If You Do (Chapter 6)

image1

Author :  ea ^⌣^

Genre : Comedy , Romance , Sad

Lenght : Chapter

Main Cast :
Jessica Jung
Kris Wu
Irene (Red Velvet)

Support Cast :
Jung Hoseok (BTS)
Yoon Bora (Sistar)
Lay (EXO)
Red Velvet Member

 

Seperginya Shownu , Irene menangis sejadi jadinya. Mungkin tadi dia bersikap seolah perpisahan dengan Shownu tidaklah menyakitkan , tapi kenyataanya Irene begitu sakit dan terluka karena namja itu meninggalkannya. Irene tidak pernah ingin berpisah dari Shownu , dia sangat mencintai namja itu melebihi apapun. Namun Irene sadar , mereka tidak akan pernah kembali bersama dan Shownu pasti akan membencinya. Ia menyesal telah bersikap kasar pada Shownu , seandainya saja selama ini ia tidak memperlakukannya dengan buruk dan selalu memaksa untuk mempublikasikan hubungan mereka mungkin Shownu tidak akan pernah meninggalkannya.

Kata kata menyakitkan yang Shownu ucapkan tidak ada apa apa dibandingkan rasa sakit Irene saat namja itu memutuskan hubungan mereka . Tidakah Shownu sadar betapa Irene mencintanya? Shownu tidak pernah sadar kalau Irene lebih memilihnya daripada Kris. Meskipun Kris selalu mengemis perhatian dan cintanya , Irene akan selalu memilih Shownu sampai kapanpun.

Setelah puas menangis dan meluapkan kesedihannya , Irene kembali ke kelas. Ketiga sahabatnya langsung diam melihat kedatangan Irene padahal mereka tadi sedang mengobrol dan tertawa bersama.

————–

” Annyeong ” sapa Jessica ceria seperti biasa

” Annyeong ” balas Kris tidak kalah ceria

Lay mendelik sahabatnya , tidak biasanya Kris membalas salam Jessica seceria itu. Ada apa dengan sahabatnya? Kris sudah cukup membuat Lay bingung karena tersenyum dan tertawa sendiri sedaritadi , kadang dia juga berdehem dan menyanyi.

Kris sebenarnya masih tidak bisa melupakan ciuman mereka dua hari lalu , mengingat itu membuatnya senang dan tertawa sendiri. Kris tidak ingin bersikap seolah tidak ada yang terjadi di antara mereka , saat ia sudah menunjukan perasaannya pada Jessica secara tidak langsung. Kris tidak mungkin mencium Jessica tanpa alasan kecuali dia benar benar menyukai gadis itu dan dia bukanlah tipe namja pervert yang mudah mencium yeoja kecuali dia sangat menyukai yeoja itu. Kris tidak munafik dan dia sadar bagaimana hubungan mereka kedepannya setelah ia mencium Jessica.

” Ada apa denganmu? ” Lay akhirnya bertanya

” Aku? Aku hanya bahagia ” jawab Kris sambil tersenyum lebar

Lay tertawa menanggapi ucapan Kris , akhirnya setelah lama dia mendengar sahabatnya itu kembali bahagia. Mungkin terakhir kali , ia mendengar Kris bahagia adalah saat Irene menerimanya sebagai kekasih setelah itu Kris selalu mengatakan dia galau , bingung atau sedih. Lay senang sahabatnya mulai menyukai Jessica dan menyadari yeoja itu beribu ribu kali lebih baik dari Irene. Tidak bisakah Kris langsung memutuskan Irene dan berkencan dengan Jessica?

—————-

Lay bersumpah ingin sekali pergi dari sini bersama Bora , ayolah mereka itu sedang makan berempat. Namun Kris dan Jessica seolah lupa dengan keberadaan mereka , dia dan Kris saling memandang satu sama lain diam diam sembari tersenyum. Mereka sudah sering makan bersama tapi ini pertama kalinya Lay merasa terganggu dengan kemesraan mereka berdua. Lay yakin pasti ada sesuatu yang terjadi di antara mereka berdua kemarin atau kapapun itu.

Lay menyenggol lengan Kris ” apa kemarin terjadi sesuatu di antara kalian? Apa mungkin kalian sudah berkencan ” bisik Lay pelan

Kris memukul Lay dengan sendoknya ” kau gila eoh? ”

Selesai makan di kantin Kris memilih untuk berjalan bersama Jessica dan membiarkan Lay dan Bora berjalan di belakang mereka.

” Kris bolehkan aku menceritakan pada Bora dan Lay kalau menciumku? ” tanya Jessica

Haruskah Jessica menanyakan pertanyaan seperti ini ketika dia bisa menjawabnya sendiri.  Apakah begitu penting Bora dan Lay mengetahui sesuatu yang tidak biasa terjadi di antara mereka? Kris tidak bermaksud merahasiakan tapi ia malas bila Lay meledeknya.

” Menurutmu? ” Kris balik bertanya

Jessica berbalik ke belakang dan dengan bangganya bercerita pada Lay dan Bora ” kemarin Kris menciumku ”

Bora dan Lay terkejut sesaat kemudian memberikan reaksi berlebihan dengan menutup mulut mereka dan bertepuk tangan. Kris hanya bisa menunduk malu mendapat reaksi tidak biasa keduanya , dia menarik Jessica untuk mengajaknya bicara.

” Waeyo? ” tanya Jessica seolah tidak sadar apa yang dilakukannya tadi membuat Kris kesal.

” Waeyo?? Seharusnya aku yang bertanya mengapa kau harus menceritakan pada Lay dan Bora? ”

” Memangnya tidak boleh? Mereka kan sahabat kita ”

” Aku tahu tapi ……… ”

Kris tidak melanjutkan ucapannya mendapati Jessica memanyunkan bibirnya dan memasang puppy eyesnya , ayolah dia tidak bisa menahan pesona Jessica bila gadis itu bertingkah imut seperti ini.

” Mianhae ” ucap Kris final , tidak ingin membuat Jessica sedih karena ia sempat kesal tadi.

Kris kembali ke bangkunya , dia sudah sangat siap bila Lay akan meledek atau menertawakannya. Melihat cara Lay tersenyum padanya saja Kris sudah tahu kalau sahabatnya itu pasti akan meledeknya. Lay tiba tiba memajukan bibirnya dan menutup mata

” Ya !! ” pekik Kris marah saat Lay meledeknya

Lay tertawa puas ” aigoo Kris , kau sudah dewasa sekarang ”

” Memangnya aku masih kecil? ” sungut Kris

” Lalu bagaimana dengan Irene? ” Lay berhenti tertawa dan mulai serius , ia tidak ingin membiarkan Kris lupa kalau dia harus melakukan sesuatu tentang Irene.

Kris juga mulai berpikir , sebenarnya dia juga sadar dan tahu kalau ia masih berstatus kekasih Irene. Bersama Jessica membuatnya lupa kalau ia masih memiliki Irene , ia terlalu bahagia sampai melupakan yeoja itu.

” Aku mendukungmu dengan Jessica sampai kapanpun tapi kau tidak harus lupa ada yang harus kau lakukan sebelum bersamanya. ” Kris menoleh dan mengangguk

” Jangan menyakiti Jessica , aku mengatakan ini sebagai temannya ” lanjut Lay serius , ini bukan ancaman ini hanyalah penegasan kalau Lay tidak akan membiarkan Kris menyakiti Jessica. Bagaimana pun ia juga dekat dengan Jessica dan mulai menganggapnya sebagai sahabat.

——————

” Aku dan Shownu berpisah ” ungkap Irene pada sahabatnya

” Bagaimana bisa?!! ” Wendy berteriak tanpa sadar karena terlalu terkejut.

” Apa kau baik baik saja? ” tanya Seulgi

Sedangkan Yeri tidak memberikan tanggapan , dia hanya menoleh ke arah lain dan tersenyum penuh arti.

” Kami baru saja berpisah tadi pagi , dia yang memutuskanku ”

Seulgi mengelus punggung Irene merasa iba ” tenanglah Irene – ah masih banyak namja yang menyukaimu ”

” Ne , aku bisa mendapat penggantinya dengan mudah. Aku bisa mengencani siapapun yang aku mau  ” balas Irene

Yeri tertawa mendengar ucapan Irene ,sifat percaya dirinya mulai melebihi batas. Kalau Irene merasa sangat cantik dan begitu istimewa seharusnya Shownu dan Kris tidak akan meninggalkannya dengan menyedihkan seperti itu. Irene menatap tajam , tidak terima Yeri seolah menertawakannya saat ini.

” Kenapa kau tertawa?!! ” Irene setengah berteriak

” Waeyo? Kau tidak suka? ” balas Yeri tak kalah keras , semenjak kejadian di kantin dia memang belum bisa memaafkan Irene.

” Dengar kalian semua , aku bisa mendekati Chanyeol , Baekhyun , atau Suho kalau aku mau. Jangan membuatku marah atau aku bisa mengencani mereka semua ” ucap Irene sambil menggebrak meja lalu pergi meninggalkan sahabatnya

Yeri tidak begitu senang ketika Irene membawa nama Baekhyun namja yang tengah dekat dengannya sekarang . ” Sialan ” ucap Yeri

Seulgi dan Wendy tidak terkejut saat Yeri mengatakan itu , mereka sudah tahu kalau Yeri memang tidak pernah akur dengan Irene. Sebenarnya Yeri yang membuat Irene kesal tapi dia ikut marah kepada Wendy dan Seulgi , bahkan mengancam untuk mendekati Chanyeol dan Suho. Semakin lama mereka mulai tidak tahan dan tidak terima sikap kasar dan arogan Irene. Di saat terluka dan sedih pun Irene masih saja menyebalkan

—————–

” Eomma , aku pulang ” sapa Kris setiba di rumah

” Uri adeul ” Nyonya Wu menarik Kris untuk duduk di meja makan dan menyiapkan makan sore untuk anaknya. Menjadi anak pemilik restoran membuat Kris bisa makan enak setiap hari

Kris mulai memakan masakan sang eomma ” eomma masakanmu memang yang terbaik , jjang ” puji Kris

” Kris – ah , yeoja kemarin itu apakah kekasihmu? ”

Kris berhenti makan sebentar ” mengapa kau berpikir Jessica kekasihku? ”

” Karena dia yeoja pertama yang kau bawa kesini dan bertemu denganku , pasti dia sangat special untukmu ”

Nyonya Wu benar tidak pernah sekalipun Kris membawa yeoja kemari apalagi mengenalkan pada beliau , Kris memang tidak pernah membicarakan yeoja jadi tidak heran kalau Nyonya Wu mengira Jessica adalah kekasih putra kesayangannya. Sekalipun Kris tidak pernah membahas Irene pada sang eomma , dia belum yakin untuk memperkenalkan Irene pada keluarga. Namun dengan membawa Jessica kemarin , Nyonya Wu cukup senang Kris sudah memiliki kekasih dan beliau bisa merasa Jessica adalah gadis yang sangat baik dimulai dari sikap dan caranya bicara yang begitu sopan.

Kris tidak menjawab , dia tersenyum sebagai gantinya. Nyonya Wu ikut tersenyum melihat putranya terlihat bahagia

” Kris – ah kau tahu bukan eomma melakukan segala cara untuk membuatmu bahagia , eomma tidak mau melihatmu terluka dan sedih karena yeoja ”

Kris memegang tangan sang eomma ” Aku bahagia bersama Jessica ” ucap Kris

——————–

Kris berdiri di depan sekolah padahal dia sudah datang puluhan menit lalu , tentu saja ini karena ia sedang menunggu seseorang dan orang itu pasti Jessica karena Lay sudah datang sedaritadi dan mungkin sudah berada di kelas. Kris tersenyum mendapati mobil Jessica berhenti di depannya , gadis itu langsung berlari dan melambaikan tangannya begitu melihat Kris.

” Kris – ah , apa yang kau lakukan disini? ”

” Aku ingin bertemu dengan supirmu, tentu saja menunggumu babo”

Jessica tersenyum tidak jelas. Apa Kris benar benar menyukainya sekarang?

” Kenapa kau menungguku? ”

” Memastikan kau tidak terjatuh ” ini tentu saja hanya alasan Kris , sebenarnya dia sendiri tidak tahu kenapa ingin berjalan ke kelas bersama Jessica. Ia mulai berani menunjukan kebersamaan Jessica di depan umum seolah tidak peduli dengan gosip yang akan beredar di satu sekolah ini.

” Aku baik baik saja , aku tidak akan terjatuh ”

” Meskipun kau baik baik saja , aku akan selalu mengkhawatirkan dirimu ”

Jessica menoleh menatap Kris penuh arti , jawaban namja itu tadi berhasil membuatnya terperangah seperti ini. Haruskah Jessica mulai percaya kalau Kris menyukainya , kalau ada sesuatu di antara mereka dan mulai ada harapan untuk mereka berdua?

Kris membalas tatapan Jessica dan tersenyum tipis , mereka saling bertatapan satu sama lain. Tidakkah keduanya sadar disini bukanlah tempat yang pas untuk menunjukan perasaan masing masing? Mereka berada di tangga menuju kelas dan  murid lain yang berlalu lalang memperhatikan mereka. Kris dan Jessica seolah tidak peduli pada tanggapan orang lain tentang mereka kecuali saat Jessica melihat Irene yang baru saja datang dan hendak menuju kelas. Tatapan Jessica mulai berubah tajam , Kris menoleh mendapati sikap aneh gadis itu.

Kris tidak melakukan apapun saat melihat Irene , dia malah melanjutkan langkahnya bersama Jessica dan pergi begitu saja. Irene menghela nafas tidak percaya , saat Kris pergi meninggalkannya begitu saja. Apa Kris sudah merasa hebat karena Jessica? Dan juga Jessica mulai berani menatapnya seperti itu , mereka berdua mulai berani dan mencari masalah dengan Irene.

——————-

Kris dan anggota team basket yang lain akan memulai latihan untuk persiapan pertandingan minggu ini , pertandingan ini hanya pertandingan antar sekolah tidak lebih dan lawannya adalah sekolah temannya sendiri Sungyeol. Sepulang sekolah Kris berlatih sambil mengawasi anggota yang lain. Kris berlari ke bangku penonton menghampiri Lay yang sudah menontonnya sedaritadi.

” Kenapa kau disini? ” tanya Kris

Lay mendelik Kris tajam , bukannya menyapa atau senang dengan kedatangannya.

” Ini ” Lay memberikan kantong berisi makanan pada Kris.

” Ini dari Jessica , dia memintaku datang kesini dan memberikan padamu  karena dia tidak bisa datang kesini ” ujar Lay menjelaskan agar Kris tidak berpikir ini adalah pemberiannya. Sejak kapan Lay rela menonton Kris latihan dan mengorbankan uangnya demi membelikan sahabatnya itu makanan? Lay tidak sebaik itu.

Kris membuka kantong berisi burger dan sebotol air putih , di atas burger itu ada note kecil dari Jessica bertuliskan ” Kris , fighting!! Xoxo “

Kris tersenyum membaca pesan dari Jessica , walaupun tidak menemaninya tapi Jessica berhasil membuatnya merasa kehadirannya. Lay memasang ekspresi datar melihat Kris terlihat begitu senang , dia mulai sirik melihat kemesraan sahabatnya dan Jessica.

” Seandainya aku punya kekasih ” gumam Lay

Kris tertawa ” aku tahu kau pasti iri denganku ”

” Ne , kau mendapat yeoja seperti Jessica. Dia sangat baik , cantik , pintar dan sangat sempurna. Kau beruntung Kris ”

” Ya ! Kau tidak perlu memuji Jessica seperti itu ! ” pekik Kris tidak senang saat Lay memuji Jessica

” Kris – ah bagaimana kalau aku menyukai Jessica? ” tanya Lay serius

Kris nampak terkejut dan bingung , terlihat sekali dia tidak rela bila Lay benar benar menyukai gadisnya ” Jessica itu milikku Lay kau tidak …… ”

Lay tertawa puas melihat reaksi bodoh dari Kris tadi ” ya , aku hanya bercanda ! Aku tidak akan menyukainya tenang saja , Jessica terlalu sempurna untukku ”

Kris mengangkat tangannya ingin sekali memukul Lay setelah menakutinya tadi ” aku menyukainya , aku tidak akan membiarkan siapapun mendekati Jessica termaksud kau ”

Kris tidak sanggup memikirkan bila Lay benar menyukai Jessica , dia adalah namja yang mudah cemburu tanpa alasan jelas. Melihat kedekatan Lay dan Jessica saja sering membuatnya kesal ketika mereka saling bertatapan lama , tertawa bersama dan mengobrol bersama apalagi bila Lay benar benar menyukai Jessica. Kris bisa gila dan tidak tahu apa yang ia lakukan , memikirkan bila ada namja lain yang menyukai dan mendekati Jessica sudah membuatnya takut dan tidak rela. Kris tidak ingin kehilangan Jessica karena alasan apapun terlebih lagi karena namja lain.

” Ya ! Waegeurae? ” tanya Lay mendapati wajah sahabatnya menjadi sendu seketika. Apa ini semua karena candaanya?

” Aku hanya bercanda Kris astaga ” Lay meyakinkan

” Aku tahu ”

” Lalu kenapa?”

” Aku hanya takut dan sedih saja Lay membayangkan Jessica tidak bersamaku lagi , aku takut dia bertemu namja lain dan aku takut membayangkan dia pergi dari hidupku”

Lay malah tertawa ketika Kris sedih ” akhirnya aku mendengar kau memikirkan dan sedih untuk hal berguna ” mungkin Kris tidak sadar bila Lay sedang menyindirnya saat ini , menyindir sahabatnya yang selalu sedih memikirkan masalah tidak penting dan tak berguna seperti Irene.

” Jessica tidak akan meninggalkanmu kecuali kau yang membuatnya pergi ” ujar Lay bijak.

————-

Setiba di rumah Kris langsung mengirim pesan pada Jessica bertanya apa yang sedang dia lakukan , beruntung Jessica cepat membalas pesannya. Sekarang Kris memang sering mengirim pesan pada Jessica terlebih dahulu , bila biasanya gadis itu yang selalu memulai percakapan mereka.

Kris ingin sekali bertemu dan mendengar suara Jessica , padahal baru beberapa jam tidak bertemu ia sudah merindukan Jessica. Mungkin Kris lupa dalam hitungan jam dia akan bertemu Jessica di sekolah besok , namun Kris sudah tidak mampu menahan diri untuk melihat Jessica. Kris segera menelofon Jessica bukan telefon biasa tapi video call.

Tidak butuh waktu lama , Kris bisa langsung Jessica. Dia tersenyum dan melambaikan tangan pada Kris. ” Annyeong , kenapa kau menelofonku Kris? ”

Kris tersenyum senang melihat Jessica terutama senyum yeoja itu. Ia memang menyukai senyum Jessica tapi ia tidak pernah sadar kalau senyuman Jessica bisa membuatnya semangat dan menghilangkan rasa lelahnya ” ingin saja , kau tidak suka? ”

Satu yang harus Jessica tahu meskipun Kris menyukainya , dia tidak akan berhenti menjadi namja menyebalkan. ” Anniya , aku senang Kris ”

” Apa kau sudah makan? ” tanya Kris

” Belum ”

” Ya ! Ini sudah malam , makanlah sekarang ! ” perintah Kris

” Anniya , aku tidak mau makan malam nanti aku gendut. Kalau aku gendut kau tidak akan menyukaiku Kris – ah ”

” Alasan macam apa itu , makanlah sedikit saja. ”

” Shireo ”

” Ini yang aku maksud kau selalu membuatku khawatir , baiklah kalau kau tidak mau makan dan menurut padaku. Kalau kau sakit , aku akan sangat marah padamu. Ingat itu ” pekik Kris

Jessica malah tersenyum senang saat Kris menunjukan kepedulian walaupun dengan cara yang tidak menyenangkan ” aku tidak akan sakit , kalau aku sakit aku tidak akan bisa melihatmu nanti ”

Kini giliran Kris yang tersenyum ” kau bisa saja Sica – ya ”

Hampir dua jam mereka video call , banyak sekali yang mereka bicarakan terutama hal tidak penting. Jessica mulai mengantuk , tidak terhitung lagi berapa kali dia menguap. Kris memang sengaja tidak memutuskan panggilan mereka walaupun Jessica mengantuk dan ingin tidur , ia sengaja agar bisa melihat tingkah lucu Jessica saat mengantuk. Kris juga sengaja tidak bicara dan mengajak Jessica mengobrol dan pada akhirnya dia tidak bisa menahan ngantuknya lagi. Jessica mulai memejamkan matanya sambil memegang handphonenya. Kris akhirnya melihat Jessica tidur kedua kalinya , tak lupa ia menscreen shoot moment berharga seperti ini lalu Kris memutuskan panggilan mereka.

—————-

” Pagi ” sapa Jessica , menyapa seluruh anggota keluarga di meja makan. Jessica duduk di sebelah Hoseok dan mulai sarapan.

Tuan dan nyonya Jung meninggalkan meja makan setelah selesai sarapan , meninggalkan Jessica dan Hoseok berdua,

” Nuna , apa kekasihmu tampan? ” Hoseok memulai pembicaraan di antara mereka

Jessica mendadak semangat ” dia sangat tampan , tinggi dan dia juga pemain basket ”

” Lebih tampan dariku? Ey itu tidak mungkin ”

” Ya !! Dia sangat tampan kau tidak ada apa apanya dibanding kekasihku , ketampanannya melebihi Song Jong Ki asal kau tahu ”

Hoseok mulai mempercayai ucapan nunanya , Jessica sangat cantik menurutnya tentu saja kekasihnya juga harus tampan ” benarkah dia setampan itu? ”

” Dia juga sangat jago basket , dia kapten basket disekolah kami. Aku pikir dia lebih baik dari Jordan dan Bryant ”

” Benarkah nuna? Apa dia sehebat itu?”

” Ne , dia sangat luar biasa ”

—————

Jessica langsung berlari setiba di kelas dan duduk di hadapan Kris ” Kris – ah siapa yang memutuskan panggilan kita kemarin? ” tanya Jessica. Ia bingung bagaimana ia bisa tertidur , hal terakhir yang ia ingat masih mengobrol dengan Kris.

” Aku ”

” Ah benarkah? ”

” Waeyeo? ”

” Anni , aku tidak ingat apapun dan aku takut kalau aku ketiduran kemarin ”

” Kau bilang kau mengantuk makannya aku memutuskan panggilan kita ” Kris memang sengaja berbohong agar Jessica tidak merasa malu.

Lay tiba tiba bergabung dengan Kris dan Jessica ” bagaimana kalau akhir pekan ini kita main? ” seru Lay

” Kau tahu aku tidak bisa  ”

Lay sedikit terkejut Kris membicarakan tentang restoran dan usaha keluarganya , biasanya namja itu tidak banyak orang yang tahu tentang masalah keluarganya. Berani bicara di depan Jessica , Lay yakin Kris pasti sudah bercerita padanya.

” Kau mau main kemana Lay? ” tanya Jessica

” Belanja mungkin , aku ingin membeli pakaian baru. Jarang sekali aku bisa bebas di akhir pekan , tapi sayang sekali kau tidak bisa menemaniku Kris – ah ”

Jessica menatap Lay sendu , kasihan sekali kalau dia harus berjalan jalan dan belanja seorang diri. Jessica harus menemani Lay ” aku akan menemanimu Lay – ah ”

Kening Kris mengkerut karena pernyataan Jessica , dia tahu kalau gadis itu sangat baik. Apakah perlu sebaik ini pada Lay? Memikirkan Jessica dan Lay akan berjalan jalan berdua , belanja dan makan bersama dan terlihat seperti pasangan. Kris tidak rela dan tidak akan pernah rela , sekalipun itu sahabatnya sendiri. Untuk pertama kalinya Kris menyesal karena tidak pernah mengenalkan yeoja dan membantu sahabatnya mencarikan pasangan.

Lay menoleh dan tertawa pada Kris seolah meledeknya ” baiklah , kalau kau mau menemaniku Sica – ya ”

” Andwae !! Aku akan menemanimu belanja , sepulang sekolah kita langsung pergi . Puas kau? Dan kau Jessica , kau tidak perlu menemani Lay ” sungut Kris

Jessica mengangguk sementara Lay tertawa puas melihat Kris cemburu , ia memang sengaja menerima tawaran Jessica untuk membuat sahabatnya cemburu. Lay tahu pasti bagaimana menyeramkan sahabatnya itu bila sedang marah dan cemburu. Kris memberikan death glare pada Lay seolah ingin sekali memukul sahabatnya itu karena berani mendekati Jessicanya.

—————-

Keesokan Harinya

” Lay – ah apa kau sudah membeli baju?” tanya Jessica.

” Ne , kemarin Kris menemaniku sampai malam. Tumben sekali dia rela melewatkan latihan basket ”

Bukannya berterimakasih dan senang , Lay malah menyindiri Kris. Namja itu sudah siap untuk menghajar Lay saat ini juga , kalau saja ini bukan karena Jessica tentu saja Kris tidak akan melewatkan latihan basket hanya untuk menemani sahabatnya.

” Baguslah , aku senang mendengarnya”

Bora datang dan bergabung bersama mereka , dia baru kembali setelah membeli snack ke kantin.

” Kita berempat belum pernah main bersama ” ungkap Bora

” Bagaimana kalau besok kita main? ” saran Jessica

” Aku tidak bisa , aku harus latihan ”

” Tidak masalah , aku bisa ” tambah Lay

” Kita main ke rumahmu saja Sica – ya ”

” Kris – ah apa kau yakin tidak bisa ikut? Sayang sekali ” Jessica sedikit kecewa tapi bagaimana lagi di sisi lain dia juga tidak bisa memaksa Kris.

” Tenang saja , masih ada aku Sica – ya ” Kris langsung memberikan death glare pada Lay , kenapa sahabatnya itu selalu lupa kalau Jessica adalah miliknya dan sebaiknya Lay tidak perlu bersikap terlalu baik pada Jessica. Namun Kris juga tidak bisa melarang Lay , siapa lagi yang bisa menemani dan menjaga Jessica selama ia tidak bisa. Walaupun kadang bersikap sok dekat pada Jessica , Kris masih mempercayai Lay sebagai orang yang bisa menjaga dan menemani gadis itu.

” Gwenchana , kalian bisa bermain tanpa aku ”

” Tentu saja kita bisa ” jawab Lay

—————–

Jessica , Bora dan Lay berjalan keluar sekolah. Kris tidak ada , dia harus berlatih untuk pertandingan akhir pekan ini. Jessica melambaikan tangannya mendapati Hoseok sudah berada di depan sekolah untuk menjemputnya. Hoseok turun dan menghampiri Jessica untuk menyapa teman nunanya itu.

” Annyeonghaseyo ” sapa Hoseok sopan

” Hoseok – ah sudah lama sekali aku tidak bertemu denganmu. Wah kau semakin tampan saja ” puji Bora

Hoseok tersenyum malu di puji oleh Bora , sepertinya dia mendapati gen baik keluarganya walaupun sedikit karena selama ini dia berpikir Jessica lah yang mewarisi ketampanan dan kecantikan orang tua mereka.

” Aku duluan , aku akan pergi berkencan dengan Sunggyu oppa. Annyeong ” Bora pamit dan meninggalkan mereka bertiga dalam keadaan canggung.

Lay sedikit canggung bertemu dengan adik Jessica untuk pertama kalinya , tapi dia tidak lupa untuk membalas sapaan Hoseok dan tersenyum. Jessica pergi ke toilet dan meninggalkan Lay dan Hoseok dalam keadaan canggung , keduanya bahkan belum saling berkenalan.

” Hyung , bagaimana menurutmu Jessica nuna? ” pertanyaan Hoseok sangat mengejutkan , mereka baru pertama kali bicara dan inilah pertanyaan yang Hoseok tanyakan padanya.

” Dia sangat cantik , pintar , baik hati ya… dan…. sampai saat ini aku…belum menemukan kekurangannya ” jawab Lay terbata bata

Hoseok tersenyum bangga , sudah sering dia mendengar orang memuji nunanya seperti itu tapi tetap saja dia selalu merasa senang dan bangga setiap kali ada orang yang memuji nunanya. ” Aku tahu , dia memang luar biasa ”

Kris berlari menghampiri Lay melihat sahabatnya tengah mengobrol dengan seseorang di depan sekolah. Kris datang kesini untuk mengambil headsetnya yang di pinjam Lay tadi. Hoseok dan Lay menatap Kris ketika namja itu datang tiba tiba , ia menatap wajah namja yang tengah bicara dengan Lay beberapa saat. Kris memang belum pernah bertemu Hoseok secara langsung , dia juga tidak pernah memberi salam dan memperkenalkan diri pada adik Jessica ini.

” Kau tahu nunaku sangat berharga bukan? Kau beruntung bisa menjadi kekasihnya.  Aku tidak mau mengatakan ini tapi Jessica nuna sangat bahagia bersamamu ” ucap Hoseok serius.

Lay bingung pada siapa Hoseok bicara , tidak mungkinkah pada dirinya pasti pada Kris. ” Tentu saja , kau jangan khawatir ” balas Lay dengan santainya

” Oh ya , namaku Jung Hoseok ” setelah sekian lama akhirnya Hoseok memperkenalkan diri

” Aku Lay dan dia Kris ” Kris tersenyum pada adik Jessica.

” Baiklah Lay hyung , aku senang Jessica nuna berkencan denganmu walaupun aku belum terlalu mengenalmu. Aku yakin kau namja yang baik dan bisa menjaga nunaku. ”

Lay sangat terkejut saat Hoseok menyangka dia lah kekasih Jessica. Selama ini dia berpikir Hoseok bicara dan membicarakan Kris , ini tidak benar adik Jessica itu pasti sudah salah paham mengira dialah kekasih Jessica. Ini jauh lebih parah karena Kris berada disini dan mendengar semuanya , Lay khawatir Kris akan marah dan cemburu lagi. Sama seperti Lay , Kris juga tidak menyangka Hoseok mengira Lay adalah kekasih nunanya. Dia tidak mengerti bagaimana Hoseok bisa mengira Lay adalah kekasih Jessica. Beruntung tidak lama Jessica datang dan ia langsung menyapa Kris

” Kris – ah ” sapa Jessica. Kris tersenyum tipis , dia masih kesal bila mengingat Hoseok mengira Lay ada kekasih Jessica.

” Nuna , aku sudah berkenalan dengan kekasihmu ” ungkap Hoseok

Jessica menyesal mengaku sudah berkencan dengan Kris pada keluarga , dia sangat malu bagaimana Hoseok bisa bicara seperti ini di depan Kris langsung. Melihat keadaan semakin canggung Lay memutuskan untuk kabur sebelum adik Jessica mengatakan sesuatu yang lebih parah di depan Kris.

Lay berpura pura menerima telefon dan mengangkat tangannya seolah berpamitan lalu pergi begitu saja , Hoseok bingung dengan tingkah aneh Lay.

” Nuna – ya kenapa kekasihmu pergi begitu saja? ”

Jessica terkejut Hoseok mengira Lay adalah kekasihnya ” mwo? Jangan bilang kau mengira Lay adalah kekasihku ”

Hoseok mengangguk . Jessica memukul keningnya tidak percaya ” dia bukan kekasihku Hoseok – ah , kekasihku ini ” Jessica menunjuk Kris di sebelahnya

Kris langsung menatap Jessica. Sejak kapan mereka berkencan? Apa Jessica sudah menganggap ini sebagai kencan? Kris memang terkejut tapi setelah di pikir pikir ini lebih baik daripada Hoseok mengganggap Lay sebagai kekasih Jessica.

” Ne , aku kekasih nunamu ” Kris mulai bicara. Tunggu… Jessica tidak salah dengar kan saat Kris mengakuinya sebagai kekasih?

Hoseok langsung memperhatikan Kris dari kaki sampai kepala , nunanya mengatakan kalau kekasihnya lebih tampan dari Captain America. Jessica sudah menipunya.

” Mengapa kau mengira dia kekasihku? ” tanya Jessica lagi

” Lay hyung terlihat baik dan kalian terlihat sangat dekat tadi. Aku tidak berpikir kau akan berkencan dengan namja berwajah dingin seperti ini ” ujar Hoseok sambil menatap Kris.

Baiklah Kris mengerti bukan hanya Hoseok yang mengatakan itu , sudah banyak orang yang salah menilainya karena wajah sangar dan ekspresi dingin Kris. Ia sudah terbiasa bila orang lebih dulu menjudgenya buruk sebelum mengenalnya.

Jessica langsung mencubit Hoseok ” ya , kau tidak boleh judgemental seperti itu. Siapa yang mengajarkanmu untuk menilai seseorang dari penampilannya saja? Kau tidak tahu Kris-ku sangatlah baik dan gentle. ” marah Jessica

Hoseok meringis memegangi perutnya yang baru saja dicubit Jessica. ” Mianhae hyung ” Hoseok membungkuk meminta maaf.

” Kau tidak tahu Kris akan menjadi kakak iparmu nanti? ” lanjut Jessica. Kris hanya tertawa melihat perdebatan Jessica dan Hoseok secara langsung kemudian dia menerima permintaan maaf Hoseok.

—————

Keesokan Harinya

” Eoh lihat siapa yang datang , Zhang Yixing kekasih Jessica ” goda Kris saat datang ke kelas.

Lay memasang ekspresi datar saat Kris menggodanya. Apa ini kesalahannya kalau Hoseok salah paham dan mengira dialah kekasih Jessica?

” Sejak kapan kau berkencan dengan Jessica eoh? ”

” Kris – ah jebal ”

” Aku akan ikut ke rumah Jessica hari ini , aku tidak akan membiarkan orang tua Jessica juga berpikir kau adalah kekasihnya ”

————–

Lay , Bora dan Kris sudah sampai di rumah Jessica. Mungkin dari mereka bertiga , Kris lah yang sangat gugup dan takut bertemu eomma Jessica , bagaimana kalau eommanya tidak menyuka Kris dan bagaimana bila nanti keluarga Jessica melarang mereka untuk bersama dan melakukan berbagai cara untuk memisahkan mereka seperti di dalam drama. Kris mulai berpikir berlebihan dan tidak masuk akal karena terlalu gugup.

” Selamat datang ” ujar Jessica sambil membuka pintu rumahnya. Ketiganya langsung membungkuk dan memberi salam ketika melihat eomma Jessica menyambut mereka.

” Dimana Hoseok? ” tanya Jessica pada eommanya

” Dia pergi ke rumah temannya ”

Jessica mengajak ketiganya ke kamarnya yang berada di lantai atas sambil menunggu eommanya menyiapkan makanan untuk mereka. Lay dan Kris memperhatikan kamar , bisa dibilang ini pertama kalinya mereka masuk ke rumah yeoja. Tidak ada yang mereka lakukan selain mengobrol dan bercanda saja sama seperti di sekolah setiap hari , tanpa sadar mereka semua sudah sangat dekat dan menjadi sahabat. Semuanya sahabat kecuali Kris dan Jessica karena mereka berdua memiliki perasaan lebih dari sebatas sahabat dan ada rasa ingin memiliki satu sama lain di antara mereka.

Di tengah kebersamaan mereka , sayang sekali Bora harus pulang karena dia lupa mempunyai janji makan malam bersama orang tuanya. Lay seketika bingung haruskah dia mengikuti Bora untuk pulang karena dia sadar apa yang akan terjadi bila Bora pulang. Lay paling hanya akan menjadi korban dari kemesraan Kris dan Jessica , belum lagi kalau mereka ingin menghabiskan waktu berdua. Lay benar benar bingung , sebenarnya tidak masalah bila ia pulang justru sebaliknya hal itu bagus untuk perkembangan hubungan Kris dan Jessica.

” Bora – ya aku ikut , aku juga harus pulang. Ini sudah sore dan aku harus membantu orang tuaku ” Lay beralasan.

” Sayang sekali kalian harus pulang sekarang juga tapi tidak apa apa , kalian bisa datang kapan saja kesini. Ayo aku akan mengantar kalian ke bawah ”

Berbeda dari Jessica , Kris malah terlihat biasa saja dan senang karena teman temannya pulang meninggalkan mereka berdua. Ini terkesan jahat tapi ia senang bisa menghabiskan waktu dengan Jessica berdua.

” Tunggu disini Kris , aku akan mengantar Bora dan Lay dulu ”

” Annyeong , hati hati di jalan ” ucap Kris sambil melambaikan tangannya.

” Eomma ” Jessica berteriak memanggil sang eomma karena Bora dan Lay ingin mengucapkan salam terlebih dahulu.

” Nyonya baru saja pergi untuk membeli keperluan ” ucap Bibi Kang , pelayan di rumah Jessica.

Jessica segera kembali ke kamarnya dan mendapati Kris tengah berada di meja belajar miliknya. ” Apa yang kau lakukan? ” tanya Jessica sembari berdiri di sebelah Kris.

” Melihat lihat saja ”

Saat asik melihat meja belajar Jessica dan membuka beberapa buku  , Kris mendapati sebuah foto polaroid yang menarik perhatiannya. Foto itu tidak lain adalah foto Jessica dan Sungyeol tengah tersenyum bahagia. Kris tetap tenang tanpa membuat reaksi apapun membuat Jessica tidak menyadari apa yang ditemukannya. Kris tidak ingin marah dan cemburu lagi , mungkin saja Jessica lupa kalau dia masih memiliki foto mereka dulu.

Jessica berpindah ke tepi kasur untuk menyalakan tv , sedangkan Kris masih berdiri di depan meja belajar milik gadis itu. Ingin sekali tidak cemburu tapi rasanya sulit sekali dan Kris teringat kalau pertandingan minggu ini dia akan bertanding melawan Sungyeol. Kalau Jessica datang untuk mendukungnya itu berarti mereka berdua akan bertemu.

” Sica – ya , kau tidak perlu datang ke pertandinganku minggu ini ” ujar Kris kemudian menyusul Jessica dan duduk disampingnya.

” Waeyo??!! ”

” Memangnya kau ingin bertemu Sungyeol lagi? ”

” Anniya , tidak masalah… ”

” Oh jadi kau tidak masalah bertemu dengannya lagi? ” Kris menyela ucapan Jessica cepat.

” Bukan begitu Kris…. Aku……. ”

” Sepertinya kau memang senang bertemu Sungyeol lagi ” Kris lagi lagi menyela

” Aku datang untuk mendukungmu bukan untuknya Kris – ah , aku tidak peduli siapapun yang akan aku temui yang paling penting aku harus datang kesana dan mendukungmu ”

Kris terdiam , baiklah dia memang tidak ingin Jessica dan Sungyeol bertemu. Namun disisi lain ia ingin Jessica datang dan menyemangatinya , bagaimana dia membutuhkan gadis itu di saat saat penting.

” Baiklah , kau boleh datang ”

” Yey , walaupun kau melarang sebenarnya aku pasti datang ”

” Sica – ya bagaimana tipe idealmu? ” Kris mengganti topik pembicaraan mereka

” Namja berbadan tinggi , ceria dan dia harus bisa aegyo ”

” Aegyo ? Seperti ini? Bbuing bbuing ” Kris untuk pertama kalinya selama hidup melakukan aegyo walaupun itu malah terlihat mengerikan daripada lucu.

” Ah kau sangat lucu Kris – ah ” Jessica mencubit pipi Kris gemas.

” Aku mungkin tinggi tapi kau tahu aku tidak ceria dan bisa aegyo ”

Jessica kini berganti memegang kedua pipi Kris ” kau memang bukan tipe idealku Kris – ah , tapi aku merasa jauh lebih beruntung bertemu seseorang sepertimu daripada tipe idealku ”

Kris tersenyum senang kemudian memegang kedua pipi Jessica ” aigoo , kau yakin sekali eoh? Sica – ya di luar sana masih banyak namja yang lebih baik dariku ”

” aku tidak butuh namja yang lebih baik darimu karena kau sudah cukup untukku Kris – ah ”

” Bagaimana kalau Song Jong Ki , G.Dragon atau T.O.P mendekatimu? ”

” Shirreo , aku tidak mau karena nama mereka bukan Kris ”

” Chris Evans? ”

” Aku tidak ingin siapapun atau Kris yang lain , aku hanya ingin Kris Wu seorang ”

” Baiklah , kau tidak boleh menyukai namja lain selain aku. Berjanjilah ”

” Tentu saja ”

Kris menempelkan keningnya pada kening Jessica , sedikit lagi saja itu bisa menjadi ciuman kedua mereka. Kris dan Jessica tersenyum dan menunjukan kebahagiaan pada satu sama lain. Kris sadar dia memang belum cukup baik untuk Jessica , masih banyak kekurangan dan perubahan yang ia harus lakukan untuk bersama Jessica. Kris memang sadar Jessica bisa mendapat namja yang jauh lebih baik di luar sana tapi gadis itu tetap ingin bersamanya. Jessica selalu membuatnya bangga dalam segala hal yang dia lakukan , dimulai dari nilai pelajaran dan kebaikannya. Sekarang lah saatnya Kris membuat Jessica bangga dengan melakukan yang terbaik di pertandingan mendatang , bila biasanya ia ingin untuk diri sendiri dan team. Jessica akan menjadi alasannya untuk melakukan yang terbaik dan memenangkan pertandingan nanti.

Keduanya menjauh dengan cepat saat Hoseok membuka pintu kasar , Kris langsung berdiri dan menyapa Hoseok sedangkan Jessica memarahi adiknya karena datang tanpa mengetuk pintu.  Hoseok datang untuk memberitahu kalau sudah saatnya makan.

Selesai makan Kris menghampiri Hoseok di ruang tenang sambil menunggu Jessica yang pergi ke kamar sebentar. Hoseok terlihat sedang membuka album foto mereka ketika masih kecil , Kris langsung bergabung dan melihat foto masa kecil Jessica. Gadis itu tidak banyak berubah mungkin hanya semakin cantik saja setiap harinya.

” Nuna selalu mendapat ranking satu dan menjadi ketua kelas saat sekolah dasar dan orang orang banyak membandingkan kami karena aku bodoh. Awalnya aku marah dan membenci teman temanku terkadang aku bertengkar dengan mereka tapi nuna membantuku belajar sampai aku mengalahkan nilai teman teman yang menghinaku. Nuna juga mengatakan padaku untuk tidak membalas mereka , kau hanya perlu membuktikan kalau kau mampu melakukan hal yang orang pikir mustahil bagi kita. Sejak itu aku menganggumi nuna ” Hoseok bercerita

” Dia tetap baik hati sama seperti sekarang ” Kris menjawab

Hoseok menoleh ” Nuna pasti sangat terkenal di sekolah? ”

Kris mengangguk ” Semua orang di sekolah menyukainya ”

” Semua orang disini juga sangat menyukainya ”

Kris tersenyum menyadari Hoseok sangat menyukai anni mungkin mencintai Jessica , tidak hanya disekolah di rumah juga Jessica begitu dicintai banyak orang.

” Hyung apa kau benar benar menyukai Jessica nuna? ”

” Aku tidak bisa tidak bertemu dengannya sehari saja , aku ingin mendengar suaranya setiap saat dan aku selalu mengkhawatirkannya tanpa alasan yang jelas ”

Hoseok lega mendapat jawaban dari Kris , tidak ada yang perlu ia khawatirkan setidaknya Kris memang menyukai nunanya. Hoseok tidak ingin melihat Jessica bersedih atau sakit hati karena namja karena itu jauh lebih menyakitkan baginya dan kedua orang tua mereka.

” Apa yang kalian bicarakan? ” tanya Jessica lalu duduk di sebelah Kris.

” Tidak ada ” jawab Hoseok kemudian pergi meninggalkan kedunya lalu pergi ke kamar.

” Kris kenapa kau jarang memasukan foto ke akun snsmu? ” tanya Jessica karena dia sedang melihat akun sns Kris

” Malas saja ” jawab Kris sambil memperhatikan apa yang Jessica lihat di akun sns nya , ia memang tidak begitu aktif dan jarang update. Kris tidak perlu khawatir Jessica akan menemukan fotonya dengan Irene karena ia sudah menghapusnya sedaridulu itupun karena perintah Irene.

Kris mengambil handphonenya dan melihat akun sns Jessica , gadis itu cukup sering memasukan selca. Kris membuka salah satu selca Jessica dengan pose yang sangat imut ” falling crazy in love with you “. Awalnya Kris tersenyum melihat betapa imutnya Jessica namun senyumnya menghilang ketika melihat banyak komentar dari namja lain. Ini bukan satu atau dua tapi puluhan. Tidak hanya foto ini , rasanya semua foto yang Jessica upload pasti banyak komentar dari namja lain. Ada yang memuji kecantikan Jessica , mengajaknya berkenalan dan ada juga yang menyatakan kalau dia menyukai Jessica.

” Ayo upload foto kita berdua ” ujar Kris yang sedang dibakar api cemburu. Ia harus menunjukan pada semua orang kalau Jessica menyukainya dan gadis itu miliknya seorang.

” Nde? ”

” Upload foto kita berdua ” belum bicara atau menyetujui , Kris sudah membuka fitur kamera dan siap mengambil selca mereka. Kris dan Jessica pun memasang senyum terbaik mereka , masih merasa mereka kurang terlihat dekat Kris pun merangkul Jessica. Setelah itu Kris dan Jessica mengupload foto mereka bersamaan.

” Kenapa kau tiba tiba mau mengupload foto kita? ” tanya Jessica heran , Kris bukanlah namja yang mudah di ajak berfoto tapi sekarang dia lah yang mengajak Jessica berfoto lebih dulu bahkan mengupload foto mereka ke sns.

” Supaya tidak ada namja lain yang menganggumu lagi ” jawab Kris

————–

Keesokan Harinya

Kris dan Jessica berjalan bersama menuju kelas pagi ini , mereka tidak sengaja bertemu di depan sekolah tadi. Ini perasaan mereka saja atau memang banyak murid lain yang memperhatikan mereka tak jarang ada yang langsung membicarakan mereka. Kris bingung sekali mengapa semua orang seolah memperhatikan mereka , berbeda dengannya Jessica malah terlihat santai dan tidak menyadari sedang menjadi pusat perhatian. Tidak cukup sampai disini saja , saat mereka tiba di kelas beberapa teman sekelas mereka langsung menghampiri mereka dan memberikan ucapan selamat.

” Chukae , aku tidak pernah tahu kalau selama ini kalian berkencan ”

” Wah daebak kalian pasangan pertama di kelas ini ”

” Jadi kalian benar benar berkencan? Waah ”

Baik Kris maupun Jessica bingung dengan apa yang teman teman mereka bicarakan , namun mereka tentu tidak lupa ini semua pasti karena mereka mengupload foto mereka berdua lalu satu kelas atau mungkin satu sekolah ini berpikir mereka berkencan. Kris tidak menjawab dia hanya tersenyum sebagai jawaban.

” Ya ! Kau tahu kabar kencan kalian menyebar dengan sangat cepat ” ucap Lay ketika Kris duduk di sebelahnya.

” Ne , aku tahu ” Kris langsung membuka akun snsnya dan benar saja banyak teman temannya yang mengucapkan selamat dan memberikan dukungan padanya dan juga Jessica. Kris jauh lebih terkejut lagi ketika melihat banyaknya komentar yang Jessica terima , dia baru menyadari betapa terkenalnya Jessica di sekolah ini sampai semua murid dari berbagai tingkat mengucapkan selamat dan memberikan dukungan.

” Lay – ah lihatlah ” Kris menunjukan banyak komentar yang Jessica terima.

” Apa dia seorang idol? Daebak Kris – ah”

————–

” Irene – ah , apa kau tahu kabar kencan Kris dan Jessica? ” tanya Seulgi pada Irene yang tengah belajar.

” Aku tidak peduli ”

” Yeri – ya lihatlah banyak sekali yang mendukung Kris dan Jessica ” ujar Wendy pada Yeri

” Benarkah? ”

” Sica eonni aku ikut bahagia , kalian sangat cocok bersama , selamat eonni aku harap kau dan Kris oppa berjodoh ,  eonni kau adalah kekasih Kris oppa yang terbaik , Jessica kau jauh lebih baik dari mantan kekasihnya ” Wendy membacakan beberapa komentar yang Jessica terima.

” Apa sebegitu banyak orang yang menyukai Jessica? ”

” Aku tidak pernah tahu kalau semua orang menyukainya ”

Irene berbalik dan menatap kedua sahabatnya marah ” berhenti membicarakannya sebelum aku marah ” ujar Irene seolah memberi peringatan

” Marah saja , aku tidak takut padamu ” balas Yeri tidak kalah sinis.

Wendy tersenyum puas mendengar ucapan Yeri , mulai sekarang mereka berdua akan melawan Irene.

————

Di tengah kabar kencan , Jessica dan Kris tetap ke kantin bersama seolah tidak ada yang terjadi. Kris sendiri memang tidak terlalu memikirkan kabar kencan mereka , menurutnya tidak ada gunanya mengatakan pada orang lain kalau kabar itu benar atau tidak. Cukup mereka berdua saja yang mengatahui hubungan mereka sebenarnya. Begitu juga dengan Jessica , dia tidak melakukan apapun pada gosip yang tengah beredar. Bagi Jessica ini malah kesempatan bagus untuk menunjukan pada Irene kalau mereka memang dekat layaknya sepasang kekasih. Jessica tidak pernah ingin jahat tapi Irenelah yang memulai lebih dulu dengan menyakiti Kris. Di perjalanan menuju kantin banyak sekali teman teman yang mengucapkan selamat pada mereka , baik Jessica dan Kris hanya membalasnya dengan senyuman dan ucapan terimakasih.

” Aku jadi ingat saat aku terjatuh ” ujar Jessica di tengah acara makan mereka.

Kris dan Lay langsung menatap sama lain , seandainya saja mereka bisa memberitahu Jessica kalau Irene lah yang secara sengaja membuatnya terjatuh.

” Aku tahu itu sangat sakit Sica – ya , kau bahkan sampai menangis ” jawab Bora.

Kris tidak bisa mengatakan apapun , ia hanya menatap Jessica merasa bersalah. Seandainya saja dia bisa memberitahu Jessica dan meminta maaf atas apa yang Irene lakukan , mungkin itu lebih baik tapi ia harus berpura pura tidak tahu. Kris tidak tahu bagaimana perasaan Jessica bila dia memberitahunya , Jessica mungkin marah pada Irene dan juga padanya.

” Kau tidak akan terjatuh lagi Sica-ya, tenang saja. Aku akan melindungimu ” ujar Kris.

Selama ini ia memang sudah cukup melindungi Jessica menurutnya , tapi sekarang Kris disadarkan ia harus melindungi Jessica dari kekasihnya sendiri. Kejadian ini cukup sekali dan Kris akan pastikan tidak akan terulang lagi , bila sekali lagi saja Irene berani menyentuh Jessica. Dia tidak akan hanya memperingatkan Irene saja.

Jessica memang tidak mengerti mengapa Kris berkata seperti itu tiba tiba , namun ia sangat senang ketika Kris mengatakan kalau ia akan melindungi Jessica secara langsung di depan sahabat mereka.

—————-

Keesokan Harinya

Tiga hari sebelum pertandingan , Kris kembali berlatih bersama teamnya. Seperti biasa Kris harus meninggalkan pelajaran dan mengawasi teamnya latihan sebagai seorang kapten. Di tempat berbeda Jessica tengah menulis sesuatu di sebuah karton besar , itu tidak lain ada karton yang akan dia pakai nanti untuk mendukung Kris.

” Apa kalian akan datang ke pertandingan Kris nanti? ” tanya Jessica pada Bora dan Lay

” Kalau aku bisa , aku pasti datang ” jawab Lay

” Aku tidak tahu ” jawab Bora

” Datanglah , kalian harus mendukung Kris. Kita ini sahabatnya , Kris pasti senang kalau kita datang ” Jessica berhasil membuat Lay dan Bora merasa sangat jahat sebagai seorang sahabat.

” Pertandingannya di sekolah Sungyeol kan? ” tanya Lay lagi

” Yep ”

” Jadi kau akan bertemu Sungyeol nanti? ” Bora terlihat lebih antusias setelah mengetahui kalau Jessica dan Sungyeol akan bertemu , ini pasti jauh lebih seru dari pertandingannya.

Jessica mendelik Bora tajam ” aku datang untuk Kris bukan untuknya ”

” Arraseo , aku akan datang dan berteriak untuk Kris. Tenang saja ”

” Aku juga akan datang ” tambah Lay

Setelah berhasil meyakinkan Lay dan Bora untuk datang , Jessica merasa masih membutuhkan banyak orang untuk mendukung Kris dan team basket sekolah mereka. Jessica pun mengingatkan dan meminta teman teman sekelasnya untuk datang ke pertandingan akhir pekan ini , teman yang lain malah menggoda Jessica dengan mengatakan kalau ini semua pasti karena Kris bukan team basket sekolah mereka.

—————

Lama tidak terdengar kabarnya , Shownu mantan selingkuhan atau mantan kekasih Irene terlihat jauh lebih baik dan ceria sekarang. Ia merasa lebih bebas dan tenang setelah berpisah dari Irene , selama ini ia tidak pernah tenang di sekolah karena takut hubungan terlarangnya dengan Irene akan diketahui. Namun sekarang tidak ada yang perlu Shownu khawatirkan lagi , berpisah dengan Irene memang pilihan yang tepat. Shownu sendiri memang sudah melupakan Irene dengan mudah , dia tidak pernah merasa sedih atau memikirkan Irene sekali saja setelah mereka berpisah. Ini semua karena ia sudah sangat muak dan jengah pada Irene selama ini wajar saja perpisahan mereka tidak terasa menyakitkan.

” Berapa nilaimu? ” tanya Wonho pada Shownu. Mereka baru saja mendapatkan hasil tes Bahasa Inggris.

” 60 , kau? ”

” 70 ”

” Aku benar benar tidak mengerti , pelajaran ini sangat susah ” Shownu mengeluh

” Kenapa kau tidak belajar saja dengan Jessica? ” Wonho menyarankan

Shownu berpikir sebentar , Wonho benar kenapa dia tidak meminta Jessica untuk membantunya. Ia tidak perlu khawatir akan ada seseorang yang memarahinya bila ia belajar bersama Jessica.

Sepulang sekolah Shownu langsung pergi ke kelas Jessica dan menunggunya keluar kelas , ia merasa malu dan gugup meminta tolong pada Jessica seorang diri. Seandainya Wonho dan Minhyuk mau ikut belajar bersama mungkin ia tidak akan semalu ini.

” Sica – ya ” panggil Shownu saat Jessica keluar kelas bersama Bora

” Oh Hyunwon – ah ” Jessica balas menyapa sopan diiringi senyuman manisnya.

” Aku…aku …. ” Shownu sangat malu , bagaimana kalau Jessica menolak dan berpikir ia tidak tahu malu terus meminta untuk diajarkan.

” Kau kesini untuk memintaku mengajarkanmu bukan? Pelajaran apa yang kau tidak mengerti? ” Jessica menebak apa tujuan Shownu datang kesini mencarinya

” Bahasa Inggris ” jawab Shownu tidak yakin

” Aigoo kau tidak perlu merasa sungkan seperti ini , aku pasti membantumu Hyunwon – ah . Kapan kita belajar? ”

Shownu tersenyum karena Jessica akan membantunya ” apa kau bisa sekarang? ”

” Tentu saja aku bisa ”

Jessica dan Shownu memutuskan untuk belajar di kelasnya. Mereka langsung mulai belajar tanpa banyak bicara , jujur saja Shownu merasa tidak enak karena Jessica tidak bisa pulang karena harus mengajarnya terlebih dahulu. Jessica mengajar dengan sabar dan jelas , dia tidak terlihat kesal saat Shownu memintanya menjelaskan lagi atau bertanya. Akhirnya setelah satu jam belajar , Shownu mengerti apa yang Jessica ajarkan.

” Apa kau sudah mengerti? Aku bisa mengulang lagi kalau ada yang tidak kau mengerti ” ujar Jessica

” Anniya , gwenchana. Aku sudah mengerti. Gomawo Sica – ya ”

” Tidak perlu berterimakasih , aku senang bisa membantumu Hyunwon – ah. ”

” Tetap saja aku merepotkanmu ”

” Jangan bicara seperti itu , kita ini teman. Aku sudah mengenalmu cukup lama ”

Shownu tidak pernah tahu Jessica menganggapnya sebagai teman , mereka memang mengenal satu sama lain cukup lama. Mereka pergi ke sekolah yang sama sejak sekolah menengah pertama , mereka tidak begitu dekat karena mereka jarang sekali berada di kelas yang sama.

” Apa kau menganggapku sebagai teman? ” tanya Shownu

Jessica mengangguk cepat ” tentu saja karena kita jarang mengobrol tidak berarti kau bukan temanku ”

Shownu tersenyum , ia tidak berpikir Jessica bersikap sok dekat justru sebaliknya ia cukup senang mendengarnya.

” Hyunwon – ah ku dengar kau akan debut sebentar lagi ”

” Ne , tahun ini ”

” Waah daebak Hyunwon – ah ! Aku beruntung bisa berteman dengan seorang idol ! ”

Shownu tertawa ” apa kau pernah menonton penampilanku? ”

Jessica langsung terdiam , ia tidak bisa menjawab karena ia memang tidak pernah menonton penampilan Shownu yang ia tahu adalah temannya itu akan debut tahun ini.

” Mian , aku tidak pernah tapi aku akan menonton penampilanmu tenang saja ! Hyunwon – ah aku akan mendukungmu dan aku berharap kau dan groupmu akan sukses ”

Salahkan Shownu bila dia merasa terharu karena ucapan Jessica? Selama ini ia selalu menjaga jarak agar tidak berurusan dengan Jessica tapi siapa sangka gadis itu begitu baik padanya setelah mengajarkan pelajaran sekarang ia menunjukan dukungan untuk debutnya. Shownu merasa bersalah pernah memanfaatkan Jessica berkali kali untuk membuat Irene marah dan berakhir dengan mantan kekasihnya itu menyakiti Jessica. Pantas saja semua orang banyak yang menganggumi dan menyukai Jessica , Shownu mengerti sekarang dan ia merasakan sendiri kebaikan Jessica. Bila dibandingkan dengan Irene tentu saja Shownu akan memilih Jessica , gadis itu cantik , baik dan pintar . Semua yang ada pada diri Jessica tidak pernah ia temukan di dalam diri Irene , Shownu kembali mempertanyakan apa yang membuatnya pernah menyukai Irene disaat ada yeoja sebaik Jessica diluar sana.

” Siapa idol yang kau sukai? ” tanya Shownu

” Aku menyukai Winner dan Bigbang”

” Tidak ada yang kau sukai di JYP? ”

” Ah , aku suka 2PM terutama Nickhun. Pasti kau sering bertemu dengannya ”

” Tentu saja , kami sering bertemu saat berlatih ”

Shownu melihat jam di tangannya , sudah hampir jam 5 sore dan ia harus segera pergi untuk latihan. Shownu pun mengajak Jessica pulang dan berjalan bersama keluar sekolah , mereka melanjutkan obrolan mereka yang sempat tertunda.

—————–

” Ge ” Tao berlari menghampiri Kris yang tengah beristirahat di tepi lapangan.

” Waeyo? ”

” Tadi aku melihat kekasihmu ”

Kris langsung menoleh , aneh sekali Jessica belum pulang padahal ini sudah cukup lama dari jam pulang sekolah. ” Dimana? ”

” Mereka berjalan keluar sekolah tadi ”

” Mereka? ”

” Jessica dan Shownu sunbae , itu kau tahu kan calon idol dari sekolah kita ”

Kris bertanya tanya apa yang Jessica dan Shownu lakukan sampai mereka menghabiskan waktu selama ini , mungkin saja mereka belajar bersama. Kris mencoba mempositifkan pikirannya agar tidak cemburu.

———–

Keesokan Harinya

Jessica , Bora dan Lay keluar kelas untuk pergi ke kantin , seperti biasa hari ini Kris tidak bisa bergabung karena ada latihan terakhir sebelum pertandingan besok. Langkah Jessica terhenti karena seseorang tiba tiba menghadang langkahnya , dia adalah Shownu. Melihat Jessica mengobrol dengan Shownu , Lay dan Bora memutuskan untuk meninggalkannya pergi ke kantin lebih dulu sebelum kantin ramai dan mereka tidak kebagian tempat duduk.

Di depan kantin Kris sudah menunggu , ia sengaja berhenti latihan sebentar agar bisa makan siang bersama Jessica. Hampir dua hari mereka tidak bertemu dan Kris sangat merindukan Jessica , ia bingung tidak melihat yeoja yang ia cari bersama Lay dan Bora.

” Dimana Jessica? ” tanya Kris pada Lay

” Di kelas mengobrol bersama Shownu ”

Kris berjalan cepat untuk menghampiri Jessica , apalagi urusan yang mereka miliki sampai harus bertemu hari ini. Kemarin Kris bisa mengerti bila itu urusan pelajaran tapi sekarang kenapa mereka harus bersama di saat jam istirahat seperti ini , Kris ingin tahu apa yang Jessica dan Shownu lakukan.

” Shownu – ya benarkah ini untukku?!! Wah daebak !! ” Jessica histeris ketika Shownu memberikannya album bertanda tangan Winner dan Bigbang.

” Ne , hadiah karena kau sudah mau membantuku ”

” Gomawo Shownu – ya ” Jessica terlihat sangat bahagia , bagaimana tidak dia memang sangat mengidolakan Winner dan Bigbang. Sedaridulu ia memang ingin mendapatkan album bertanda tangan mereka namun sayang sekali ia tidak memiliki kesempatan dan waktu untuk pergi ke fansign ataupun event.

” Gomawo karena kau juga sudah membantuku ” jawab Shownu , ia ikut tersenyum melihat Jessica bahagia.

” Aku sangat senang Shownu – ya ”

Shownu tanpa sadar memegang kedua bahu Jessica karena gadis itu terlalu senang ” arraseo , kau terlihat sangat senang sekali ”

Kris ingin sekali mengumpat ketika melihat Jessica terlihat terlihat sangat senang bersama Shownu , ia bingung apa mereka memang sangat dekat atau dia lah yang tidak mengetahui kedekatan Jessica dan Shownu. Sekalipun mereka sangat dekat , haruskah Jessica bersikap manja dengan bicara seimut itu pada namja lain selain dirinya? Tunggu dan kenapa pula Shownu harus memegang kedua bahu Jessica seperti itu? Apa yang sedang terjadi di antara mereka berdua? Melihat dekat Jessica dengan Lay saja membuatnya cemburu apalagi dengan namja yang tidak ia kenali.

Jessica melambaikan tangannya pada Kris ketika melihat namja itu berada cukup jauh , ia langsung berpamitan pada Shownu untuk menemui Kris. Ini pertama kalinya Shownu berada cukup dekat dengan Kris , selama ini ia memang sangat menghindari dan tidak ingin memiliki urusan bersama kekasih Irene yang sesungguhnya itu. Shownu tentu saja tahu kabar kencan keduanya yang tengah beredar dan ia merasa Kris sangat beruntung bisa dekat dengan Jessica , mungkin ia terdengar tidak tahu malu bila mengatakan ini tapi sebagai mantan kekasih Irene ia sangat mendukung Kris untuk berkencan dengan Jessica. Selama menjadi selingkuhan Irene , Shownu sendiri memang mengetahui pasti bagaimana kasar dan keterlaluan sikap gadis itu pada Kris karena setelah menyakiti namja itu Irene pasti akan bercerita dengan bangganya.

Shownu berjalan menuju kelasnya , baru saja berbalik ia dikejutkan dengan keberadaan Irene yang entah dari kapan berada disana. Mungkinkah Irene memperhatikannya sedaritadi? Shownu melanjutkan langkahnya dan melewati Irene begitu saja.

—————

Jessica belum menyadari kalau Kris sangat cemburu , ia malah dengan bangganya menunjukan hadiah pemberian Shownu pada Bora dan juga Lay. Jessica terlihat sangat semangat membicarakan Shownu dan itu membuat Kris benar benar kesal.

” Jadi ini yang kau lakukan selama aku tidak ada? ” tanya Kris sinis

“Mwo? Anniya Kris aku membantu Shownu dan dia memberikan ini sebagai ucapan terimakasih ”

Lay dan Bora tertawa melihat Kris yang cemburu , setidaknya ini lebih baik daripada dia diam dan tiba tiba menghindari Jessica.

” Aku tahu , tapi apa kau perlu bersikap imut di depan dia? Apa kau sengaja agar dia menyukaimu? ”

” Aku tidak bersikap imut….. ”

” Aku sangat senang Shownu – ya ” Kris mengulang ucapan Jessica tadi dengan nada yang dibuat seimut mungkin. Jessica terdiam karena Kris benar , ia memang bicara dengan nada seperti Kris tadi.

” Lihatlah aku benar kan? Jangan bicara seperti itu pada namja lain kecuali kau ingin mereka menyukaimu ”

Jessica hanya bisa diam dan mendengarkan Kris , baiklah sekarang dia menyadari kalau Kris tengah cemburu saat ini.

” Melihatmu dekat dengan Lay saja sudah membuatku cemburu apalagi dengan namja lain ”

” Aku? Waeyo? ” tanya Lay bingung

Lama mengomel dan mengingatkan Jessica agar tidak membuatnya cemburu , membuat Kris lupa kalau mereka tidaklah tengah berdua. Kris diam setelah Lay bicara , ia sedikit malu karena bisa mengomel di depan Lay dan juga Bora. Pasti setelah ini Lay akan mengingatkan dan meledeknya seperti biasa karena cemburu.

—————-

Sepulang sekolah

Shownu tidak tahu apa yang terjadi hari ini sampai ia harus bertemu Irene dua kali , tadi dan sekarang. Mereka berpapasan saat Shownu baru keluar dari toilet dan Irene hendak menuju toilet , beberapa saat mereka hanya menatap dingin satu sama lain seolah tidak pernah ada cinta di antara mereka.

” Kenapa kau dekat dengan Jessica sekarang? ” tanya Irene . Ia memang melihat semuanya saat jam istirahat tadi , siapa yang tidak kesal melihat mantan kekasihnya dekat dengan orang yang paling dibencinya sampai Shownu bisa memegang kedua bahu Jessica. Irene benci melihat Shownu banyak bicara , bersikap lembut dan tersenyum pada Jessica. Selama ini ia selalu mendapatkan sikap dingin Shownu.

Shownu tertawa tidak percaya bisa mendapatkan pertanyaan seperti ini dari Irene , ini wajar bila mereka masih berkencan tapi mereka adalah sepasang mantan kekasih sekarang. Irene tidak berhak untuk bertanya pertanyaan seperti ini ” apa urusanmu? kau bukan kekasihku lagi sepertinya kau lupa ”

” Aku hanya bertanya apa yang kau lakukan bersama Jessica !! ” Irene meninggikan suaranya

Shownu kembali tertawa , Irene benar benar lupa kalau mereka telah berpisah. ” Apapun yang aku lakukan bersama Jessica , itu bukan urusanmu. Jangan ikut campur urusanku lagi dan pergilah dari hadapanku sekarang juga”
balas Shownu santai tanpa berteriak

Shownu melanjutkan langkahnya yang terhenti karena Irene , tapi gadis itu menahan lengannya saat ia akan pergi. ” Semua orang benar Irene – ah , Jessica jauh lebih baik darimu dalam segala hal. Dia sangat baik , cantik dan pintar baiklah kau mungkin merasa kau cantik dan pintar tapi kau tidak punya hati sebaik Jessica. Sampai kapanpun kau tidak akan pernah mengalahkan Jessica , Kris beruntung mendapatkan Jessica yang beribu kali lebih baik darimu , ia akan meninggalkanmu demi Jessica sebentar lagi. Ingat itu ” ucap Shownu tegas.

—————

Irene belum bisa melupakan ucapan Shownu tadi , mungkin rasanya tidak akan sesakit ini bila orang lain yang membandingkannya dengan Jessica. Namun orang itu adalah Shownu , Irene belum bisa melupakan namja itu bagaimanapun , kalau tidak ia tidak mungkin marah ketika Shownu dekat dengan Jessica walaupun mereka sudah berpisah.

“Kris beruntung mendapatkan Jessica yang beribu kali lebih baik darimu”

Jessica jauh lebih baik darinya? Shownu pasti sudah gila seperti semua orang di sekolah yang menganggap Jessica adalah gadis yang sempurna. Tunggu… Kris? Irene teringat nama itu seketika karena membicarakan Jessica. Gadis itu mungkin punya segalanya di mata semua orang tapi Irene tidak lah lupa kalau dia masih memiliki Kris. Mengapa ia tidak pernah sadar kalau untuk menghancurkan Jessica sangatlah mudah yaitu dengan merebut Kris kembali , Irene tahu pasti bagaimana kedekatan keduanya dan betapa bahagianya Jessica ketika bersama Kris. Jessica sangat menyukai Kris namun sayang sekali sampai kapanpun mereka tidak akan pernah bersatu karena Kris masih milik Irene sampai detik ini.

Irene tertawa puas setelah menemukan cara untuk menghancurkan Jessica , ia tidak pernah tahu kalau rencananya akan berubah. Namun apapun itu dan siapapun orangnya selama ini bisa membuatnya mengalahkan dan melihat Jessica hancur akan Irene lakukan. Irene tidak perlu khawatir bagaimana cara untuk merebut Kris , paling dengan kembali bersikap baik dan perhatian pada Kris namja itu pasti kembali padanya. Kris memang selalu menyedihkan dan mengemis cinta darinya bukan?

—————–

Keesokan Harinya

Jessica , Lay dan Bora berteriak cukup keras memanggil nama Kris . Hari ini jumlah penonton lebih banyak dari biasanya dan kebanyakan adalah teman satu angkatan mereka. Entah ini karena Jessica meminta mereka untuk datang atau mereka sadar sendiri untuk mendukung team basket sekolah mereka. Ketiga sahabat Irene bahkan ikut datang dan selalu berteriak heboh saat Kris mencetak angka.

Penonton dari sekolah Kris berteriak heboh saat wasit mengumumkan kalau sekolah mereka menang. Jessica berlari ke lapangan ketika para pemain mulai bubar dan beristirahat , ia berlari dan menghampiri Kris yang masih berada di tengah lapangan. Kris langsung menarik Jessica ke dalam pelukannya begitu gadis itu tiba di hadapannya. Kris memeluk Jessica erat sangat erat , ia tidak bisa menahan rasa bahagianya karena berhasil memenangkan pertandingan dan ia jauh lebih bahagia karena Jessica juga ada disini untuk mendukungnya.

Lay sangat terkejut karena Kris berani memeluk Jessica di depan teman sekolah , berbeda dengannya Bora justru merasa senang layaknya sedang menonton drama secara langsung. Tidak hanya Lay dan Bora , para penonton yang lain mulai membicarakan Kris dan Jessica. Sekarang mereka semakin yakin kalau keduanya memang berkencan , namun sayang sekali adegan romantis layaknya di dalam drama ini terganggu karena kemunculan Irene tiba tiba.

” Apa yang dia lakukan? ” tanya Wendy melihat kedatangan Irene tiba tiba.

” Menurutmu? Dia sudah menemukan cara lain untuk mengalahkan Jessica dan Kris adalah orang yang akan membantunya ” jawab Yeri , sepertinya ia memang sangat mengenal Irene sampai bisa membaca isi pikiran Irene dengan benar.

” Aku kasihan sekali pada Kris dan Jessica ” tambah Seulgi.

Kembali pada Irene dan Kris , keduanya belum bicara dan hanya menatap satu sama lain. Irene tersenyum seolah menunjukan kalau ia senang atas kemenangan Kris , sementara Kris tidak membalas senyuman Irene. Ia masih memeluk Jessica saat ini. Ini pertama kalinya Irene datang untuk mendukungnya setelah sekian lama , tapi bukan berarti Kris senang dengan kedatangan Irene. Perlu ditegaskan dia hanya terkejut bukan senang

” Itu Irene kan? Apa yang dia lakukan disana? “

” Apa dia mencoba kembali pada Kris? “

” Tidak tahu malu , padahal Kris sudah berkencan dengan Jessica “

” Dia benar benar tidak tahu malu “

” Mungkin dia menyesal setelah tahu Kris mendapatkan Jessica yang jauh lebih baik darinya “

Itulah tanggapan dari orang orang yang melihat kedatangan Irene , padahal mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi mereka sudah menyalahkan dan menghina Irene. Yeri tertawa mendengar tanggapan dari teman teman yang lain , tidak ada yang bisa ia lakukan bila Irene tidak disukai oleh orang lain.

Jessica melepas pelukan Kris dan berbalik , betapa terkejutnya ia mengetahui Irene berada disini menyaksikan mereka berpelukan sedaritadi. Jessica seharusnya senang karena Kris memeluknya di depan Irene dan bangga menunjukan kedekatan mereka , tapi kenapa hati kecilnya masih sedikit merasa takut.

Irene menatap Jessica tajam tapi ia kembali tersenyum menyadari kalau disini ada Kris dan ia harus terlihat baik pada Jessica. Mendapat senyuman dan kedatangan Irene pun tidak membuat Kris merasa senang sedikit pun , ia malah bingung apa yang akan Irene lakukan lagi kali ini. Melihat keadaan sangat menegangkan , Lay berlari menyusul Jessica dan Kris. Setidaknya dia harus membawa Jessica pergi sebelum Irene menyakitinya seperti dulu.

” Kris – ah chukkae , aku bangga padamu ” ujar Irene sambil tersenyum pada Kris

 

TBC

Advertisements

29 thoughts on “If You Do (Chapter 6)

  1. Makin keren aja nih ff
    Krissica makin sweet ajaaa
    Kapan kris nembak sica ??
    Sama sama meras takut kehilangan
    Semoga cinta mereka bertahan lama sampe endong cerita
    Irene punya rencana apa lagi ituu ><
    Lanjut minn

  2. Aaaaa, akhirnya muncul lagi ff inii, irene jangan deket2 sama Kris lagi duhhh, krisnya juga jangan mau sama irene lagi yee awas aja kalo php-in sica. Perbanyak momen shownu jessica atau jessica sungyeol thor, biar kris banyak cemburu, hehehehe hwaiting author-nim

  3. Maunya apa si ren? jd org jahat banget banyak banget akalnya buat nyakitin jessica, cieee kris cemmburuan cieee posesif banget sama jessica udah jadian yaa? kapan eh? siapa yang nembak? haha next unni

  4. akhirnya update juga setelah lama aku nunggu if you do..
    krissica makin sweet ya,kris juga gak ragu nunjukin kalo dia cemburu.shownu bakalan suka ke sica juga gak ya?kalo suka kan tambah seru nanti nih ff..
    irene gak tau malu apa gimana ya?nggak bnget sikapnya,,aku malah seneng sama sikapnya yeri yg musuhin irene,yeri bias aku soalnya,aku gak mau biasku jadi ikutan jahat kaya irene.

    makin penasaran sama lanjutannya..semangat ya thor

  5. Huwaaa 😄😂 ini ff makin sweet aja 😁 kapan nih kris oppa nembak jess unnie 😄 apalagikan mereka udah sama2 saling sayang 😂😄 huwwa 😂 aku jadi ngerep banyak 😁 mudah2an kris oppa cepat2 jadian sama jess unnie 😁

  6. kasihan deh ditinggal selingkuhan_- mangkannya neng jgn terlalu merendahkan orang lain, kris oppa sama jess unni makin sweet aja deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s