , sayang sekali gadis itu tidak mau mengerti dan marah

Jessica menoleh ke arah lain marah dan kembali menangis kini ia menangis terisak , Zhoumi tidak tega dan bermaksud membuat Jessica sedih tapi mana mungkin ia meninggalkan Jessica sendirian

Seorang suster masuk untuk memeriksa Jessica ” selamat pagi ” sapa suster itu ramah

Zhoumi menatap suster itu sebentar , bisakah ia berharap pada orang lain untuk menjaga Jessica ? Mungkin iya , daripada membuat Jessica sedih dan membuat gadis itu menangis lebih lama lagi.

” Baiklah aku akan pergi , jangan menangis lagi eoh? ” ucap Zhoumi

” Suster tolong jaga Jessica , aku akan keluar sebentar ”

” Baik ” jawab suster itu sebentar lalu kembali memeriksa keadaan Jessica

Zhoumi keluar dari ruangan Jessica walaupun sebenarnya ia sangat tidak ingin meninggalkan Jessica , tapi apa boleh buat janji adalah janji. Baru berjalan beberapa langkah dari ruangan Jessica , Zhoumi mendapat telefon dari sang ayah yang mengatakan ia sudah menemukan dokter terbaik di China yang akan datang ke Korea siang ini untuk memeriksa Jessica.

Zhoumi tersenyum lega , bagaimana dirinya tidak senang sebentar lagi Jessica akan bertemu dengan dokter terbaik dan secepat mungkin Jessica akan sembuh. Zhoumi berjalan cepat dengan senyum di wajahnya , ia harus cepat kembali untuk memberitahu kabar menggembirakan ini pada Jessica.

Tidak butuh waktu lama untuk menemukan toko album kpop , namun yang membuat Zhoumi lama adalah mengantri dengan para fans EXO yang lain untuk membayar. Entahlan ini hampir 15 menit ia mengantri , bagaimana tidak di depannya banyak sekali fans yang membeli puluhan album dan tak jarang membuat masalah. Akhirnya setelah perjuangan panjang Zhoumi berhasil mendapatkan album itu dan langsung kembali ke rumah sakit

Zhoumi melihat album yang dipegangnya dengan senyum ceria , Jessica pasti sangat senang setelah mendapat album ini sekaligus berita baik kalau dokter terbaik akan datang siang ini. Zhoumi membuka pintu kamar Jessica , namun apa yang di ia dapatkan sangat berbeda dengan kenyataan . Kamar Jessica penuh dengan perawat dan dokter , bagaimana bisa ini kurang dari satu jam sejak ia pergi dan keadaan sudah sangat berubah.

” Jessica Jung ,Waktu kematian 9 April . Pukul 10 : 28 ” ujar dokter yang memeriksa Jessica meninggalkan Zhoumi dengan segala kebingungan

Tidak mungkin… Ini tidak mungkin , Jessica tidak mungkin pergi secepat ini. Sebentar lagi dokter terbaik pilihan ayahnya akan datang , Jessica pasti bisa sembuh. Tapi mengapa ia pergi terlebih dahulu? Zhoumi mendekat , berdiri memandang Jessica yang telah pergi untuk selamanya.

” Maldo andwae ” ujar Zhoumi menggelengkan kepala tak percaya , menatap suster yang masih berada di dalam ruangan bergantian

” Maldo andwae….. Jessica tidak mungkin pergi kan? ” ujar Zhoumi lagi bertanya pada suster yang datang tadi pagi

” Tadi dia masih baik baik saja , eottokae…. eottokae ”

” Setelah kau pergi tadi , nona Jessica kesakitan . Kami sudah melakukan yang terbaik untuk menolong Jessica ” ucap suster itu sebelum keluar meninggalkan Zhoumi sendiri

Zhoumi berusaha keras menyangkal kenyataan kalau Jessica sudah pergi untuk selamanya , sangat tidak mungkin Jessica pergi secepat ini. Zhoumi mendekat dan berkata ” Sica – ya , ayo bangun buka matamu ”

” Sica – ya , kau tidak boleh pergi dokter akan segera datang . Mereka pasti bisa menyembuhkanmu . Sica – ya tolong bangun , jebal ” lirih Zhoumi lemah , percuma saja apapun yang Zhoumi katakan atau lakukan Jessica tidak akan bisa mendengarnya lagi.

Zhoumi menepuk nepuk pipi Jessica ” Sica – ya , jebal jangan seperti ini. Ayo bangun , kau pasti bisa bertahan eoh? Sebentar lagi dokter akan datang ”

Zhoumi semakin melemah ketika tak mendapatkan reaksi dari Jessica , walaupun otaknya menolak keras untuk percaya akan kenyataan namun tidak dengan hatinya. Zhoumi tahu dan sadar Jessica telah pergi untuk selamanya , ia telah kehilangan Jessica.

” Sica – ya ” ujar Zhoumi , detik itu juga air mata mengalir di pipinya.

” Sica – ya lihatlah aku sudah membelikan album EXO untukmu , kau bilang kau mau melihat album ini. Bangunlah Sica – ya ” isak Zhoumi.

Zhoumi melemah ia merasa tubuhnya lemas dan mati rasa seketika , air matanya semakin deras bersama dengan isakan yang semakin terdengar jelas. Zhoumi merasa benar benar hancur , Jessica telah pergi dan ia sangat menyesal tidak bisa melakukan apapun untuk Jessica . Ia telah kehilangan kesempatan terakhir untuk menyembuhkan Jessica sekaligus kehilangan yeoja itu.

Zhoumi menangis dan terus menangis sampai ayahnya datang membawa dokter yang dipilihnya untuk menyembuhkan Jessica , ayahnya sudah mendengar kabar meninggalkannya Jessica dari rumah sakit terlebih dahulu tanpa perlu bertanya lagi pada anaknya.

Ayah Zhoumi menghampiri putra semata wayangnya yang tengah menangis pilu , walaupun hubungan mereka tidak terlalu baik tapi orang tua mana yang tega melihat anaknya terluka bahkan menangis seperti ini.

” Zhoumi ” ucap sang ayah memegang bahu putranya yang tengah menunduk menangis.

Zhoumi menoleh menatap sang ayah , ada rasa marah dan kesal kalau saja dokter pilihan ayahnya datang lebih cepat mungkin Jessica tidak akan pergi.

” Ini semua karenamu , kau membuat orang orang yang berarti untukku meninggalkanku setelah mama sekarang Jessica. Ini semua karena papa ” teriak Zhoumi sambil menghepaskan tangan ayahnya kasar . Kenyataan yang sangat menyakitkan membuat Zhoumi tidak bisa berpikir dengan benar , ayahnya tidak melakukan kesalahan apapun tentu saja tidak mudah menemukan dokter terbaik yang bisa menjamin kesembuhan Jessica.

” Kalau saja papa bisa sedikit lebih cepat , Jessica tidak akan pergi !!!! ” Lanjut Zhoumi berteriak di tengah tangisannya

” Papa tidak pernah membiarkanku bahagia , setelah mama sekarang Jessica . Kepergian Jessica juga kesalahanmu , aku tidak seharusnya memohon padamu kalau aku tahu kau malah membuat Jessica pergi secepat ini. Aku belum melakukan apapun untuknya…..aku….aku bahkan tidak pernah membawanya ke rumah sakit sekalipun….aku tidak pernah berusaha untuk menyembuhkannya. Aku….aku…….aku … sangat menyesal , ini kesalahanku kalau bukan karenaku Jessica pasti bisa bertahan dan sembuh tapi aku tidak pernah berusaha yang terbaik , seandainya aku datang padamu lebih cepat Jessica pasti masih berada disini. Ini semua kesalahanku ”

Plak !!!

Sebuah tamparan melayang ke pipi Zhoumi sangat keras , ayahnya lah yang menamparnya untuk menyadarkan Zhoumi.

” Kesalahanmu? Ini sama sekali bukan kesalahanmu , kau sudah melakukan yang terbaik dan dia pasti sangat berterimakasih padamu. Kau bahkan berlutut mempertaruhkan harga dirimu di depanku hanya untuknya dan kau bilang kau tidak melakukan apapun untuknya???!! Membiarkannya pergi adalah jalan terbaik , apa kau tidak berpikir seberapa besar rasa sakit yang ia alami setiap hari setiap detik? Bagaimana perasaannya setiap kali ia memikirkan tentang penyakitnya? Dia sudah pergi meninggalkanmu selamanya tapi apa kau tahu dia telah menemukan tempat yang lebih baik , dia tidak perlu merasakan sakit lagi . Apa kau juga memikirkan itu??! ” Ayah Zhoumi ikut berteriak berusaha menyadarkan putranya yang sangat terpukul dengan kepergian Jessica.

Zhoumi terdiam , menoleh pada Jessica. Ayahnya benar Jessica kini pasti berada di surga dan ia tidak perlu merasakan segala rasa sakit yang selalu ia rasakan setiap saat. Mengapa Zhoumi tidak memikirkan itu? Kehilangan Jessica memang menyakitkan namun memaksakan Jessica untuk bertahan dan memaksanya untuk menahan segala rasa sakit yang mematikan juga menyakitinya. Jessica telah pergi ke tempat yang lebih baik , ia tidak lagi menderita dan kesakitan. Zhoumi mulai sadar , ini adalah jalan terbaik.

” Maafkan aku papa ” ucap Zhoumi menyadari apa yang ia katakan tadi adalah salah , menyalahkan sang ayah saat ayahnya juga berusaha yang terbaik untuk memenuhi keinginannya.

Ayah Zhoumi memegang tangan putranya untuk memberikan kekuatan dan seolah meyakinkan Zhoumi ia tidak sendiri di saat sulit seperti ini. Air mata Zhoumi berhenti dan kini berganti senyuman tipis

” Pergilah Sica , kau tidak perlu merasakan sakit lagi . Kau gadis yang hebat , tidak pernah menyerah. Terimakasih karena telah bertahan selama ini , ini sangat menyakitkan tapi aku akan baik baik saja asal kau tidak merasakan rasa sakit itu lagi. Aku menyayangimu ”

Satu tahun kemudian

EXO…. Siapa yang tak mengenal EXO lagi , tidak butuh waktu lama untuk sukses bagi mereka dalam waktu satu tahun EXO bisa dibilang sangat sukses mendapat berbagai trofi kemenangan dan penghargaan hanyalah sebagian kecil dari kesuksesan mereka. Dan Kris , ayolah siapa yang tak mengenal leader tampan yang satu ini , dengan wajah tampan tubuh yang sempurna membuat Kris memiliki ribuan fans wanita yang sangat menggilainya.

” Kris , kau ada jadwal di China besok. Siap siap untuk berangkat nanti malam¬† ” ujar manager EXO

” Sendiri? ”

” Ada jadwal apa hyung? ” tanya Tao penasaran

” Kris akan menghadiri acara ulang tahun seorang gadis disana ” jawab manager

Ulang tahun? Kris tiba tiba teringat seorang gadis yang sangat dibencinya setengah mati , dan kebetulan sekali gadis yang dibencinya juga berulang tahun besok.

—————

Kris membuka pintu sebuah ruanagan perlahan , tadi sang manager menurunkan Kris disini dan menyuruhnya untuk langsung masuk ke sebuah rumah . Kris ingin sekali keluar memastikan ia tidak salah tempat , bukankah ini adalah acara ulang tahun tapi mengapa sangat sepi dan sunyi. Sangat tidak mungkin manager mengerjainya atau memberikan alamat yang salah , namun mengapa disini sangat sunyi dan sepi seolah tidak ada pesta ulang tahun sama sekali.

Kris melangkah ragu masuk ke dalam , ternyata Kris salah besar ini benar benar sebuah pesta ulang tahun foto foto menggantung di tembok¬† , berbagai hiasan dan balon berbentuk huruf bertuliskan ” Happy Birthday Jessica ” . Demi Tuhan Kris merasa sangat bodoh dan dibodohi dengan datang kesini , bagaimana bisa pesta ini adalah pesta Jessica mantan kekasih sekaligus gadis yang sangat dibencinya. Apa Jessica sengaja melakukan ini ?

Seorang pria tiba tiba muncul dengan sebuah senyuman yang membuat Kris sangat marah hanya dengan melihat wajahnya apalagi senyumannya. Zhoumi berjalan mendekati Kris dan begitu tepat dihadapan Kris , senyumnya semakin mengembang.

” Selamat datang di pesta ulang tahun Jessica ” ucap Zhoumi

Rahang Kris mengeras pertanda ia sangat marah , demi apapun ia merasa bodoh dengan datang ke tempat ini datang ke pesta ulang tahun Jessica dan melihat langsung selingkuhan mantan kekasihnya dulu. Namun yang membuat Kris semakin marah adalah melihat senyuman Zhoumi seolah menunjukan dirinya sangat bahagia bersama Jessica.

Kris berdecak sebentar ” Apa kau sengaja mengundangku ke sini hanya untuk datang ke pesta ulang tahun gadis itu? Aku bahkan tidak sudi untuk menyembut namanya lagi , lebih baik aku memanggilnya kekasihmu , tunanganmu atau istrimu . Kalian sangat cocok gadis itu sangat menyukai uang dan kau senang memamerkan uangmu. Kalian berdua memang pantas bersama ” sindir Kris sarkatis

Zhoumi tidak banyak bicara , ia langsung melayangkan tijuan ke wajah Kris . Tidak terima dengan pukulan Zhoumi , Kris bangkit dan hendak membalas pukulan dari Zhoumi tadi namun ia masih menahan diri tidak mau terpancing emosi dengan mudahnya.

Kris menarik kerah kemeja Zhoumi ” Jangan menunjukan kebahagiaan kalian padaku , aku tidak peduli apapun yang kalian lakukan . Kau pikir aku masih mencintai gadis itu? Kau salah besar , tidak ada perasaan yang tersisa untuknya. Seharusnya aku berterimakasih padamu karena telah menunjukan padaku gadis yang bertahun tahun aku kencani adalah yeoja yang buruk dan matrealistis. Setelah kau jatuh dan tidak memiliki apapun , dia pasti akan meninggalkanmu sama seperti yang ia lakukan padaku ” ucap Kris merendahkan lalu melepaskan tangannya dari kemeja Zhoumi kemudian mendorongnya kasar.

Zhoumi kembali menonjok Kris untuk kedua kalinya ” buruk katamu? Kita lihat apa ini yang kau maksud buruk dan matrealistis ” ujar Zhoumi sambil mengambil remote dan menyalakan televisi yang memutar sebuah video.

” Kris….. Annyeong !!! “ sapa Jessica sambil melambaikan lambaikan tangannya

Kris sangat terkejut melihat perubahan Jessica , mantan kekasihnya terlihat sangat berbeda tubuhnya semakin kurus , kulit dan bibir yang memucat dan tubuh yang terlihat sangat lemah dan rapuh.

” Bagaimana kabarmu? Apa kau baik baik saja? Bagaimana dengan latihanmu ? Kris besok kau akan debut , kau telah mencapai impianmu untuk menjadi seorang idol. Aku sangat bangga padamu Kris , kau telah berhasil melewati masa masa sulitmu . Jangan khawatir masa sulit yang kau alami akan membuahkan hasil , kau pasti sukses bersama EXO. Kalian semua pasti sukses , sebentar lagi yeoja yeoja di seluruh dunia akan menggilaimu. Kau sangat tampan kau tahu? Aku sangat beruntung pernah menjadi kekasihmu dan menjadi yeoja yang kau cintai , fansmu pasti akan iri padaku jika mereka tahu “

Jessica menarik nafas panjang dan menunduk sebentar ” aku sangat mencintaimu sangat sangat mencintaimu “

Jessica kembali mengangkat wajahnya , matanya terlihat berkaca kaca air mata siap menetes kapan saja “ maafkan aku….mianhae Kris , mianhae . Maaf karena tidak bisa menemanimu di saat saat terakhir kau hampir menggapai impianmu , dan setelah kau debut nanti mungkin aku tidak pernah memiliki kesempatan untuk melihatmu tampil bernyanyi dan menari di atas panggung. Aku sangat ingin melihatmu tampil tapi……aku tahu….aku tidak akan bisa Kris “

Dan disini awal air mata Jessica menetes , gadis itu mulai menangis ” aku tidak pernah bermaksud menyakitimu Kris , mengabaikanmu setiap waktu dan bersikap dingin padamu. Itu sangat menyiksaku Kris tapi aku tidak punya pilihan lain , Mianhae. Aku sangat mencintaimu Kris , kau satu satunya orang yang aku cintai di dunia ini alasanku untuk bertahan dan semangat menjalani kehidupanku yang menyedihkan “

Jessica mengusap air mata dan tertawa getir ” kau tahu Kris apa yang sangat menyakitiku dibanding saat para membermu menbenciku dan menganggapku sebagai yeoja matrealistis ? Saat kau berpikir aku bosan , tidak mencintaimu lagi dan bertemu namja lain. Sekalipun….. aku tidak pernah berhenti mencintaimu , tidak akan pernah. “

” Aku akan segera pergi meninggalkanmu Kris………. untuk selamanya “ lanjut Jessica.

Jessica menutup wajahnya dengan kedua tangan , bahunya bergetar hebat dan menangis terisak pilu. Untuk beberapa saat ia hanya menangis dan terisak

” Aku sakit Kris , aku sakit parah dan aku tahu aku tidak akan bisa sembuh “ semua perkataan Jessica masih bisa terdengar jelas meskipun gadis itu menangis dan menutupi wajahnya.

” 8 bulan lalu aku ke dokter dan dokter menyatakan aku sakit kanker paru paru, saat itu aku tahu aku masih memiliki harapan untuk sembuh tapi apa yang bisa aku lakukan aku tidak memiliki uang untuk berobat dan tidak ada jalan untuk sembuh. Aku selalu meminta uang padamu untuk membeli obat , berharap aku bisa terus hidup dan bersamamu. Aku tidak pernah bisa menceritakan padamu yang sebenarnya dan membiarkanmu berpikir kalau aku hanyalah yeoja matre yang menghabiskan uangmu untuk bersenang senang. Tidak pernah sekalipun aku bersenang senang dengan uangmu , meskipun aku tahu obat obatan yang aku beli dengan uangmu tidak akan pernah menyembuhkanku . Aku tetap mencoba dan meminum semua obat itu , dengan satu harapan aku bisa bertahan tidak akan meninggalkan dunia ini dan meninggalkanmu Kris “

” Di hari kau memutuskanku , saat itu aku pergi bersama Zhoumi oppa ke rumah sakit untuk check up dan dokter mengatakan kankerku telah mencapai stadium akhir. Tidak ada yang berubah , pada akhirnya aku tetap akan kalah melawan penyakitku. Dan saat itu juga aku memutuskan untuk membuatmu membenciku , dan aku berhasil membuatmu membenciku sekaligus meninggalkanku. Meskipun itu sangat menyakitkan tapi ini lebih baik , aku lelah Kris….. lelah berpura pura baik baik saja dihadapanmu , lelah menjadi orang lain setiap kali kita bertemu. Kau tahu kenapa? Karena aku ingin kau meninggalkanku dan mungkin bertemu yeoja lain , tapi kau tidak berubah sedikitpun kau tetap mencintaiku dan mengkhawatirkanku setiap saat itulah mengapa aku selalu dingin , kasar dan bersikap menyebalkan padamu. Mianhae “

Jessica berhenti bicara dan langsung menutup mulutnya lalu menunduk , tak ingin tangisannya semakin menjadi jadi tapi apa yang bisa ia lakukan saat ia tidak mampu menahan segala kesedihan ini lagi. Jessica menangis untuk kesekian kalinya ” aku tidak ingin pergi Kris ….. aku ingin sembuh….. aku ingin bersamamu …… tapi aku tahu aku akan pergi secepatnya . Mianhae …. mianhae…. Maafkan aku “

Seperti orang bodoh walaupun Kris pasti bisa melihat jelas kesedihan Jessica , ia tetap memaksakan senyumnya di akhir video ” Mungkin setelah kau menonton video ini , aku sudah pergi untuk selamanya. Tidak apa apa Kris , aku senang bisa bertahan sejauh ini . Meskipun aku tidak bisa bersamamu lagi dan melihatmu sebagai idol , aku akan berdoa untuk kesuksesanmu Kris. Jangan pernah sakit dan terluka , berjanjilah padaku kau akan menjaga dirimu eoh? Aku selalu ingin mengatakan ini sedari dulu aku selalu mencintaimu Kris bahkan sampai akhir hidupku”

” Terakhir terimakasih , terimakasih telah datang padaku aku tidak akan bisa menggambarkan ini dengan kata kata tapi terimakasih menjadi kekuatanku ketika aku lelah , semangatku untuk sembuh dan terimakasih telah menggenggam tanganku dan selalu menjagaku. Aku bahagia bersamamu Kris , aku bahagia meskipun tidak ada yang bisa aku lakukan selain mengatakan rasa terimakasihku padamu. Thank you “

Jessica tersenyum dan melambaikan tangannya di akhir video

—————-

Kris tidak tahu bagaimana menjelaskan perasaanya saat ini , namun dengan melihat Kris menangis keras sudah cukup menggambarkan betapa hancur dan sedihnya Kris mengetahui kenyataan yang sebenarnya. Kris berlutut , air matanya sudah mengalir deras sedaritadi. Mengapa ia tidak pernah tahu jika Jessica sakit parah selama ini dan mengapa membutuhkan waktu yang lama baginya untuk mengetahui kenyataan? Kris bahkan sangat membenci dan terkadang merendahkan Jessica , tanpa pernah ia tahu selama ini Jessica menderita seorang diri.

” Dimana Jessica? ” tanya Kris , suaranya terdengar sangat lemah

Zhoumi menarik Kris kasar dan meremas baju namja itu ” kau pikir dimana Jessica saat ini? Jessica sudah pergi untuk selamanya satu tahun yang lalu!!!! Apa kau tahu betapa sulitnya aku hanya untuk bertemu denganmu , untuk memberitahukanmu kebenaran yang ada !!! ” teriak Zhoumi dengan mata memerah

” Jessica sakit parah Kris tapi ia lebih memilih untuk mengorbankan hidupnya daripada impianmu , dia bisa memberitahumu kapan saja tapi apa yang Jessica lakukan? Selama ini ia menderita sendiri kesakitan seorang diri agar kau bisa mewujudkan cita citamu. Dia bahkan terus berjuang untukmu sampai akhir , kau tahu rasanya sangat menyakitkan untukku melihatnya terus bertahan melawan rasa sakit hanya untuk melihatmu sebagai orang penyanyi. Impian terakhirnya bukan untuk hidup , tapi ia ingin melihatmu memulai debut . Impiannya bukan hal yang sulit bukan? Jessica berhasil mencapai impiannya , sehari setelah kau debut Jessica meninggal. Aku bahkan tidak bisa memenuhi janjiku padanya untuk memberikan albummu padanya ” Zhoumi berteriak hingga nafasnya tersengal sengal

Zhoumi melepaskan Kris dan mendorong namja itu kasar ” aku bahkan harus membuat acara seperti ini hanya untuk memberitahumu ”

Sakit

Itulah satu kata yang mungkin bisa menggambarkan keadaan Kris saat ini , kenyataan sangatlah menyakitkan dan seolah ingin membunuhnya. Kris sangat menyesal mengapa ia tidak pernah menyadari jika Jessica sakit saat ia dulu bisa melihat perubahan fisik Jessica dengan jelas dan ditambah perubahan sikap drastis Jessica. Kenapa ia tidak pernah tahu? Mengapa dirinya terlalu bodoh dan buta saat itu? Kris merasa tidak ada artinya ia mencapai impiannya sebagai seorang idol jika harga yang harus ia bayar adalah kehilangan Jessica. Kris rela melakukan apapun jika itu bisa mengembalikan Jessica termaksud meninggalkan impiannya sebagai penyanyi. Apapun asal itu bisa membuat Jessica kembali ke sini.

Namun sayang sekali Jessica tidak akan pernah kembali , tidak ada yang berubah meskipun Kris telah mengetahui semuanya yang ada hanyalah sejuta penyesalan dalam diri Kris.

—————-

Keesokan Harinya

Zhoumi datang ke makam Jessica membawa bunga seperti biasa , tapi kali ini ia tidak datang sendiri Zhoumi datang bersama Kris. Setelah Jessica meninggal , Zhoumi memutuskan untuk memakamkan Jessica di China agar ia bisa datang kapan saja.

” Sica – ya , aku kembali ” ujar Zhoumi sambil tersenyum , untuk pertama kalinya ia datang kesini dengan sebuah senyuman biasanya Zhoumi menangis dan selalu meminta maaf pada Jessica karena belum bisa memberitahu Kris kenyataan yang sebenarnya tapi sekarang ia boleh lega dan senang setelah satu tahun berlalu akhirnya Zhoumi berhasil memberitahu Kris dan bahkan membawa namja itu kemari.

” Mianhae , butuh waktu sangat lama untuk membawa Kris kemari. Kau tidak marah padaku kan? ” Zhoumi memegang batu nisan bertuliskan nama Jessica Jung itu.

Senyum Zhoumi berubah menjadi tatapan penuh penyesalan , ia menunduk ” seandainya sejak awal Kris tahu penyakitmu , pasti saat ini kau masih berada bersama kami ” Zhoumi mulai menangis dalam diam , mengapa masih ada penyesalan dalam dirinya setelah satu tahun berlalu? Bagaimana pun Zhoumi tahu keadaan akan berbeda bila Kris mengetahui penyakit Jessica sejak awal. Berharap Jessica masih berada bersamanya , sudah membuat hati Zhoumi begitu sakit. Tapi Zhoumi kembali memaksakan senyuman di tengah tangisannya , Jessica tidak akan suka melihat ini dan mengetahui ia belum merelakan Jessica pergi.

” Mianhae , kau pasti tidak suka melihatku menangis. Arra aku tidak akan menangis lagi ” Zhoumi menyeka air matanya seolah Jessica telah memintanya untuk berhenti menangis. Tiba tiba seorang yeoja berambut hitam memegang pundak Zhoumi , dia adalah Victoria kekasih sekaligus calon istri Zhoumi.

Zhoumi tersenyum melihat kekasihnya , yeoja yang selalu menemani dan menguatkan dirinya bila ia tengah mengingat dan merindukan Jessica. Yeoja yang selalu berada disampingnya setiap saat , Zhoumi adalah orang baik tidak heran ia bisa mendapat yeoja yang baik pula. Jessica pasti sangat senang bila mengetahui ini semua.

Zhoumi beranjak berdiri lalu merangkul Victoria ” Sica – ya , bulan depan kami akan menikah. Apa kau senang mendengar ini? Mungkin nanti aku tidak akan datang sendiri lagi , aku akan datang bersama Victoria dan anak kami. Aku sangat bahagia Sica – ya , jadi kau harus bahagia juga disana dan berdoa untuk kami. ”

” Aku pergi , annyeong Sica – ya ” ucap Zhoumi lalu berbalik pada Kris , ia menepuk bahu Kris sebentar saat mereka berpapasan.

Kris mulai berjalan ke makam Jessica , keadaannya sangat menyedihkan Kris sudah menangis sedaritadi walaupun ia belum mengatakan apapun tapi melihat Zhoumi yang menangis membuatnya semakin terluka , bagaimanapun penyesalan Kris jauh lebih dalam dibandingkan Zhoumi.

” Sica – ya ” ucap Kris di tengah tangisannya sambil memegang batu nisan Jessica.

” Mian… Mianhae… Mianhae karena aku terlalu bodoh , mianhae karena aku tidak pernah tahu selama ini kau sangat menderita. Kenapa Sica – ya? Kenapa kau tidak pernah memberitahukan tentang penyakitmu? Aku tidak butuh menjadi idol jika aku harus kehilanganmu , aku tidak butuh ini semua. Aku rela kehilangan semuanya untukmu andai saja kau tahu , mianhae Sica – ya ”

” Mianhae ”

” Mianhae ”

” Mianhae ” teriak Kris frustasi melepaskan semua kesedihannya

” Aku selalu menghinamu dan membencimu di depan semua orang tapi aku tidak pernah tahu betapa besarnya pengorbananmu untukku , seandainya waktu bisa di putar kembali aku tidak akan pernah kehilanganmu. Aku akan melakukan apapun untuk menyembuhkanmu ” Kris terus bicara seolah Jessica bisa mendengarnya.

Kris menunduk , air matanya tidak berhenti mengalir deras ” Sica – ya , mianhae ”

Kris terus menangis tanpa hentinya sampai sang manager datang dan memegang bahu Kris ” kita harus segera kembali ke Korea ” ucap sang manager mengingatkan lalu kembali meninggalkan Kris sendiri

Kris kembali memegang batu nisan Jessica sambil memaksakan senyum ” kau pasti sangat menderita selama ini? Kau pasti sangat kesakitan , kau menangis seorang diri , dan kau berjuang sendirian. Kau melewati semua masa sulitmu sendiri tanpa aku disisimu , aku tidak bisa membayangkan betapa sulitnya waktu itu untukmu. Tapi sekarang semua sudah berakhir Sica – ya , apa kau bahagia di atas sana? Kau tidak perlu menderita lagi , gwenchana Sica – ya. Mulai sekarang aku akan merasakan sakit yang kau rasakan , aku akan menangis seperti yang kau lakukan. Kau bisa berikan aku rasa sakit itu padaku ”

Kris seolah baru sadar membiarkan Jessica pergi adalah jalan terbaik daripada melihat gadis yang begitu ia cintai menderita menahan rasa sakit yang luar biasa , Kris tidak pernah melihat langsung bagaimana penderitaan Jessica dan perjuangan gadis itu untuk sembuh tapi hanya dengan membayangkan dan memikirkan itu membuat hatinya jauh lebih sakit. Jessica sudah pergi dan tidak perlu menderita lagi , dia pergi ke tempat yang lebih baik. Kris berpikir satu satunya cara untuk menebus penyesalannya pada Jessica adalah dengan cara merasakan penderitaan Jessica selama ini karena sekarang lah saatnya untuk menanggung apa yang Jessica rasakan untuknya.

Kris mengusap matanya kasar ” aku harus pergi Sica – ya , aku harus kembali ke Korea. Meskipun nanti aku jarang datang kesini , jangan khawatir karena kau selalu bersamaku setiap saat karena kau hidup di dalam hatiku… Selamanya ”

Kris memakai kacamata hitamnya kemudian mulai beranjak pergi meninggalkan kuburan Jessica , ia berbalik sebentar menatap makam Jessica kembali

” Saranghae ” ucap Kris lalu melanjutkan langkahnya lagi.

THE END

29 thoughts on “Thank You

  1. Baca ff ini pas malem bener-bener dibikin kesel tp ujung2nya nyesek dan yaaa nangis sampe pas pagi mata sakit karna ya mungkin terlalu banyak nangis idung mampet yaaa ini ff bener-bener sad ending bikin nangis dari pertama dan klimaks nya pas jessi diputusin kris udah baca 2-3 kali tp masih aja nangis,serasa ikutan ada didalem cerita ngerasain emosinya,keselnya,sedihnya,rasa sayang yang berlebihnya bener-bener kerasa banget deh. Goodjob.. Author udh tanggal 25 tp love me right belum dibuka pdhl janjinya tanggal 23 plis dibukaaaaa

  2. duhhh authornya pinterr bgt buat orang nangis goalll bgt dah ni epep bahkan mata ini untuk dibuka saja sulit thorr:‚ÄĚlelah purapura baik‚ÄĚsaja lelah jadi org lain yg dipandang hina matre gitu pdhl ga cuma ati yg sakit nih raga juga bertahan idup demi 8april hiks exodebut yakali waper juga orang jumlahnya anak ayam masih 12:‚ÄĚpen liat kris debut astagahh ga kebayang gimana nyeselnya kris dia BENar‚ÄĚ CInta iya dan makasih bnyk umi udah jadi mdbstr yg ikut berjuang.ah ikhlas ko!next FIGHTING,LMRnya jan lupa thor<3

  3. sial sial sial ffnya bener bener nguras air mata T.T
    aku kira jessica emang matre gitu,ternyata dia matre ada sebabnyaūüė≠
    sumpah ffnya keren thor,ditunggu karya yang lain

  4. hadeehhh … kasian banget jessica .. dia punya semangat hdup yg kuat untuk sembuh tp terhalang krna ga pnya.uang untuk berobat .. gilaa nyesek banget cerita nih ff , bisa banget lo ngebawa emosi gw sebagai pembaca thor hahahaha

    dari awal gw kira emng jessica itu cewe matrek tapi dia matrek bukan untuk seneng2 tp untuk kesembuhannya ketipu gw hahaha
    dari karakter zoumi juga ga ketebak org nya ampe dia sebegitu syg nya ama jessica walaupun jess buka siapa2nya ampe rela ngelakuin apapun untuk kesbuhan sica walaupun telat ..

  5. Air mata mengalir terus baca ni fanfic, aaahh sedih bgt:(
    Oh ya thor gimana nih dapetin password ff love me right chap 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s